Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Pendidikan
Jadi Narasumber Seminar Jihad di Malaysia, Rektor Umri Sampaikan Jihad Menghadapi Perang Pemikiran
Senin, 06 Mei 2024 - 19:15:03 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru - Kerajaan Negeri Perlis Melalui Jabatan Mufti menggelar program perkampungan sunnah yang mengusung Thema "Jihad Memartabatkan Dakwah, Mempertahankan Ummah".

 Acara ini digelar di masjid Alwi, Kangar Perlis Dari tanggal 3 sampai 5 Mei 2024  yang dibuka secara langsung oleh Raja Muda Perlis Tuanku Syed Faizuddin Putera Jamalullail.

Acara yang dihadiri oleh lebih dari 50 ribu pengunjung ini adalah  seminar Jihad yang mendatangkan 50 pembicara dari negara-negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Indonesia, Thailand dan Singapura.

Mufti Perlis Prof Maza mengatakan,  bahwa tujuan seminar ini untuk meluruskan defenisi Jihad yang selama ini selalu didiskriditkan pihak tertentu dan diremehkan pihak lain. Melaluikan acara ini, jihad itu akan dipandang sebagai ruh Dakwah dan kemajuan Ummah.

Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Dr.Saidul Amin yang diundang untuk menyampaikan ceramah berjudul "Jihad Menghadapi Perang Pemikiran" menyatakan bahwa judul ini bukan sesuatu yang baru.

Sebab,  upaya merusak mindset ummat itu sudah ada semenjak zaman awal pertumbuhan dimana kelompok elit di Mekkah berupaya  berupaya memberikan gambaran yang negatif terhadap keperibadian Rasul SAW sebagai Tukang sihir bahkan orang gila.

Kemudian beliau melanjutkan, bahwa perang pemikiran hari ini hanyalah kelanjutan dari masa lalu yang telah dimodifikasi.

Secara umum, ada beberapa metode yang dilakukan untuk merusak ajaran Islam dari aspek Pemikiran, yaitu;

Pertama, tasykik atau membuat umat Islam meragui ajaran agamanya.

Kedua, taswiyah, yaitu menimbukkan sikap inferiority di kalangan umat Islam sehingga mereka merasa kecil dan lemah di antara penduduk alam semesta.

Ketiga, Taghrib atau westernisasi yang membuat umat berfikir bahwa kebenaran dan kebaikan itu hanya ada di Barat dan akhirnya mereka mendewakan Barat.

Ke empat adalah Hedonisme, dimana umat khususnya generasi dipandu untuk menganggap bahwa kehidupan di dunia ini hanya untuk bersenang-senang saja. Life just for fun.

Untuk itu, umat harus siap menghadapi hal tersebut dan berupaya menangkalnya, seperti yang pernah dilakukan Rasul SAW dengan memperkokoh keimanan Dan memberikan pemahaman yang utuh terhadap ajaran Islam. (rls,kim)



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat