Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Internasional
Gelombang Tsunami 40 Cm Terjang Jepang Imbas Gempa di Filipina
Minggu, 03 Desember 2023 - 07:37:38 WIB
Ilustrasi: Gelombang tsunami setinggi 40 cm menerjang Pulau Hachijojima imbas gempa berkekuatan 7,5 mengguncang Filipina. (Istockphoto)

SULUHRIAU- Badan Meteorologi Jepang mengungkapkan gelombang tsunami setinggi 40 cm menerjang Pulau Hachijojima pada Minggu (3/12/2023) imbas gempa berkekuatan 7,5 mengguncang Filipina.

Pulau tersebut berada sekitar 290 kilometer (180 mil) selatan ibu kota Tokyo.

Selain itu, Badan Meteorologi tersebut juga sebelumnya telah mengeluarkan peringatan tsunami akan menghantam Jepang dengan ketinggian satu meter.

Saluran TV NHK juga sebelumnya mengatakan gelombang tsunami bakal mencapai pantai barat pada Minggu (3/12/2023) dini hari sekitar 01.30 waktu setempat.

Gempa berkekuatan magnitudo 7,5 mengguncang wilayah Mindanao, Filipina, pada Sabtu (2/12/2023) malam sekitar pukul 22.37 waktu setempat.

Pusat Seismologi Eropa-Mediterania (ESMC) mengatakan gempa itu melanda Mindanao dengan kedalaman 63 kilometer (39 mil).

Akibatnya, beberapa wilayah di Filipina dan pesisir barat daya Jepang sebelumnya berpotensi dihantam tsunami setelah keluarnya peringatan dari masing-masing negara.

Sistem Peringatan Tsunami Amerika Serikat mengatakan Filipina sudah tidak berisiko dihantam tsunami. Namun, warga tetap diminta waspada karena adanya potensi kenaikan volume air di beberapa wilayah pesisir.

Meski demikian, Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina, PHIVOLCS, mengatakan risiko tsunami masih tetap ada.

PHIVOLCS mengimbau masyarakat yang tinggal di dekat pantai Provinsi Surigao Del Sur dan Davao Oriental untuk segera mengungsi dan menjauhi pinggir pantai.

Berbeda dari wilayah Filipina liannya, kedua provinsi tersebut sebagian besar merupakan wilayah pedesaan dan tidak padat penduduk.

"Kapal-kapal yang sudah berada di laut selama periode ini harus tetap berada di lepas pantai di perairan dalam sampai ada saran lebih lanjut," imbau PHIVOLCS.

Sementara itu, gempa yang melanda Mindanao itu tidak berpotensi menimbulkan tsunami di Indonesia. Gempa hanya mengguncang sekitar wilayah Naha, Sulawesi Utara.

Berdasarkan laporan BMKG, gempa magnitudo 7,5 mengguncang Pulau Karatung, Sulawesi Utara, pukul 21.37 WIB. Episenter terletak di 8,53 lintang utara dan 126,69 bujur timur, tepatnya berada di laut 420 km barat laut Pulau Karatung.

Hingga pukul 23.50 WIB, sejumlah gempa susulan menghantam sekitar Sulawesi Utara yang berkekuatan magnitudo 5,2 hingga 6,2. (CNNIndonesia.com)




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat