Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Ekbis
Central Palantea Kota Duri, Nikmati Sensasi Alam dan Edukasi Bertanam Sayur
Minggu, 10 November 2024 - 16:10:27 WIB

SULUHRIAU, Duri-  Pernahkah kamu membayangkan menanam sayuran segar di sekolah, di kantor ataupun di rumah tanpa tanah?.

Mari kita kunjungi langsung ke Central Palantea di tengah riuhnya kota industri Duri.

Central Palantea konsep wahana wisata dan edukasi yang menawarkan indahnya aneka ragam tanaman dan hijaunya hidroponik dapat menjadi alat pembelajaran interaktif yang menggabungkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan lingkungan, sehingga dapat meningkatkan minat, tanggung jawab dan pemahaman terhadap kemandirian individu atau keluarga menjaga ketahanan pangan.

Uda Ismail adalah sosok muda inovatif yang menginspirasi anak muda cerdas membaca peluang dengan memaksimalkan potensi lokal menjadi sumber cuan.

Berada di lokasi tengah kota tepatnya jalan Tribrata Kelurahan Babussalam, Uda Ismail cerdik memanfaatkan kebun dengan mensiasati keterbatasan lahan.

Setelah tiba di depan gerbang utama disambut tulisan Central Palantea. Kata Uda Palantea bermakna tempat untuk rilek atau bersantai.  Menyusuri jalan masuk disuguhkan pemandangan menyejukkan mata menenteramkan hati.

Aneka tumbuhan hayati dari tanaman pangan, buah dan sayur mayur ditata rapi. Dari kelapa, pisang, pepaya, jambu, mangga, anggur, kolam ikan komplit ada semuanya. Ditambah kebun selada hidroponik jenis impor.
"Selada ini spesial untuk market kebab dan Burger di kota Duri. Ini jenis Impor jadi sudah punya langganan pasti," katanya.

Uda Ismail memilih mengembangkan sayur mayur dengan metode hidroponik dimana teknik budidaya tanaman tanpa tanah, akar tanaman dipaparkan langsung ke lapisan tipis larutan nutrisi yang mengalir secara terus-menerus. Menurut keterangan Uda Ismail sistem ini lebih menguntungkan dan tahan hama.

Terobosan cerdas Uda Ismail berhasil menarik minat banyak kalangan terutama keluarga untuk melihatnya sambil bersantai ria. Perkembangan terbaru para siswa PAUD dan TK mulai berdatangan rombongan bersama guru untuk edukasi alam.

Bagus Santoso disela-sela agenda kampaye berkesempatan berkunjung untuk menikmati istirahat tengah hari. Ia menaruh hormat dan apresiasi tinggi kepada Uda Ismail atas dedikasinya membangun memajukan lingkungan dengan Centra Palantea. " Ini kerja bagus dan menginspirasi. Disini ada ketenteraman nyaman mata dan hati. Disini juga akan mengalir rezeki," katanya memuji.

Potensi Agrowisata dan menanam sayur hidroponik dapat dikatakan sebagai kombinasi antara pertanian dan pariwisata. Agrowisata dapat dilakukan di desa maupun di kota sebagaimana yang dilakukan Uda Ismail.

Wisata model demikian akan menjadi pilihan bagi siapapun yang ingin berlibur atau bahkan menambah pengetahuan. Duri adalah kota ramai maka peluang untuk menjalankan bisnis agrowisata sangat bagus.

Membuat peluang usaha tidak usah hiraukan sempit atau luasnya lahan. Agrowisata perkotaan mestilah dikembangkan dan dikemas secara menarik sesuai minat pasar. Luas sempitnya lahan bukan menjadi masalah, karena begitu banyak inovasi menanam dengan memanfaatkan lahan yang sempit.

Apa yang dibuat Ismail menggambarkan dan mengembangkan konsep agrowisata yang memiliki pemandangan khas dan berbagai teknologi pertanian di tengah padatnya kota.

Central Palantea milik Uda Ismail merupakan contoh dari sektor wisata pertanian yang memiliki bentuk ekonomi kreatif.  Tempat nyaman ditengah kota  dapat memberikan nilai tambah bagi usaha agribisnis  yaitu sumber cuan yang menjanjikan. (src,rls)




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat