Deddy Corbuzier Dilantik Jadi Staf Khusus Menhan, Ini Tugasnya
Selasa, 11 Februari 2025 - 23:19:20 WIB
 |
| Deddy Corbuzier dalantik sebagai staf khusus Menhan. |
SULUHRIAU - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melantik Deddy Corbuzier menjadi staf khusus di Kementerian Pertahanan, Selasa (11/2/2025).
Pelantikan ini diketahui berdasarkan unggahan foto di instagram Sjafire, hari ini. "Selasa, 11 Februari 2025, saya melantik staf khusus Menhan dan penganugerahan Satya Lencana Dharma Pertahanan di Kantor Kemhan Jakarta," tulis Sjafrie dalam unggahan tersebut. Selain Deddy Corbuzier, ada lima nama lain yang turut dilantik sebagai staf khusus, yaitu Lenis Kogoya, Kris Soepandji, Mayjen (Purn) Sudrajat, Indra Irawan dan Sylvia Efi Widyantari Sumarlin.
"Pengangkatan Staf Sus Menhan ini menegaskan pentingnya kolaborasi peran strategis dalam menjaga kedaulatan, sementara penghargaan yang diberikan menjadi simbol kehormatan bagi mereka yang telah berkontribusi tanpa henti," ungkap Sjafrie.
"Dengan amanah baru ini, diharapkan lahir inovasi serta kebijakan yang semakin memperkokoh pertahanan nasional demi masa depan Indonesia yang lebih kuat dan berdaulat," imbuh dia.
Penunjukan Deddy menandai keterlibatannya dalam bidang pertahanan dan komunikasi publik di tingkat nasional.
Sebelumnya, Deddy telah menunjukkan komitmennya terhadap pertahanan negara dengan menjadi Duta Komponen Cadangan (Komcad) pada Oktober 2021.
Kemudian, pada Desember 2022, Presiden Prabowo yang saat itu masih menjadi sebagai Menteri Pertahanan menganugerahkan pangkat Letnan Kolonel Tituler TNI AD kepada Deddy sebagai bentuk penghargaan atas dedikasinya.
Lantas, bagaimana profil Deddy Corbuzier yang kini berkecimpung dalam peran di pemerintahan kabinet Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam bidang pertahanan?
Profil dan perjalanan karir Deddy Corbuzier
Deddy Corbuzier, yang memiliki nama lengkap Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sunjoyo, lahir pada 28 Desember 1976. Ia pertama kali dikenal sebagai pesulap sebelum akhirnya memperluas karirnya ke dunia presenter dan dunia hiburan lainnya.
Sebagai mentalis, Deddy pernah meraih kesuksesan besar dengan memenangkan penghargaan prestisius Merlin Award untuk kategori "Mentalis Terbaik Dunia" sebanyak dua kali berturut-turut. Pencapaian ini mengukuhkan namanya sebagai salah satu pesulap paling berpengaruh di Indonesia.
Deddy Corbuzier juga pernah aktif sebagai presenter di beberapa stasiun televisi swasta dan sempat terjun ke dunia akting.
Saat ini, ia lebih berfokus pada karirnya sebagai YouTuber melalui kanal "Close The Door," yang telah meraih lebih dari 24 juta subscriber dan menjadi salah satu podcast terpopuler di Indonesia.
Lebih dari itu, karir Deddy Corbuzier di bidang pertahanan dimulai pada 2021 ketika ia ditunjuk sebagai Duta Komponen Cadangan (Komcad). Peran ini menunjukkan komitmennya dalam mendukung sistem pertahanan negara melalui partisipasi aktif dalam edukasi dan komunikasi publik.
Kemudian, pada Desember 2022, Deddy dianugerahi pangkat Letnan Kolonel Tituler oleh Prabowo Subianto, yang saat itu menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Pemberian pangkat ini merupakan bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam menyebarkan pemahaman tentang pertahanan kepada masyarakat luas.
Tak hanya sampai disitu, baru-baru ini, pada Selasa 11 Februari 2025, Deddy kembali mencatat pencapaian baru dalam karirnya dengan dilantik sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan. Jabatan ini menandai keterlibatannya yang lebih dalam dalam sektor pertahanan negara.
Pelantikan tersebut berlangsung di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, dan dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Keputusan ini menunjukkan kepercayaan pemerintah terhadap Deddy dalam mendukung kebijakan dan program pertahanan nasional.
Perannya sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan, Deddy Corbuzier akan berfokus pada bidang komunikasi sosial dan publik. Peran ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam memahami berbagai aspek pertahanan negara.
Kementerian Pertahanan menilai Deddy memiliki keahlian dalam komunikasi serta jangkauan luas di media sosial. Kemampuannya ini diharapkan dapat memperkuat penyebaran informasi dan meningkatkan pemahaman publik mengenai isu-isu strategis di bidang pertahanan. (Ant, inc)
Komentar Anda :