Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Natuna
Cega Kenakalan Remaja, Kaspol PP Natuna Tekankan Pentingnya Peran Keluarga
Juma, 27 September 2024 - 07:05:30 WIB
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri, Irlizar

SULUHRIAU, Natuna- Kenakalan remaja semakin menjadi perhatian serius diberbagai wilayah di Indonesia tak terkecuali di wilayah Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri.

Sejumlah kasus seperti tawuran, balap liar,, hingga perilaku vandalisme terus meningkat. Hal ini tentunya menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, pendidik dan orangtua.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol -PP) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri, Irlizar kepada media ini saat ditemui di ruang dinasnya, Rabu, (25/9/2024) menjelaskan, ada beberapa faktor penyebab terjadinya kenakalan terhadap kaum remaja, diantaranya, kurangnya pengawasan orang tua, pengaruh lingkungan, paparan media sosial dan krisis identitas dan emosi.

"Banyak remaja yang merasa kurang perhatian dan pengawasan dari orang tua. Kebutuhan akan dukungan emosional dan bimbingan sering kali tidak terpenuhi, sehingga remaja mencari pelarian melalui perilaku negatif," jelasnya.


 


Mungkin gambar 7 orang dan jalan

Irlizar menerangkan, faktor lingkungan yang buruk juga berpengaruh terhadap perubahan perilaku anak-anak.

Menurutnya lingkungan pergaulan yang buruk, seperti teman sebaya yang memiliki perilaku menyimpang, dapat mempengaruhi remaja untuk terlibat dalam tindakan-tindakan negatif. Lingkungan sekolah yang kurang kondusif juga berperan dalam meningkatkan risiko kenakalan remaja.

"Selain itu, media sosial dan internet sering kali menjadi alat bagi remaja untuk meniru tindakan-tindakan yang tidak sesuai. Akses bebas terhadap konten kekerasan, pornografi dan pergaulan bebas tanpa filter bisa menjadi pemicu kenakalan terhadap remaja," terangnya.

Dari prilaku di atas, tambah Irlizar banyak remaja yang terlibat dalam kenakalan berisiko mengalami penurunan prestasi akademik, bahkan putus sekolah. Ini tentu berdampak pada masa depan mereka, terutama dalam hal kesempatan kerja dan pengembangan karir.

Tak hanyak berpengaruh terhadap penurunan akademik, anak-anak yang terlibat dalam kenakalan seperti tawuran atau pencurian, dapat menyebabkan remaja harus berhadapan dengan hukum. Ini berdampak pada catatan kriminal yang akan menyulitkan mereka di masa depan.

Selain dampak sosial, kenakalan juga mempengaruhi perkembangan psikologis remaja. Mereka bisa kehilangan rasa percaya diri, menumbuhkan rasa bersalah yang mendalam, hingga mengalami gangguan mental akibat tindakan negatif yang mereka lakukan.

"Remaja yang pernah terlibat dalam kenakalan sering kali dicap negatif oleh lingkungan sekitarnya. Stigma sosial ini dapat menghambat proses integrasi kembali ke masyarakat, sehingga remaja tersebut semakin sulit untuk memperbaiki diri," terangnya.

Untuk menekan dan mencegah kenakalan remaja, Irlizar menyebutkan harus ada upaya yang serius dari berbagai pihak, seperti peningkatan peran keluarga, penguatan pendidikan karakter di sekolah, pembatasan akses terhadap konten negatif di media sosial, serta pemberdayaan remaja melalui kegiatan positif.


Mungkin gambar 2 orang, sepeda Motor, skuter dan jalan


"Orangtua perlu lebih aktif dalam memberikan perhatian dan pengawasan terhadap anak-anak mereka. Komunikasi yang baik antara orang tua dan remaja sangat penting untuk mendengarkan dan memahami masalah yang dihadapi remaja," sebutnya.

Selain itu, sekolah perlu lebih aktif dalam memberikan pendidikan karakter dan moral kepada para siswa. Program-program yang mendidik tentang empati, disiplin dan tanggung jawab dapat membantu remaja lebih mengenal nilai-nilai positif.

"Kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler seperti olahraga, seni dan keterampilan teknis bisa menjadi solusi untuk menyalurkan energi remaja ke hal-hal yang lebih produktif dan membangun.

Dengan kerjasama dari berbagai pihak, diharapkan kenakalan remaja dapat ditekan, sehingga generasi muda Natuna dapat tumbuh menjadi individu yang berkarakter baik dan memiliki masa depan cerah," harapnya. (Adv, zul)




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat