Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
Pesawat Air India Jatuh, 242 Penumpang yang Dibawa Semuanya Dinyatakan Tewas
Kamis, 12 Juni 2025 - 21:06:46 WIB

SULUHRIAU- Seluruh orang di dalam pesawat Air India yang jatuh di Ahmedabad, India, Kamis (12/6/2025) yakni 242 jiwa dinyatakan tewas.

Pengumuman menyedihkan tersebut disampaikan oleh kepolisian pada Kamis, sebagaimana dilansir Indian Express. 

Pesawat Boeing 787-8 Dreamliner tersebut jatuh beberapa menit setelah lepas landas dari Kota Ahmedabad dengan jumlah korban diperkirakan akan bertambah, kata pihak berwenang. 

Petugas kepolisian mengatakan pesawat itu jatuh di daerah permukiman dekat bandara, sebagaimana dilansir Reuters. 

Saluran TV CNN News-18 India melaporkan, pesawat itu jatuh di atas ruang makan asrama kedokteran BJ Medical College yang dikelola negara. 

Jatuhnya pesawat Air India juga menewaskan banyak mahasiswa kedokteran juga. Sebagian pesawat tampak bertengger di atas bangunan.

Menurut sumber Reuters, penumpang pesawat itu terdiri dari 217 orang dewasa, 11 anak-anak, dan dua bayi.

Dari jumlah tersebut, 169 warga negara India, 53 warga Inggris, tujuh warga Portugal, dan satu warga Kanada. 

Gambar dan video yang beredar di di interner menunjukkan api besar yang membubung tinggi setelah pesawat jatuh.  

Asap hitam tebal terlihat membubung di atas area permukiman. Sebagai langkah darurat, Bandara Ahmedabad menghentikan semua operasi penerbangan setelah kecelakaan ini.

Sampai saat ini, penyebab Pesawat Air India jatuh masih terus diselidiki. Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat Udara atau AAIB akan menyelidiki kecelakaan pesawat Air India di bandara Ahmedabad.  

Pejabat tinggi lembaga tersebut seperti direktur jenderal dan direktur investigasi akan diberangkatkan ke Ahmedabad. 

AAIB bertanggung jawab atas klasifikasi kejadian keselamatan, yang melibatkan pesawat yang beroperasi di wilayah udara India menjadi kecelakaan dan insiden serius. 

Lembaga ini melakukan investigasi terperinci terhadap kecelakaan dan juga menyarankan langkah-langkah untuk meningkatkan keselamatan.

Beberapa menit setelah lepas landas, pilot pesawat sempat mengeluarkan sinyal darurat "Mayday. Akan tetapi tidak ada respons lebih lanjut dari pesawat setelah itu. 

Beberapa saat kemudian, pesawat pesawat jatuh di daerah permukiman yang terletak dekat bandara. 

Menteri Penerbangan India Ram Mohan Naidu Kinjarapu memerintahkan semua badan tanggap darurat dan penerbangan untuk mengambil tindakan cepat dan terkoordinasi. 

"Tim penyelamat telah dikerahkan, dan semua upaya dilakukan untuk memastikan bantuan medis dan dukungan tanggap darurat segera tiba di lokasi. Pikiran dan doa saya menyertai semua penumpang dan keluarga mereka," ucapnya, sebagaimana dilansir AFP dikutip dari kompas.com. (src, sr5)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat