Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Internasional
Imam Masjid Makkah Termasuk yang Disewa NASA untuk Riset Alien
Kamis, 30 Desember 2021 - 21:45:36 WIB
Astronaut NASA berjalan di Stasiun Luar Angkasa Internasional. NASA menyewa 24 ahli agama termasuk imam Makkah Mosque di Inggris untuk riset terkait kehidupan alien. (Foto: Reuters)

SULUHRIAU- NASA Amerika Serikat (AS) ternyata menyewa 24 ahli agama termasuk imam Masjid Makkah di Leeds, Inggris.

Mereka didanai untuk meneliti bagaimana dunia akan bereaksi jika kehidupan di luar Bumi atau alien ditemukan di planet lain. Ke-24 ahli agama itu berpartisipasi dalam sebuah program di Princeton University’s Centre of Theological Inquiry (CTI) di New Jersey.

CTI menerima dana hibah dari NASA sebesar USD1,1 juta. Beberapa ahli agama yang terlibat dalam program itu di antaranya Uskup Buckingham Alan Wilson, Rabi Jonathan Romain dari Sinagog Maidenhead, dan Imam Qari Asim dari Masjid Makkah [Makkah Mosque] di Leeds.  

Jawaban dari Cendekiawan Agama Mereka, seperti dikutip dari The Times, Kamis (30/12/2021), mengatakan bahwa ajaran Kristen, Yahudi, dan Islam tidak akan terpengaruh oleh penemuan kehidupan alien.

Salah satu ahli agama dalam program itu, Pendeta Dr Andrew Davidson, mengatakan karyanya berfokus pada hubungan antara astrobiologi dan teologi Kristen dan prospek adanya "banyak inkarnasi" Yesus Kristus.

Davidson mengatakan dalam sebuah buku yang akan terbit nanti bahwa sejumlah besar orang akan mencari bimbingan agama jika alien ditemukan. Andrew Davison, yang juga cendekiawan dari Universitas Cambridge, dalam sebuah wawancara dengan The Times mengaku bahwa dia termasuk di antara 23 teolog lain dalam program yang disponsori NASA di Princeton University’s Centre of Theological Inquiry dari 2016 hingga 2017.

Davison mengatakan dia dan rekan-rekannya memeriksa bagaimana masing-masing agama besar dunia kemungkinan akan merespons jika mereka diberi tahu tentang keberadaan alien.

Karyanya sendiri berfokus pada hubungan antara astrobiologi dan teologi Kristen. Will Storrar, direktur CTI, mengatakan NASA ingin melihat program serius ini diterbitkan dalam buku dan jurnal, mengatasi keajaiban dan misteri yang mendalam dan implikasi dari penemuan kehidupan mikroba di planet lain.

Dalam sebuah pernyataan yang di-posting ke blog Fakultas Keilahian Universitas Cambridge, Davison mengatakan penelitiannya sebagian besar terkonsentrasi pada konsep Kristologi, atau studi tentang siapa Yesus sebagai manusia dan makhluk ilahi.

“Pertanyaan paling signifikan yang mungkin ada adalah apakah seseorang akan menanggapi secara teologis prospek kehidupan di tempat lain dalam hal ada banyak inkarnasi, atau hanya satu-satunya yang dibicarakan para teolog di dalam Yesus,” tulisnya.

"Saya juga telah memikirkan tentang doktrin penciptaan, terutama dalam kaitannya dengan tema multiplisitas dan keragaman.” Davidson menambahkan dalam posting blog bahwa penelitiannya tidak terbatas pada teks-teks agama, di mana penelitian lain tentang topik kehidupan di luar Bumi cenderung berpusat.

“Dalam berpikir secara teologis tentang kehidupan di tempat lain di alam semesta, ada kecenderungan untuk mengambil terutama dari bagian-bagian dari karya teologis sebelumnya di mana kehidupan lain telah menjadi topik yang sedang dibahas. Saya ingin bergerak lebih dari itu, dan bergabung dalam diskusi ke materi dan perspektif yang lebih luas,” lanjut Davidson.

“Mungkin penemuan utama yang akan saya laporkan hingga saat ini adalah menemukan seberapa sering teologi dan astrobiologi telah menjadi topik dalam tulisan populer setidaknya selama satu setengah abad: di majalah bulanan misalnya,” imbuh dia.

Buku Davidson yang akan terbit tahun 2022, “Astrobiology and Christian Doctrine,” akan mencakup sebagian dari karyanya dengan CTI dan NASA. Menurut sebagian dari buku Davidson yang diperoleh The Times, sejumlah besar orang akan beralih ke tradisi agama mereka untuk mendapatkan bimbingan jika alien ditemukan.

“Deteksi [kehidupan alien] mungkin datang dalam satu dekade atau hanya di abad mendatang atau mungkin tidak pernah sama sekali, tetapi jika atau di mana itu terjadi, akan berguna untuk memikirkan implikasinya terlebih dahulu,” tulis Davison.

Pihak NASA mengonfirmasi kepada Changing America bahwa program Astrobiologi NASA memberikan sebagian dana melalui hibah kepada CTI pada tahun 2015, dengan bagian proyek yang didanai lembaga berakhir pada tahun 2017. NASA tidak terlibat langsung dalam pemilihan 24 ahli agama untuk penelitian tersebut.

Editor: Jandri
Sumber: Sindonews.com




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat