Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Ekbis
Produksi Capai 5 Ton Per Bulan, Investor Malaysia Tinjau Proses Pengolahan Madu Wilbi di Kuok
Kamis, 24 November 2022 - 15:19:27 WIB

SULUHRIAU, Kuok- Tim investor dari Malaysia antara lain Mr. Jek dan Sheu serta Konsultan Pakar Makanan Siaw Chon Lok meninjau proses produksi madu Wilbi di Kuok, Kamis, (24/11/2022).

Rombongan didampingi Pj Bupati  yang diwakili Asisten II Setda Kampar Suhermi sejumlah pejabat OPD terkait.

Dalam peninjauan ini tim investor Malaysia melihat bagaimana cara memproduksi serta cara pengelolahan madu Wilbi ini.

Saat rombongan Pemerintah Kabupaten Kampar ke Malaysia dengan BSP, rombongan juga membawa dan membagi ke peserta forum salah satunya madu Wilbi ini.

Dalam peninjauan ini, Pengusaha Madu Wilbi Leni Lestiarini menjelaskan ke Konsultan Pakar Makanan Siaw Chon Lok terkait pengelolahan produksi Madu Wilbi.

Asisten II Setda Kampar Suhermi juga menyampaikan,  bahwa Kabupaten Kampar merupaka salah satu penghasil madu lebah yang mumpuni.

Bahkan telah mendapat pengakuan dari beberapa pihak atas kualitas dan legalitasnya.

Madu Wilbi memiliki banyak mamfaat bagi kesehatan sehingga bisa meningkatkan ekonomi yang tinggi pula bagi masyarakat.

Produksi lebah madu wilbi ini itu lebih kurang 5 ton per bulan, artinya itulah nilai produksi saat ini.

Menurut Suhermi, kunjungan ini bisa jadi bahan untuk Investor
Malaysia. Diharapkan pasar Malaysia seperti Malaka dan Kuala Lumpur dapat mengimpor madu ini.

Dalam peninjauan ini, pihak pakar makanan Malaysia Shaw menyampaikan beberapa masuk agar hasil produksi lebih perfect.

Dikatannya, permintaan madu Malaysia peminatnya tinggi. Semoga pengusaha madu ini datang ke Malaysia, nanti saya lihatkan pengelolahan dan produksinya.

"Jadi madu hasil bumi atau hasil alam ini, kalau produksinya lebih tinggi maka kami pasarkan di Malaysia, karena Malaysia ramai membeli madu, baik untuk kecantikan dan kesehatan, lebih lagi madu ini mempunyai khasiat yang tinggi bagi kesehatan," katanya.

Suhermi menambahkan, selain untuk memperbaiki yang disampaikan Mr Shaw, ia medorong pasar pasar di kuala lumpur melalui Apindo Provinsi Riau.

Sementara itu, DPP Apindo Riau Awaludin Nasir mengatakan, akan mencoba membantu pembinaan usaha madu ini.

Ketua Forum UMKM Kampar H. Zulher mengatakan, pihak UMKM Kampar sudah memproduksi ikan.patin untuk ekspor. Diharapkan nanti juga Madu Wilbi. Selain ke Malaysia tujuan ekspor nanti ke Arab Saudi. (kmf)

Editor: Jandri



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat