Senin, 29 November 2021
Dengar Pengaduan Ratusan Petani Sawit Kopsa M Pangkalan Baru, Ini Tanggapan Erick Thohir | Dukung Program Riau Keren, Gubri Berharap Jadikan Peluang Ekonomi Kreatif | Gubri-Bupati Pelalawan Hadiri Puncak Jambore HUT PGRI Ke-76 dan Hari Guru Nasional 2021 | KSPI Nilai Airlangga Sebar Propaganda Pascaputusan MK | Menteri BUMN Erick Tohir Silaturrahmi ke LAM Riau, Janji Bantu UMKM dan Siap Berkolaborasi | Modal Usaha Ditambah Rp25 Miliar Gubri Minta PT Jamkrida Riau Tingkatkan Deviden
 
Pemprov Riau
Gubri-Wagubri Tebar 6.000 Ekor Benih Ikan Patin ke Warga Desa Cipang Kiri Hulu Rohul

Pemprov Riau - - Kamis, 21/10/2021 - 17:32:58 WIB

SULUHRIAU- Rohul- Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar bersama Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution menebar 6.000 ekor benih ikan patin sekaligus pemberian bantuan 100 kilogram pestisida kepada masyarakat di Desa Cipang Kiri Hulu Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Kamis (21/10/2021).

Gubri mengungkapkan, kegiatan semai bibit ikan dan pemberian bantuan ini dalam rangka silaturahmi sekaligus Kunjungan Kerja (Kunker) Gubri dan Wagubri ke Kabupaten Rohul.

Ia menerangkan, bibit ikan tersebut diberikan karena wilayah Desa Cipang Kiri Hulu Rokan IV Koto sungainya masih terjaga dan masih bersih sekali bahkan ada juga yang dinamakan sungai larangan untuk menjaga kelestarian ikan dan sungai yang ada di sana. "Mari kita jaga adat budaya seperti cinta lingkungan dan jaga ikan agar tidak habis," ucapnya.

Orang nomor satu di Riau ini mengharapkan tidak muncul tambang liar di Rokan Hulu. Karena sebutnya, tambang itu mengandung mercury sehingga akan berdampak buruk bagi kesehatan dan lingkungan.
"Kami harapkan kalau ada kegiatan penambangan, mohon dihindari.

Karena penambang menggunakan mercury mengganggu kesehatan menyebabkan kanker," sebutnya.
Syamsuar mengatakan, dalam pembangunan sebuah daerah khususnya desa, maka diperlukannya kerja sama semua pihak.

Baik itu pihak pemerintah provinsi, pemerintah daerah, pihak swasta, pemerintah desa dan seluruh lapisan masyarakat yang ada.

Ia menuturkan, dengan adanya kerja sama dan menggunakan kemampuan dari masing-masing elemen, maka sebuah desa akan bisa lebih maju dan masyarakatnya bisa sejahtera.

"Salah satu contohnya Desa Koto Masjid Kabupaten Kampar. Dulunya Kota Masjid itu tenggelam karena PLTA, tapi sekarang banyak pariwisata dan bahkan terkenalnya dengan Kampung Patin.

"Ini semua karena inisiatif dari kepala desa dan masyarakat lnya," ujarnya.

Gubri berharap dengan didorongnya infrastruktur oleh pemerintah maka diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan mensejahterakan masyarakat yang ada di Kabupaten Rokan Hulu.

"Kesempatan kita menggerakkan ekonomi apa yang menjadi potensi di sini. Kembangkan potensi yang ada itu," ucapnya.

Mantan Bupati Siak ini menambahkan, jika sebuah desa ingin mengembangkan desa wisata. Maka perlu dibangun kreatifitas masyarakatnya, sehingga potensi khas yang ada di desa bisa digali dan makanan khasnya bisa di kembangkan.

"Kalau ingin desa wisata semakin maju, masyarakatnya perlu diberikan pelatihan khusus untuk mengembangkan potensi desanya," tutupnya. (rls)



 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved