Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
Presiden Palestina Bilang Hamas Tidak Lagi Memerintah Gaza dan Harus Serahkan Senjatanya
Selasa, 10 Juni 2025 - 19:04:45 WIB
Presiden Palestina Mahmoud Abbas (dok. Reuters)

SULUHRIAU, Ramallah - Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan kelompok Hamas "harus menyerahkan senjatanya" dan menyerukan pengerahan pasukan internasional untuk "memberikan perlindungan kepada rakyat Palestina".

Pernyataan Abbas itu, seperti dilansir AFP, Selasa (10/6/2025), disampaikan dalam suratnya yang ditujukan kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), seperti diungkapkan ke publik oleh kantor kepresidenan Prancis, Elysee Palace.

Surat Abbas ini disampaikan saat Macron dan MBS, pada bulan ini, akan menjadi ketua bersama untuk konferensi khusus membahas solusi dua negara bagi konflik Israel-Palestina.

Dalam suratnya itu, Abbas menguraikan langkah-langkah utama yang menurutnya harus diambil untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza dan mewujudkan perdamaian di Timur Tengah.

"Hamas tidak akan lagi memerintah Gaza dan harus menyerahkan senjata dan kemampuan militernya kepada Pasukan Keamanan Palestina," tulis Abbas.

Ditegaskan Abbas, dalam suratnya, bahwa dirinya "siap mengundang pasukan Arab dan internasional untuk dikerahkan sebagai bagian dari misi stabilisasi/perlindungan dengan mandat Dewan Keamanan (Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB)".

Konferensi yang digelar di markas besar PBB pada bulan ini akan bertujuan untuk menghidupkan kembali gagasan solusi dua negara, ketika Israel saat ini menguasai sebagian besar wilayah Palestina.

"Kami siap untuk merampungkan dalam jangka waktu yang jelas dan mengikat, dan dengan dukungan, pengawasan, dan jaminan internasional, sebuah perjanjian damai yang mengakhiri pendudukan Israel dan menyelesaikan semua masalah status yang belum terselesaikan dan final," sebut Abbas dalam suratnya.

"Hamas harus segera membebaskan semua sandera dan tawanan," imbuhnya.

Elysee Palace, dalam pernyataannya, menyambut baik apa yang disebutnya sebagai "komitmen konkret dan belum pernah ada sebelumnya, yang menunjukkan keinginan nyawa untuk bergerak menuju implementasi solusi dua negara".

Macron, menurut Elysee Palace, mengatakan bahwa dirinya "bertekad" untuk mengakui negara Palestina, namun juga menetapkan beberapa persyaratan, termasuk "demiliterisasi" Hamas yang menguasai Jalur Gaza.

Dalam suratnya, Abbas menegaskan kembali komitmennya untuk mereformasi Otoritas Palestina dan menegaskan niatnya untuk menyelenggarakan pilpres dan pemilu "dalam waktu satu tahun" di bawah naungan internasional.

"Negara Palestina harus menjadi satu-satunya penyedia keamanan di wilayahnya, tetapi tidak berniat menjadi negara yang dimiliterisasi," cetusnya seperti dilansir detik.com. (sr4)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat