Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Ekbis
Produksi Gaplek Putih 75 Ton Per Hari, Balai Raja Penghasil Ubi Kayu Terbesar di Riau
Kamis, 07 November 2024 - 12:48:16 WIB

SULUHRIAU, Pinggir- Kelurahan Balai Raja, Kecamatan Pesisir Kabupaten Benggkalis berhasil memproduksi 75 ton per hari Gaplek Putih.

Petani Ubi berharap Pemkab Bengkalis membangun Pabrik terpadu. Cawabup Bengkalis Bagus Santoso blusukan ke kebun Ubi Kayu di Kelurahan Balai Raja salah satu sentral produksi Ubi Kayu di Kecamatan Pinggir seluas 320 hektare dan menjadikan satu- satunya hamparan tanaman Ubi Kayu terluas di Provinsi Riau.

Kedatangan Bagus Santoso dan rombongan disambut Hamzah dan Rini pasangan suami isteri pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM ) yang mengolah Kayu Ubi menjadi Gaplek Putih di Centra Industri, (6/11/2024) Balai Raja.

" Luar biasa anugerah yang diberikan Tuhan untuk masyarakat Kabupaten Bengkalis. Potensi alam menjanjikan tidak hanya ekonomi tapi kebahagian hati. Ini ladang duit yang mesti kita syukuri dan mari kita garap manfaatkan bersama- sama" katanya semangat.

Menurut keterangan Mas Jeni  industrinya baru mampu memproses ubi kayu menjadi gaplek putih 75 ton perhari  sehingga belum bisa menampung hasil panen semua petani. "Belum bisa menampung panen petani semua, industri ini baru bisa menjadikan Ubi menjadi Gaplek Putih," katanya.

Mas Jeniwianto mengharapkan pemerintah dapat bekerjasama untuk mendirikan industri yang terintegrasi yaitu mengolah Ubi Kayu menjadi Tepung Tapioka dan turunan lainnya seperti makanan ternak. (src,rls)

Dengan mendirikan industri terpadu maka harga jualnya bisa tinggi. Sehingga pendapatan petani naik dan bertambah semangat. Sejauh ini sudah terbentuk 5 kelompok tani dengan anggota 150 orang.

"Terus terang ini peluang usaha dan menambah lapangan pekerjaan. Apalagi pemerintah  mensuport bantuan peralatan-optimis petani maju sejahtera," imbuhnya.

Meskipun tanaman ubi sudah mencapai ratusan hektare jumlah petani dibandingkan potensi lahan masih belum seimbang. Begitu juga pedagang karena untuk memasarkan industri terbatas. Sebagaimana diketahui  di Provins Riau hanya ada sebuah pabrik.

Diperoleh informasi keberadaan pabrik Ubi Kayu juga tidak membawa efek domino. Dikarenakan petani sering dibuat pusing tak konsisten harganya. Bahwa Pabrik dalam menentukan harga sering berubah rubah parahnya lagi saat panen melimpah harga jatuh.

Melihat potensi dan ketidak pastian harga muncul pahlawan penyelamat petani yaitu pelaku UMKM Hamzah bersama Rini isterinya dibantu  150  anggota kelompok tani. Kendalanya pada pengurusan perizinan karena lokasi pada zona kawasan hutan.

"Saya sudah urus tapi melihat prosesnya perlu persyaratan yang panjang. Apapun itu saya Industri tetap berjalan apa adanya. Jika berhenti kasihan para petani tak laku hasil panennya, "jelasnya.

Terkait hal tersebut hasil kordinasi lintas dinas teknis Dinas Tanaman Pangan, Dinas Perkebunan, Dinas PUPR, Camat Pinggir dan Lurah Balai Raja siap bersama membantu dan menindakalanjuti agar petani maju dan sejahtera. (rls)




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat