Sabtu, 20 Juli 2024
Kapolres Kampar Pimpin Sertijab Sejumlah Kasat dan Kapolsek Tambang | Cicin Lima Ulir Nyangkut di Kemaluan Pria Diduga Gara-gara Ini, Petugas Damkar Bantu Mencopotnya | 9.500 Anak di Tenayan Raya Jadi Target PIN Polio 2024 | Hari Pertama HPN Provinsi, Rombongan PWI se-Riau Makan Malam Bersama Bupati Kuanising | 5 Hari Hilang, Kakek Yusnan Ditemukan Meninggal Dunia di Semak Belukar | Ketum Golkar Airlangga Hartarto Serahkan SK Calon Gubri Syamsuar-Ustadz Mawardi M Saleh
 
Sosial Budaya
Kunjungi Tempat Kerajinan Gambus Melayu, LAMR Tuahmadani Dorong UMKM Terus Maju

Sosial Budaya - - Senin, 17/07/2023 - 21:09:34 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kecamatan Tuahmadani turut mendoronf usaha dari UMKM terus berkembang dan khas Melayu harus dilestarikan.

Dukungan ini antara lain ditunjukkan dengan berkunjung ke salah satu tempat pembuatan atau kerajinan alat musik gambus khas Melayu, Senin (17/7/2023) petang.

Ketua LAMR Kecamatan Tuahmadani Dt Martias Mas Arekan bersama jajaran pengurus, antara lain Dt. Almuzafar dan Dt. Khairul Amri disambut langsung oleh pengrajin Irawan Robithah.
Irawan Masih muda, tapi punya kebolehan dan talenta luar biasa.

Dt. Martias menyebutkan, ini adalah bagian dari program kerja LAMR Tuahmadani. “Salah satu program kami, inilah, mendorong supaya UMKM seperti ini bisa maju. Perlu dibantu oleh pihak-pihak terkait. Kalau UMKM ini maju, anak-anak muda kita seperti Irawan ini pasti maju usahanya,” kata Dt. Martias, biasa disapa Dt. May.

Dengan berkunjung ke tempat itu, ia merasa dapat langsung melihat dari dekat seperti apa kreativitas itu dijalankan.

“Ini benar-benar luar biasa. Kalau lah semua LAMR Kecamatan di Pekanbaru punya alat musik ini, tentu musik Melayu bisa dipelajari. Irawan inipun pandai pula bermain alat musik, bisa langsung mengajarkan. Memanglah musik Melayu ini sedap di dengar,” ucap Dt. May, sambil menikmati alunan musik yang dimainkan Irawan Robithah.

Mulai Dirintis Tahun 2014

Irawan sendiri adalah anak jadi Bukitbatu, Kabupaten Bengkalis. Sudah membuka usaha itu sejak 2014. Ia belajar sendiri, sungguh-sungguh hingga piawai membuat alat musik sekaligus memainkan.

Setelah berjalan dua tahun, barulah pada 2016 Irawan menerima pesanan alat musik. Ia pun sudah punya gerai sendiri, namanya BMR MUSIK di Jalan Kaharudin Nasution, Marpoyan.

“Tempat kami bekerja di Jalan Kartama. Kedai atau gerai kami, BMR MUSIK ada di Jalan Kaharudin Nasution. Boleh juga kapan-kapan berkunjung dan melihat langsung hasil buatan tangan kami,” kata Irawan, biasa juga dipanggil Robi.

Ia mengaku, ada juga dibantu oleh pemerintah. Beberapa kali, dia pun ikut juga pameran. “Setelah ikut pameran, dan ada bantuan, kami pun mulai bisa produksi alat musik ini. Memang belum maksimal. Sebab masih terbatas bahan baku dan peralatan. Tapi, sejauh ini usaha kami berjalan baik,” katanya.

Untuk alat musik gambus Melayu, Irawan mengaku selalu banyak pesanan. Bukan saja dalam negeri, Pekanbaru atau luar Pekanbaru, tapi sudah sampai ke luar negeri.

“Satu alat musik gambus Melayu ini, kami jual Rp2,5 juta. Tapi, kalau pesannya banyak harga bisa kami diskon. Selain itu, ada juga kami produksi gitar, alat musik gambus Aras, kompang dan beberapa alat musik lainnya, sesuai pesanan,” jelasnya.

Ia pun sangat senang dikunjungi LAMR Tuahmadani. Semoga nanti, UMKM seperti ini makin diperhatikan pemerintah dan pihak swasta. Produksi bisa meningkat dan lapangan kerja pun bisa dibuka lebih banyak. (rls, src)





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Disclaimer |Redaksi
Copyright 2012-2024 SULUH RIAU , All Rights Reserved