Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Pendidikan
Dubes Palestina dan Umri Tandatangani MoU Program Beasiswa Untuk Anak Palestina
Selasa, 17 September 2024 - 21:49:23 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap perjuangan Palestina menghadapi berbagai kekejaman dan kebrutalan zionis Israel yang tak kunjung selesai, Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menjalin kerjasama di sektor dunia pendidikan dengan Kedutaan Besar Palestina untuk Indonesia.

Kerjasama itupun diwujudkan dalam bentuk penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua belah pihak, yakni Rektor Umri, Dr Saidul Amin dan Dubes Palestina untuk Indonesia, H E Dr Zubair Alshun, Selasa (17/09/24).

Melalui MoU tersebut, masyarakat Palestina pun bisa menimba ilmu secara gratis di kampus Umri. Bahkan, Umri pun siap menanggung semua biaya hidup mahasiswanya yang berasal dari Palestina.

"Kami mengundang Palestina dan berdiri dengan Palestina, itu menunjukkan bahwa kami pancasilais sejati. Kami (Umri) menyediakan 10 kuota untuk mahasiswa asal luar negeri yang ingin kuliah di Umri. Terkhusus dari Palestina, kami sediakan lebih. Biaya (kuliah) kami tanggung, kami kasih biaya hidupnya. Tapi tentu kami tidak sendiri, ada Baznas, ada Lazismu dan lain-lain yang tentunya akan ikut membantu," ujar Saidul usai penandatanganan MoU tersebut.

Dia menjelaskan, hubungan Indonesia dengan Palestina memang sangatlah dekat sejak dahulu. Menurutnya negara-negara Arab yang salah satunya adalah Palestina merupakan negara pertama yang mengakui kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun 1945 silam. Termasuk juga Mesir.

Kedekatan antara kedua negara itu diperkuat pula dengan histori atau sejarah Palestina. Palestina adalah negerinya para Anbiya dan rasul, kiblat pertama umat Islam dunia pun berada di Masjidil Aqsa Palestina sebelum akhirnya pindah ke Masjidil Haram di Kota Makkah.

Selain itu, di Palestina juga lah peristiwa maha dahsyat Isra Miraj terjadi. Dalam perjalanan Isra Miraj tersebut, Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan panjang dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa Palestina, lalu dari Masjidil Aqsa dilanjutkan lagi terbang menuju Sidratul Muntaha untuk menerima perintah sholat dari Allah SWT. Dengan mengendarai Buraq, manusia paling mulia di sisi Allah SWT itu juga ditemani oleh Malaikat Jibril.

Semua histori itu tentunya selalu diingat oleh umat Islam dunia, termasuk di Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Untuk itulah, Saidul menilai Palestina sangat berarti bagi seluruh umat Islam.

"Dalam pembukaan UUD 1945 kan jelas disebutkan bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. Melalui pendidikan inilah, kami memberikan dukungan untuk rakyat Palestina yang mau kuliah. Kami ingin umri menjadi center for excellent untuk dunia pendidikan," singkatnya.

Sementara itu, Dubes Palestina untuk Indonesia, H E Dr Zuhair Alshun menjelaskan, pada hakekatnya bangsa Palestina adalah bangsa yang sedang terjajah, bangsa yang terdzolimi. Kata dia, genosida yang dilakukan Israel terhadap Palestina sungguh sangatlah tidak manusiawi. Sudah lebih dari 40 ribu jiwa tewas terbunuh dan 40 ribu jiwa mengalami luka-luka. Lalu korban terbunuh dan luka-luka, banyak yang terdiri dari anak-anak dan wanita.

"Sekarang yang tersisa hanyalah penderitaan, tidak ada makanan, listrik terputus, puing-puing bangunan berserakan. Maka ini adalah tugas kita bersama mendukung bangsa Palestina. Musuh Palestina bukan hanya Israel, tapi juga Amerika dan negara-negara barat yang mendukung Israel melakukan pembantaian," ujarnya.

Zuhair menambahkan, mahasiswa Indonesia adalah para penerus generasi bangsa. Apalagi bangsa Indonesia merupakan bangsa yang kuat yang sudah terbebas dari penjajahan Belanda pada tahun 1945 silam. Maka dari itulah, bangsa Palestina sangat membutuhkan dukungan dari generasi penerus bangsa Indonesia. Palestina, kata dia lagi, butuh suara yang lantang ke dunia untuk kemerdekaan Palestina.

"Bangsa Palestina itu membutuhkan dukungan di organisasi internasional. Sangat diperlukan dukungan di meja perundingan. Genosida di Palestina ini adalah contoh penjajahan di dunia modern," tutupnya. (kim)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat