Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Ekbis
Pemberdayaan Masyarakat, Menyulap Daun Kelor Menjadi Karya Seni Eco Printing Ramah Lingkungan
Senin, 09 September 2024 - 19:34:41 WIB

SULUHRIAU, Kampar- Pendidikan tidak hanya tentang teori dan buku, tetapi juga tentang pengalaman dan praktik yang mampu menumbuhkan kreativitas dan membangun karakter yang nantinya mampu menumbuh kembangkan perekonomian.

Dalam upaya mewujudkan hal tersebut, PT PLN Persero Unit Induk Pembagunan Sumatera Bagian Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Kampar mengadakan Program TJSL PLN Peduli dengan mengadakan kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Desa Salo Timur melalui Pelatihan Batik dan Eco Printing, Peningkatan Kapasitas UMKM, Serta Pembuatan Rumah Edukasi Kelor menggunakan Faba.

Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Desa Salo Timur yang pelaksanaannya dibuka langsung oleh Pj Bupati Kampar Hambali, SE, MH yang didampingi langsung oleh Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Ricana Djayanti Hambali, Senin (9/9/2024).

Eco printing atau dikenal juga sebagai eco dyeing, merupakan teknik pewarnaan alami yang memanfaatkan bahan-bahan organik seperti daun, bunga, dan buah untuk menciptakan motif dan warna pada kain.

Teknik ini menawarkan pendekatan ramah lingkungan yang dapat meminimalisir penggunaan bahan kimia berbahaya dan mendukung pelestarian alam. Dan Kabupaten Kampar dalam hal ini Desa Salo Timur menggunakan Eco Printing Daun Kelor sebagai media.

"Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memperkenalkan teknik seni yang unik, tetapi juga untuk menanamkan nilai-nilai peduli lingkungan kepada masyarakat decara umum dan bagi pelaku UMKM khusus bagi para pembatik" ucap Pj. Bupati Kampar dalam arahannya saat buka giat ini.

Acara ini tampak dihadiri oleh para Pimpinan OPD terkait di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, Plt. Camat Salo T. Said Hidayat, Plt. Ketua DWP Kabupaten Kampar T. Yani Ahmad Yuzar, Eriko Putra selaku Manager Bidang Perijinan Komunikasi dan TJSL PLN UIP Sumbagtengah, Kepala Desa Salo Timur Tukiran beserta jajaran dan Owner sekaligus Direktur Rumah Kelor Darur Aru Nur Hidayah Sari.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang dijalankan oleh PT. PLN bersama Pemerintah Kabupaten Kampar. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kampar dan pihak PT PLN berharap dapat berbagi pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat sekaligus menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian terhadap lingkungan," tegas Hambali.

Pemilihan Desa Salo Timur sebagai lokasi kegiatan ini didasarkan pada telah adanya budi daya kelor dan telah berdirinya Rumah Kelor yang produkainya telah sampai ke manca negara. Kegiatan eco printing ini diharapkan dapat menjadi pelengkap program edukasi lingkungan yang telah berjalan ditengah-tengah masyarakat.

Dikatakan, juga oleh Hambali bahwa kegiatan eco printing ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi masyarakat dan pelaku UMKM untuk dapat belajar teknik seni yang unik, tetapi juga memberikan kesempatan bagi mereka untuk bereksplorasi dan berkreasi dengan bahan-bahan alami.

Mengenal Lebih Dekat Eco Printing atau dikenal dengan Seni Ramah Lingkungan, Eco printing menawarkan berbagai keunggulan dibandingkan dengan teknik pewarnaan konvensional yang menggunakan bahan kimia.

Berikut adalah beberapa manfaat eco printing yang telah dijelaskan oleh pihak PT PLN.

Pertama Ramah Lingkungan,  Eco printing menggunakan bahan-bahan alami yang mudah terurai dan tidak mencemari lingkungan.

Teknik ini meminimalisir penggunaan bahan kimia berbahaya yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan manusia dan lingkungan.

Kedua Unik dan Estetis yakni Motif dan warna yang dihasilkan dari eco printing memiliki karakteristik unik dan estetis yang tidak dapat ditiru oleh teknik pewarnaan konvensional. Setiap karya eco printing memiliki keunikan tersendiri, mencerminkan keindahan alam dan kreativitas sang pembuat.

Ketiga Mempromosikan Kemandirian demgan kata lain Eco printing mendorong pemanfaatan sumber daya alam yang tersedia di sekitar kita. Teknik ini dapat menjadi peluang bagi masyarakat untuk menciptakan produk kerajinan yang bernilai ekonomi dan mendukung kemandirian ekonomi.

Keempat Meningkatkan Kreativitas  Eco printing yang mendorong eksplorasi dan kreativitas dalam mengolah bahan-bahan alami. Teknik ini dapat menjadi media untuk mengembangkan imajinasi dan kemampuan seni, serta mendorong inovasi dalam menciptakan desain dan motif yang unik.

Kelima Menumbuhkan Kesadaran Lingkungan yaitu Eco printing menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian terhadap lingkungan. Teknik ini mengajarkan kita untuk menghargai keindahan alam dan menggunakan sumber daya alam secara bijaksana.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para masyarakat dan pelaku UMKM dapat memahami pentingnya pelestarian lingkungan dan menggunakan sumber daya alam secara bijaksana.

Selain itu, eco printing juga dapat menjadi media untuk mengembangkan potensi ekonomi kreatif berbasis sumber daya alam yang kali ini terfokus pada Daun Kelor.

Diharapkan kegiatan ini dapat menginspirasi  masyarakat untuk menerapkan teknik eco printing sebagai media pembelajaran dan pengembangan ekonomi kreatif.

Dengan demikian, dapat bersama-sama mewujudkan masa depan yang lebih berkelanjutan, di mana seni dan lingkungan hidup dapat berjalan beriringan. (kmf)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat