Sadis, Oknum ASN di Kuansing Diduga Gorok Leher Isteri Hingga Tewas Lalu Melarikan Diri
Senin, 24 Februari 2025 - 16:52:48 WIB
 |
| Foto kolase, korban (kiri bawah) jasad korban dalam kantong jenazah (kanan atas) |
SULUHRIAU, Kuansing- Peristiwa pembunuhan sadis terjadi di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Senin (24/2/2025).
Seorang oknum aparatur sipil negara (ASN) diduga menggorok leher isterinya hingga tewas bersimbah darah.
Peristiwa pembunuhan sadis ini terjadi Senin (24/2/2025) sekitar pukul 07.00 WIB pagi di Perumahan Griya Lingkungan III Sinambek, Telukkuantan, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi.
Dalam keterangan Polres Kuansing, korban bernama Juniwarti (51), seorang ibu rumah tangga yang ditemukan anaknya Z terkapar di dalam kamarnya.
Saat ditemukan, wanita yang juga berprofesi sebagai guru sekolah ini terkapar tak bernyawa di tempat tidur dalam kondisi bersimbah raya. Di bagian leher korban ditemukan luka bekas digorok. Darah tidak saja membasahi tubuh dan pakaian korban, tapi darah juga menggenang di tempat tidur.
Kuat dugaan pelaku pembunuhan ini suami korban yang juga seorang ASN di Pemkab Kuansing berinisial E.
Usai melakukan pembunuhan pelaku melarikan diri dengan sepeda motor.
“Berdasarkan keterangan awal saksi-saksi, dugaan kuat mengarah kepada E, suami korban. Korban dan suaminya memang sering terlibat cekcok,” kata Kapolres Kuansing AKBP Angga F Herlambang melalui Kasat Reskrim AKP Shilton, SIK, MH dalam keterangan tertulisnya.
Korban yang pertama kali ditemukan anaknya Z yang merupakan siswa salah satu SMA Negeri di Telukkuantan, heran melihat ayahnya E pergi keluar menggunakan sepeda motor dengan mengegas kencang dalam suasana hujan deras.
Tak lama waktu berselang, Z menerima pesan WhatsApp dari ayahnya agar melihat ibunya. Kontan saja Z berlari ke kamar melihat ibunya. Betapa terkejutnya, di kamar Z menemukan ibunya terkapar tak bernyawa dalam kondisi tubuh berlumuran darah.
Mendapati kondisi itu, Z berlari ke rumah tetangga. Kepada seorang wanita tetangganya Z memberitahukan kondisi ibunya.
Mendengar itu, wanita tetangganya tersebut berlari ke rumah korban. Begitu melihat kondisi korban, tetangganya berteriak memanggil warga.
Tim Sat Reskrim Polres Kuansing yang dipimpin oleh KBO Sat Reskrim Iptu Romlan melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau dengan panjang sekitar 40 cm.
Pisau ini ditemukan di kamar mandi di bawah wastafel. Selain itu, Selain itu polisi juga menggali keterangan dari saksi-saksi.
“Polisi melakukan autopsi korban di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, Pekanbaru untuk mengetahui penyebab kematian korban," kata Kasat Reskrim.
Polisi Buru Pelaku
Polres Kuansing melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap motif dan keberadaan terduga pelaku. Polisi tengah memburu pelaku untuk mengungkapkan kasus ini.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini untuk segera melapor guna mempercepat proses penegakan hukum. Termasuk melaporkan bagi yang tahu keberadaan pelaku. (src)
Editor: Khairul
Komentar Anda :