Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Hukrim
Sempat Viral, WNI China Pembuat Konten Sogok Petugas Imigrasi Rp 500 Ribu Diamankan
Selasa, 21 Januari 2025 - 19:53:14 WIB
WNA China yang menyebut berhasil menyogok imigrasi masuk ke Indonesia. (Foto: kolase)

SULUHRIAU - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) RI Agus Andrianto mengatakan warga negara China berinisial LB yang membuat konten dugaan petugas imigrasi menyogok sudah diamankan.

LB membuat konten video dengan memberikan uang Rp500 ribu kepada petugas Imigrasi di Bandara Soekarno Hatta (Soetta) Tangerang.

"Bukan ditangkap, tapi diamankan untuk diklarifikasi. Nanti akan diekspose," kata Menteri Agus Andrianto kepada wartawan, Selasa 21 Januari 2025.

Agus menyampaikan saat ini warga China tersebut tengah menjalani proses pemeriksaan soal konten video yang sudah dibuatnya itu. "Sudah diperiksa sekarang. Lagi diperiksa," kata eks Wakapolri itu.

Dia menjelaskan warga China itu memang membuat konten video. Dia menekankan uang di konten itu sebenarnya untuk membayar visa biasa.

Dia bilang cara warga China itu sudah mempermainkan petugas Imigrasi. Apalagi, warga China itu kabarnya sempat membuat konten tentang polisi. "Berarti kan ini orang main-main ya. Saya dengar juga buat konten tentang polisi lalu lintas," ujar Agus.

Selanjutnya Sikap WN China ini juga tengah didalami. Agus mengatakan motif WN China membuat video tersebut juga masih dalam proses pemeriksaan.

Agus mengatakan motif WN China membuat video tersebut juga masih dalam proses pemeriksaan.

 "Lagi kita dalami apakah yang bersangkutan juga membuat konten di negara lain. Artinya apa sih yang menjadi motif dia?" tuturnya.  "Kalau hanya untuk mempermalukan negara, saya rasa Indonesia tidak butuh orang seperti itu," ujarnya.

 Sebelumnya, viral unggahan di sosial media warga China yang diduga menyogok uang kepada petugas Imigrasi di bandara Soetta. Sogokan itu diduga agar bisa melewati jalur hijau dan dinyatakan masuk Indonesia tanpa membawa barang berbahaya.

Dalam video rekaman yang viral, tampak seorang warga China menjelaskan alasannya bisa masuk ke Indonesia. Pria itu tampak dihadang oleh petugas. Lalu, tak lama pria yang membuat konten video itu bisa lolos.

Kemudian, warga China yang merekam video itu beri penjelasan agar dia dan temannya bisa lolos. Dia mencontohkan cara dirinya yang menyelipkan uang Rp500 ribu di dalam paspor saat diperiksa petugas.

Minta Maaf

Sementara itu, melalui video klarifikasinya LB mengklarifikasi dan meminta maaf atas video menyebut berhasil menyogok Imigrasi Banda Sukarno-Hatta masuk ke Indonesia.

Ia lantas mengatakan, uang Rp500 ribj itu merupakan uang Rp500 ribu tersebut hanya biaya visa. (viva, tki)


Redaktur: Yasmin




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat