Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Ekbis
Produksi Gaplek Putih 75 Ton Per Hari, Balai Raja Penghasil Ubi Kayu Terbesar di Riau
Kamis, 07 November 2024 - 12:48:16 WIB

SULUHRIAU, Pinggir- Kelurahan Balai Raja, Kecamatan Pesisir Kabupaten Benggkalis berhasil memproduksi 75 ton per hari Gaplek Putih.

Petani Ubi berharap Pemkab Bengkalis membangun Pabrik terpadu. Cawabup Bengkalis Bagus Santoso blusukan ke kebun Ubi Kayu di Kelurahan Balai Raja salah satu sentral produksi Ubi Kayu di Kecamatan Pinggir seluas 320 hektare dan menjadikan satu- satunya hamparan tanaman Ubi Kayu terluas di Provinsi Riau.

Kedatangan Bagus Santoso dan rombongan disambut Hamzah dan Rini pasangan suami isteri pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM ) yang mengolah Kayu Ubi menjadi Gaplek Putih di Centra Industri, (6/11/2024) Balai Raja.

" Luar biasa anugerah yang diberikan Tuhan untuk masyarakat Kabupaten Bengkalis. Potensi alam menjanjikan tidak hanya ekonomi tapi kebahagian hati. Ini ladang duit yang mesti kita syukuri dan mari kita garap manfaatkan bersama- sama" katanya semangat.

Menurut keterangan Mas Jeni  industrinya baru mampu memproses ubi kayu menjadi gaplek putih 75 ton perhari  sehingga belum bisa menampung hasil panen semua petani. "Belum bisa menampung panen petani semua, industri ini baru bisa menjadikan Ubi menjadi Gaplek Putih," katanya.

Mas Jeniwianto mengharapkan pemerintah dapat bekerjasama untuk mendirikan industri yang terintegrasi yaitu mengolah Ubi Kayu menjadi Tepung Tapioka dan turunan lainnya seperti makanan ternak. (src,rls)

Dengan mendirikan industri terpadu maka harga jualnya bisa tinggi. Sehingga pendapatan petani naik dan bertambah semangat. Sejauh ini sudah terbentuk 5 kelompok tani dengan anggota 150 orang.

"Terus terang ini peluang usaha dan menambah lapangan pekerjaan. Apalagi pemerintah  mensuport bantuan peralatan-optimis petani maju sejahtera," imbuhnya.

Meskipun tanaman ubi sudah mencapai ratusan hektare jumlah petani dibandingkan potensi lahan masih belum seimbang. Begitu juga pedagang karena untuk memasarkan industri terbatas. Sebagaimana diketahui  di Provins Riau hanya ada sebuah pabrik.

Diperoleh informasi keberadaan pabrik Ubi Kayu juga tidak membawa efek domino. Dikarenakan petani sering dibuat pusing tak konsisten harganya. Bahwa Pabrik dalam menentukan harga sering berubah rubah parahnya lagi saat panen melimpah harga jatuh.

Melihat potensi dan ketidak pastian harga muncul pahlawan penyelamat petani yaitu pelaku UMKM Hamzah bersama Rini isterinya dibantu  150  anggota kelompok tani. Kendalanya pada pengurusan perizinan karena lokasi pada zona kawasan hutan.

"Saya sudah urus tapi melihat prosesnya perlu persyaratan yang panjang. Apapun itu saya Industri tetap berjalan apa adanya. Jika berhenti kasihan para petani tak laku hasil panennya, "jelasnya.

Terkait hal tersebut hasil kordinasi lintas dinas teknis Dinas Tanaman Pangan, Dinas Perkebunan, Dinas PUPR, Camat Pinggir dan Lurah Balai Raja siap bersama membantu dan menindakalanjuti agar petani maju dan sejahtera. (rls)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat