Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Peristiwa
Buaya Lepas dari Penangkaran Akibat Banjir di Batam, Nelayan Bantu Melakukan Penangkapan
Sabtu, 18 Januari 2025 - 15:56:52 WIB
Nelayan Batam berburu buaya penangkaran yang lepas (cnn)

SULUHRIAU, Batam- Nelayan-nelayan di Pulau Buluh, Kecamatan Bulang, Kota Batam, Kepulauan Riau, berubah profesi yang sebelum menangkap ikan kini ikut membantu berburu buaya-buaya lepas dari penangkaran akibat jebol karena banjir beberapa waktu lalu.

Pagi hingga malam hari, Nelayan setempat berburu buaya lepas menangkap dengan jerat menggunakan tali.

Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMASWAS) Nelayan di Pulau Buluh, Mohammad Safet mengatakan nelayan-nelayan pesisir di pulau setempat selama ini tidak mencari ikan, karena khawatir dengan keselamatan setelah terjadinya peristiwa buaya-buaya lepas dari penangkaran tersebut.

Oleh karena itu, sambung Safet, saat ini para warga nelayan itu membantu untuk mencari buaya yang lepas guna diserahkan ke pengelola penangkaran, PT Perkasa Jagat Kurnia (PJK).

"Nelayan di Pulau Buluh pada resah, tidak berani pergi melaut, takut diterkam buaya," ujarnya dilansir dari CNNIndonesia.com, Sabtu (17/1/2025).

Lebih lanjut dia mengatakan, buaya yang lepas dari kolam penangkaran milik PT Perkasa Jagat Kurnia (PJK), masih banyak karena ditemui nelayan muncul di sekitar laut dan sungai dekat dengan permukiman warga.

"Kami meminta pihak perusahaan bertanggung jawab, memberikan kompensasi kepada Nelayan yang membantu menangkap buaya lepas," katanya.

Saat dihubungi per Sabtu (18/1/2025) siang ini, dia mengatakan buaya lepas yang sudah diamankan mencapai 23 ekor.

Sebelumnya pada Senin (13/1/2025) lalu, dinding penangkaran buaya jebol akibat hujan deras yang terus - terusan terjadi, selama berhari - hari di mana hujan terjadi sejak Jum'at (10/1/2025).

Kepala SKW II Batam, BBKSDA Riau Tommy Steven ketika dihubungi CNNIndonesia.com pada Rabu (15/1/2025) mengatakan, buaya-buaya yang lepas dari lokasi penangkarannya memiliki tanda dibagian ekor yang sedikit dipotong.

Saat itu, dia menyebut diduga masih ada sejumlah buaya lepas di perkirakan 10 ekor. Namun untuk angka pastinya, kata dia kala itu, masih dilakukan penghitungan bersama pihak PT PJK guna mengetahui jumlah buaya yang lepas.

Dia menerangkan ada 3 kolam penangkaran buaya milik PT Perkasa Jagat Kurnia (PJK). Sementara untuk kolam penangkaran yang jebol jumlah buayanya di sana diperkirakan ada sebanyak 200 ekor.

"Nanti, akan kami hitung lagi dengan keringkan air di kolam penangkarannya berapa jumlah buaya yang ada, sehingga tahu berapa pasti jumlah buaya yang lepas," ujarnya. (*)

Editor: Yasmin




 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat