Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Metropolis
Dikeluhkan, Jelang Ramadhan Warga Pekanbaru Terancam tak Bisa Beli Daging Sapi Lokal?
Senin, 28 Maret 2022 - 15:19:26 WIB
RPH, ilustrasi

SULUHRIAU, Pekanbaru- Hampir seminggu ini, menjadi pembicaraan di tangah warga Pekanbaru terkait kelangkaan daging sapi lokal.

Pasalnya, informasi yang dirangkum saat warga hanya bisa membeli daging impor. Pedagang yang biasanya menjual daging sapi lokal sudah beberapa hari ini banyak lapaknya ditutup.

Salah seorang warga yang kerap langganan membeli daging di pasar, mengaku lapak langganannya itu tidak dibuka. Informasi diperolehnya, pedangan daging tidak dapat sapi untuk diperjualbelikan.

Namun ada juga yang mengatakan, pedagang enggan membeli sapi karena penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) yang menyerang sapi.

Dari informasi diperoleh dari berbagai sumber, kelangkaan daging sapi ini tidak lepas dari wabah  LSD pada sapi, di mana Riau umumnya masuk dalam kategori wabah LSD oleh pihak Kementerian terkait di pusat.

Akibatnya, beberapa daerah seperti Lampung yang terbesar pemasok sapi ke daerah ini, tidak mengirim sapi ke Riau khususnya Pekanbaru.

Saat ini paling banyak di pasaran daging impor. Namun, kebiasaan warga jelang Ramadhan mereka membeli daging sapi lokal.

"Kita berharap kelangkaan daging sapi ini bisa diatasi pihak terkait, "kata Henny (45) warga Pekanbaru.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Pekanbaru, drh Firdaus, M.Si dikonfirmasi  Senin (28/3/2022) tidak menampik terjadinya kelangkaan daging sapi lokal tersebut.

Karena pihak Pemerintahan Provinsi Lampung yang merupakan pemasok sapi 85 persen ke daerah ini menutup pengiriman sapi ke Riau, khususnya Pekanbaru. "Ini karena Riau masuk wabah penyakit sapi LSD," katanya.

Namun tagasnya, malam ini kelangkaan daging sapi lokal itu segera diatasi. Menurutnya, setelah dilakukan komunikasi,  Provinsi Lampung sudah siap kembali mengirimkan sapi mereka ke Riau dengan surat kesehatan.

"Insya Allah malam ini, aktivitas di rumah potong hewan Pekanbaru akan mulai lagi. Jadi menjelang Ramadhan ini warga sudah dapat membeli daging sapi lokal dan sudah aman," pungkasnya. (sr3)





 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat