Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Kesehatan
Kolesterol Tidak Disarankan untuk Periksa Lewat Ujung Jari, Simak Penjelasannya...
Selasa, 23 Mei 2023 - 06:52:26 WIB

SULUHRIAU- Kolesterol tinggi adalah suatu kondisi yang terjadi ketika kadar kolesterol dalam darah Anda cukup tinggi untuk menyebabkan masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung dan stroke. 

Kolesterol merupakan lemak yang diproduksi oleh tubuh dan dibutuhkan membantu tubuh memproduksi vitamin D, sejumlah hormon, dan asam empedu untuk mencerna lemak.

Namun, perlu diwaspadai, jika kadar kolesterol terlalu tinggi justru dapat berpotensi menyebabkan sejumlah penyakit dan komplikasi. Di antaranya meningkatkan risiko penyakit serangan jantung dan stroke.

Untuk mengetahui kadar kolesterolmu, kamu bisa memeriksanya ke dokter atau laboratorium jika. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya menjadi tolak ukur program yang cocok untuk kamu jalankan sesuai dengan anjuran dari dokter.

 Namun, berbeda dengan pemeriksaan gula darah, untuk mengetahui kadar kolesterol atau ada tidaknya kelainan atau dislipidemia tidak dianjurkan melalui ujung jari. Sebab, pemeriksaan melalui ujung jari disebut tidak cukup akurat.

Sebagaimana disampaikan oleh Ketua Divisi Endokrin Metabolik dan Diabetes, Departemen Penyakit Dalam FKUI-RSCM, Dr. dr. Tri Juli Edi Tarigan, Sp.PD, KEMD. Menurut Tri Juli, pemeriksaan kolesterol akan lebih akurat hasilnya bila dilakukan dari pembuluh darah vena, bukannya pembuluh kapiler seperti di ujung jari pada pemeriksaan gula darah.

Dislipidemia umumnya tidak bergejala sehingga diagnosis penyakit ini tak bisa semata dilihat dari tampilan fisik kecuali pada kasus ekstrim seperti xanthelasma pada kelopak mata atau xanthoma tendon achilles, siku dan lutut serta lipatan-lipatan sendi.

Kondisi ini terjadi saat LDL sangat tinggi yakni lebih dari 190 mg/dl. Pada kondisi trigliserida yang sangat tinggi (lebih dari 500 mg/dl) memunculkan radang akut pada pankreasnya, menyebabkan mual, muntah, kesemutan, tidak enak badan akibat darah yang kental, rasa sesak napas dan gangguan kesadaran.

Berdasarkan National Cholesterol Education Program Adult Panel III (NCEP-ATP III) seseorang dikatakan memiliki kadar lipid abnormal apabila terjadi peningkatan kolesterol total (≥240 mg/dl), peningkatan kadar kolesterol LDL (≥160 mg/dl), kadar kolesterol trigliserida (>200 mg/dl), atau rendahnya kadar kolesterol HDL (<40 mg/dl) setelah dilakukan profil lipid atau tes kolesterol yang meliputi kolesterol total, kolesterol LDL, kolesterol HDL dan trigliserida. Pemeriksaan profil lipid rutin dianjurkan pada pasien dengan riwayat penyakit jantung koroner, diabetes, aterosklerosis pada pembuluh darah manapun, keadaan klinis yang berhubungan dengan penyakit kardiovaskular aterosklerotik.

 "Jangan berharap melihat dari tampilan fisik, tetapi harus melalui pemeriksaan darah. Pemeriksaan ini harus diluruskan. Masyarakat sering melihat periksa kolesterolnya dari jari seperti periksa gula darah. Jangan menunggu perubahan fisik untuk mendeteksi dislipidemia," demikian saran Tri Juli.

Wajib jaga asupan makan Maka dari itu, jika kamu salah seorang yang memiliki kadar kolesterol tinggi, penting untuk menjaga asupan makan. Terutama dari sejumlah makan yang mengandung kolesterol tinggi seperti daging merah dan produk susu.

Terkait hal tersebut, Spesialis Gizi Klinik Dr. dr. Samuel Oetoro, MSc, MS, SpGK(K), menjelaskan bahwa daging merah mengandung lemak tinggi seperti daging merah, sehingga perlu dihindari oleh penderita kolesterol. Dokter Samuel menyarankan untuk memeriksa ke dokter atau laboratorium jika ingin mengetahui kadar kolesterol-mu.

Setelah mendapatkan hasil dari laboratorium, kemudian dapat diketahui program yang cocok untuk dijalankan tentunya yang sesuai dengan anjuran dari dokter. “Memang kolesterol itu dibutuhkan oleh tubuh buat pembentukan hormon. Tapi pada saat dia berlebihan, pembentukan hormon tetap jalan, tapi kemungkinan terjadi sumbatan pembuluh darah menjadi lebih tinggi,” jelasnya.

Selain itu, dr. Samuel juga menerangkan bahwa untuk menurunkan kolesterol diperlukan pola makan terbaik dengan cara menghindari makanan yang mengandung kolesterol tinggi.

Sebisa mungkin untuk menghindari konsumsi makanan seperti Otak, kuning telur, hati, usus, daging yang berlemak. Sebab, selain mengandung kolesterol tinggi, daging berlemak juga mengandung asam lemak jenuh yang tinggi yang jika diserap dia akan dibentuk menjadi kolesterol juga. Agar kolesterol dalam tubuh tidak semakin tinggi, Samuel menyarankan untuk perbanyak mengkonsumsi buah, sayuran, kacang-kacangan, dan ikan yang mengandung Omega-3 yang tinggi. “Itu untuk menghambat tubuh terbentuk kolesterol.

Jangan makan yang digoreng. Makan buah dan sayur yang warna-warni, karena di warna buah, warna sayur, terkandung antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas yang merusak tubuh kita,” tutup dr. Samuel Oetoro.

Namun, agar dapat mengetahui lebih lanjut apakah langkah yang dapat dilakukan untuk konsultasi pada dokter dan tidak sembarang mengonsumsi obat. (tvonenews.com)




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat