Rabu, 05 Oktober 2022
Pegawai Kemenag Bisa Buka Tambungan Tanpa Setoran Awal & Tabung Haji untuk Anak dari BSI | Warga Demo ke Kantor Camat Tuah Madani, Minta Cabut SK Ketua RT | Seorang Bendahara Camat di Pemko Medan Ditembak OTK | Asosiasi Batik Kuansing Asah Kreativitas Warga Binaan Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan | Dipimpin Kapolda, Forkopimda Riau Gelar Doa Bersama dan Taburan Bunga untuk Korban Tragedi Kanjuruha | Zulmansyah Ingatkan Peserta UKW dari Daerah Harus Ada Rekom PWI Kabupaten/Kota
 
Pemprov Riau
Diserahkan Sekjen Kemdikbudristek, Gubri Terima Sertifikat Pantun dari UNESCO

Pemprov Riau - - Jumat, 12/08/2022 - 11:06:48 WIB
Gubri terima sertifikat pantun dari UNESCO (foto: ist)

TERKAIT:
   
 

SULUHRIAU- Gubernur Riau Syansuar menerima Sertifikat Sertifikat Pantun dari UNESCO yang diserahkan oleh Sekjen Kemdikbudristek Ir Suharti MA, Ph.D Jum'at, (12/8/2022).

Seperti diketahui, beberapa waktu ditetapkan pantun sebagai salah satu WBTb dan masuk dalam daftar intangible cultural heritage UNESCO pada sidang ke-15 secara daring tanggal 14-18 Desember 2020.

Namun karena dunia dilanda wabah Covid-19, penyerahan sertifikat baru dapat dilaksanakan pada hari ini.

"Alhamdulillah, kita mengucapkan terima kasih kepada UNESCO yang telah menetapkan pantun sebagai WBTb dan hari ini kita terima sertifikatnya," kata Gubri Syamsuar.

Gubri berharap, penetapan pantun sebagai WBTb sekaligus mengenalkan budaya masyarakat Melayu Riau kepada dunia.

"Kini pantun tidak lagi sekedar budaya masyarakat Melayu, tapi sudah mendunia. Sudah diakui dunia," cakap Gubri seraya berharap pantun semakin berkembang dan memberikan warna baru bagi tradisi masyarakat internasional.

Menteri Dikbudristek Nadiem Makarim yang menyampaikan sambutan secara daring menyampaikan apresiasi atas pengakuan pantun sebagai WBTb oleh UNESCO.

Sementara Menlu Retno Marsudi yang juga menyampaikan sambutan secara daring berharap pantun akan mengenalkan Indonesia kepada dunia. Sekaligus membawa pesan perdamaian kepada dunia.

Hadir juga Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid, Kadis Kebudayaan Provinsi Riau Yoserizal Zen dan pejabat dari Pemprov Kepri.

Pantun selain diakui sebagai milik Indonesia, juga Malaysia dan menjadi WBTb UNESCO.

Perjuangan pantun sebagai WBTb sudah dimulai sejak 2016, dan baru diakui UNESCO pada Desember 2020.

Dengan ditetapkannya pantun sebagai WBTb, maka Indonesia memiliki sedikitnya 10 elemen budaya yang ditetapkan WBTb oleh UNESCO. Misalnya wayang, keris, batik, angklung, tari saman, noken, tiga genre tari Bali, pinisi dan pencak silat. (rls)





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Kode Etik Internal Perusahaan Pers |Redaksi
Copyright 2012-2021 SULUH RIAU , All Rights Reserved