Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Ekbis
Aset Warisan PON Triliunan Rupiah Terlupakan, DPRD Riau Soroti Buruknya Pengelolaan Venue PON
Selasa, 15 April 2025 - 17:07:12 WIB
Edi Basri Ketua Komisi III DPRD Riau

SULUHRIAU, Pekanbaru- Gedung-gedung megah itu dulu jadi simbol kejayaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII tahun 2012.

Namun kini ironis, lebih dari satu dekade berselang, bangunan itu menjelma seperti bangunan tua, sudah kosong dan rusak, seolah menjadi monumen bisu dari kelalaian birokrasi.

Ketua Komisi III DPRD Riau, H. Edi Basri, SH, MSi, menyebut 14 aset milik Pemprov Riau yang dikelola oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau hanya menyumbang retribusi sekitar Rp1 miliar per tahun. Padahal, total nilai aset tersebut ditaksir mencapai Rp1,9 triliun.

“Bangunan-bangunan itu dilupakan dan mangkrak. Sebagian sudah tidak layak pakai, bahkan ada yang benar-benar hancur. Ini jelas pemborosan,” kata Edi usai rapat dengar pendapat, Senin (14/4/2025).

Kondisi menyedihkan itu terlihat nyata saat media, Selasa (15/4/2025), mengunjungi Stadion Kaharuddin Nasution di kawasan Rumbai, salah satu venue utama PON 2012.

Rumput liar menjalar ke sisi tribun. Beberapa kursi penonton patah, dan dinding-dinding bangunan tampak mengelupas.

Di salah satu sudut, warga sekitar terlihat memancing di genangan air bekas kolam atletik.

“Dulu ramai, sekarang jadi tempat nongkrong anak-anak malam. Seram juga kadang,” ujar Roni (38), warga setempat yang tinggal tak jauh dari stadion.

Menurut data Komisi III, biaya yang dibutuhkan untuk merenovasi seluruh aset itu mencapai Rp55 miliar. Namun hingga kini belum ada alokasi anggaran jelas dari Dispora Riau.

Edi menilai, kerusakan ini bukan semata karena usia bangunan.
“Ini karena tidak dikelola dengan visi. Setelah PON selesai, aset ditinggal begitu saja. Seharusnya bisa dikerjasamakan, disewakan, atau dikomersialkan,” tegasnya.

Sebagai solusi, DPRD Riau tengah menjajaki kerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau untuk membuka peluang swastanisasi.

Targetnya cukup ambisius, dari 14 aset, pemerintah berharap bisa mendulang pemasukan Rp150 hingga Rp200 miliar per tahun.

Namun, pertanyaan publik belum terjawab, ke mana arah pengelolaan aset miliaran itu selama lebih dari 10 tahun terakhir?

Siapa yang bertanggung jawab atas kerusakan yang terkesan sistematis ini?

Warisan PON itu kini tinggal angka kerugian dan puing-puing kebanggaan. Sayangnya, ini tak akibat para pengelola yang abai. (rls, sr4)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat