Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
Dialog Lingkungan Hidup UAS dan Rocky Gerung: Ketika Iman, Ilmu dan Tindakan Bersatu Bumi Masih Punya Harapan
Kamis, 19 Juni 2025 - 20:16:12 WIB

SULUHRIAU, Kampar- Di tengah rimbunnya alam Kampar yang masih menyimpan napas hijau Sumatera, sebuah peristiwa penuh makna tersaji di Desa Tanjung Belit, Kamappr Kiri, Kamis (19/6/2025). 

Bukan sekadar seremoni peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ataupun Hari Bhayangkara ke-79. Tapi sebuah ruang dialog lintas pemikiran yang menyatukan iman dan akal demi kelestarian bumi.

Dalam balutan acara "Dialog Lingkungan Hidup", dalam rangka Bakti Religi dan Peduli Lingkungan yang digagas Polda Riau dua tokoh nasional tampil menyuguhkan sudut pandang kontras namun saling melengkapi Ustadz Abdul Somad (UAS) dan Rocky Gerung. 

Keduanya, dengan gaya khas masing-masing, membentangkan kesadaran baru tentang relasi manusia dengan alam dari ayat-ayat langit hingga logika bumi.

Rocky Gerung memulai dengan lontaran pemikiran tajam. "Subjek hukum lingkungan itu bukan cuma manusia," ujarnya. 

"Bahkan cacing, rumput, burung, dan semut berhak mempertahankan eksistensinya." Bagi filsuf ini, alam adalah teks yang harus dibaca ulang. 

Kerusakan ekologis, menurutnya, justru menjadi isyarat adanya pesan ilahi yang terabaikan. Ia menyitir Surat Ar-Rum sebagai refleksi teologis bahwa rusaknya bumi adalah akibat perbuatan tangan manusia.

Di sisi lain, Ustadz Abdul Somad membawa hadirin merenung dari perspektif spiritual. 

"Kalau kita percaya bahwa pohon-pohon itu bertasbih dan bersujud kepada Allah, kita akan segan untuk menebang mereka sembarangan," tegasnya. 

Ia mengingatkan bahwa alam bukan benda mati, tapi makhluk yang hidup dalam ibadahnya sendiri kepada Sang Pencipta.

Tak hanya berhenti pada wacana, forum ini juga menyoroti aksi konkret. Polda Riau mendapat apresiasi karena inisiatif penghijauan hutan, termasuk upaya pemulihan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo, serta implementasi kurikulum polisi peduli lingkungan. 

Gagasan “hijrah ekologis”, yakni transformasi dari sekadar penegakan hukum ke peran aktif menjaga keberlanjutan alam, menjadi poin penting yang digaungkan.

Dalam satu titik, ketika seorang filsuf berkata bahwa burung punya hak hidup, dan seorang ulama menegaskan bahwa pohon bertasbih maka benang merah pun tergambar jelas.

"Bumi bukan milik siapa pun, melainkan titipan untuk generasi masa depan"

Dialog ini menyisakan satu pesan kuat melindungi lingkungan adalah ibadah. Ia bukan pilihan, melainkan kewajiban moral, spiritual, dan intelektual. Ketika iman, ilmu dan tindakan bersatu, maka bumi masih punya harapan.

Acara ini juga turut dihadiri oleh Wakapolda Riau Brigjen Pol Jossy Kusumo, Gubernur Riau Abdul Wahid, jajaran Forkopimda Riau dan Kampar, serta masyarakat setempat yang memadati lokasi. Suasana hening, namun penuh keinsafan, menyelimuti setiap jeda diskusi. (hpk)





 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat