Jum'at, 17 09 2021
Timbulkan Polemik, Pemko Pekanbaru Hentikan Pungutan Parkir di Indomaret dan Alfamart | Pekanbaru dan Dumai Terima Trofi dan Sertifikat TPID Award 2021 | 7 Rekomendasi Lego untuk Anak | Ekspor Riau Alami Kenaikan Hingga 47 Persen, Gubri: Migas Turun, Non Migas Jadi Andalan Riau | Wapres Ma'ruf Amin Tegaskan Pentingnya Literasi Masyarakat Mengenai Wisata Halal | Dorong UMKM Berkembang di Era Digital, DPMPTSP Pekanbaru Bantu Promosi Melalui Program "Geliat UMKM"
 
Internasional
Menlu Qatar Kunjungi Kabul Temui Pemimpin Taliban

Internasional - - Senin, 13/09/2021 - 17:30:42 WIB

SULUHRIAU- Menteri luar negeri Qatar tiba di Kabul pada Ahad (12/9/2021), menjadi pejabat tinggi pemerintah pertama yang bertemu dengan pemerintah sementara Taliban di Afghanistan.

Melalui Twitter, juru bicara Taliban Suhail Shaheen mengatakan Mullah Hassan Akhund, penjabat perdana menteri, dan sejumlah penjabat menteri senior lainnya bertemu dengan Sheikh Mohammed bin Abdurrahman Al-Thani di istana kepresidenan.

"Pertemuan itu fokus pada hubungan bilateral, bantuan kemanusiaan, pembangunan ekonomi dan interaksi dengan dunia," ungkap Shaheen.

Dia mengatakan kepemimpinan Taliban berterima kasih kepada pemerintah Qatar karena mendukung rakyat Afghanistan di masa kritis mereka. Perkembangan itu juga dikonfirmasi oleh Kementerian Luar Negeri Qatar, yang mengatakan pertemuan itu membahas cara-cara mempromosikan perdamaian di Afghanistan dan perkembangan terbaru mengenai pengoperasian Bandara Kabul dan memastikan kebebasan lintas dan perjalanan untuk semua.

"Kedua belah pihak menekankan pentingnya upaya bersama untuk memerangi organisasi teroris yang mengancam stabilitas Afghanistan," kata kementerian.

Menteri luar negeri mendesak para pejabat Afghanistan untuk melibatkan semua pihak Afghanistan dalam rekonsiliasi nasional. Sheikh Mohammed juga bertemu Abdullah Abdullah, pejabat senior di pemerintahan Afghanistan sebelumnya, dan mantan Presiden Afghanistan Hamid Karzai.

Qatar, yang dikatakan memiliki pengaruh atas Taliban, menjadi tuan rumah kantor politik kelompok itu, yang mengawasi negosiasi dengan AS yang akhirnya mengarah pada penarikan pasukan asing dari Afghanistan. Taliban mengambil alih negara yang dilanda perang itu pada pertengahan Agustus dan telah mengumumkan Kabinet sementara yang beranggotakan 33 orang.

Sumber: Republika.co.id
Editor: Jandri




 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved