Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Ekbis
Apple Khawatir Atas Aplikasi Porno Pertama di iPhone
Rabu, 05 Februari 2025 - 09:56:47 WIB
Ilustrasi

SULUHRIAU- Apple mengkritik keras ketersediaan aplikasi porno pertama di iPhone di Uni Eropa.

Raksasa teknologi asal Cupertino ini menyatakan bahwa kebijakan digital baru yang diatur oleh Uni Eropa telah merusak kepercayaan konsumen terhadap ekosistem Apple.

Hal ini muncul setelah aplikasi bernama Hot Tub, yang menggambarkan dirinya sebagai "cara yang pribadi, aman, dan elegan untuk menjelajahi konten dewasa," mulai didistribusikan melalui toko aplikasi alternatif di platform iOS.

Sejak peluncuran App Store pada tahun 2008, Apple selalu memegang kendali penuh atas aplikasi apa saja yang dapat diunduh dan diinstal di iPhone. Tahun 2010, mendiang Steve Jobs, CEO Apple saat itu, menegaskan bahwa mencegah konten porno masuk ke iPhone adalah "tanggung jawab moral" perusahaan. Jobs juga menyatakan salah satu motivasi utama Apple adalah menjadi penjaga gerbang (gatekeeper) untuk memastikan keamanan dan integritas ekosistemnya.

Namun, status Apple sebagai gatekeeper ini berubah setelah Uni Eropa mengadopsi Digital Markets Act (DMA) pada tahun 2022. Regulasi ini mengharuskan Apple untuk mengizinkan toko aplikasi alternatif di perangkatnya, membuka pintu bagi distribusi aplikasi yang sebelumnya tidak diizinkan di App Store.

Salah satu toko aplikasi alternatif tersebut, AltStore, mulai mendistribusikan aplikasi Hot Tub, yang menjadi aplikasi porno pertama yang tersedia di iPhone di Uni Eropa.

Kekhawatiran Apple terhadap Keamanan dan Kepercayaan Konsumen

Dalam sebuah pernyataan resmi, Apple menyatakan keprihatinannya yang mendalam terhadap risiko keamanan yang ditimbulkan oleh aplikasi seperti Hot Tub. Perusahaan tersebut menekankan bahwa aplikasi semacam ini dapat membahayakan pengguna, terutama anak-anak, dan merusak kepercayaan konsumen terhadap ekosistem Apple.

"Kami sangat khawatir tentang risiko keamanan yang ditimbulkan oleh aplikasi porno hardcore jenis ini bagi pengguna di Uni Eropa, terutama anak-anak. Aplikasi ini dan aplikasi lain yang serupa akan merusak kepercayaan dan keyakinan konsumen terhadap ekosistem kami," kata Apple.

Apple juga menegaskan bahwa mereka tidak menyetujui aplikasi Hot Tub dan tidak akan pernah menawarkannya di App Store. Perusahaan tersebut menyatakan bahwa mereka diharuskan oleh Komisi Eropa untuk mengizinkan distribusi aplikasi tersebut melalui toko aplikasi alternatif.

Meskipun Apple diwajibkan untuk mengizinkan toko aplikasi alternatif, perusahaan tersebut masih menerapkan proses peninjauan dasar yang disebut notarisasi. Proses ini memeriksa ancaman keamanan siber seperti malware, tetapi tidak melibatkan persetujuan konten aplikasi.

AltStore mengklaim bahwa Hot Tub telah disahkan melalui proses notarisasi ini, dan dalam sebuah posting di platform X (sebelumnya Twitter), mereka menyebut Hot Tub sebagai "aplikasi porno pertama di dunia yang disetujui Apple."

Klaim ini memicu kemarahan Apple. Perusahaan tersebut membantah bahwa mereka menyetujui aplikasi Hot Tub dan menegaskan bahwa mereka hanya diwajibkan oleh Uni Eropa untuk mengizinkan distribusinya.

"Bertentangan dengan pernyataan palsu yang dibuat oleh pengembang marketplace, kami jelas tidak menyetujui aplikasi ini dan tidak akan pernah menawarkannya di App Store kami," tegas Apple.

Dukungan dari Epic Games dan Kritik terhadap Apple

AltStore mengaku telah menerima dukungan dari Epic Games, pengembang game populer "Fortnite" yang telah lama berseteru dengan Apple dalam kasus antimonopoli. Epic Games sendiri telah meluncurkan toko aplikasi alternatif di Uni Eropa tahun lalu, meskipun mereka menegaskan bahwa toko mereka tidak menyediakan aplikasi porno seperti Hot Tub.

Tim Sweeney, CEO Epic Games, menyatakan dukungannya terhadap undang-undang seperti DMA. Ia berargumen bahwa ketika Apple diizinkan menjadi penjaga gerbang, perusahaan tersebut sering menyalahgunakan kekuasaannya untuk merugikan pesaing.

"Ketika Apple diizinkan menjadi penjaga gerbang aplikasi dan toko pesaing, mereka secara besar-besaran menyalahgunakan kekuasaan itu untuk merugikan pesaing," kata Sweeney dalam sebuah posting di X. (detikfinance)




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat