Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Religi
Tradisi Penggantian Kiswah Ka'bah Tiap 1 Muharram: Sejarah dan Makna
Jumat, 27 Juni 2025 - 16:27:02 WIB
Kolase upacara penggantian kiswah Ka'bah (X@AlharamainSA/TikTok)

SULUHRIAU- Tradisi penggantian kiswah Ka'bah dilakukan setiap 1 Muharam dalam kalender Hijriah yang bertepatan dengan peringatan Tahun Baru Islam. Namun, tahukah kamu, bagaimana sejarah dan makna di balik ritual sakral ini?

Kiswah atau kain penutup Ka'bah memiliki nilai spiritual tinggi bagi umat Islam di seluruh dunia. Penggantiannya tidak hanya sebagai bentuk simbolik, tapi juga mencerminkan penghormatan terhadap rumah suci umat Islam.

Apa Itu Kiswah Ka'bah?

Kiswah adalah kain penutup yang digunakan untuk menyelubungi bangunan Ka'bah. Secara bahasa, istilah kiswah berasal dari kata Arab كِسْوَةٌ (kiswah) yang berarti pakaian atau penutup. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kiswah diartikan sebagai "pakaian", yang berasal dari akar kata Arab كَسَا (kasā) yang berarti memakaikan atau menutupkan.

Kiswah Ka'bah terbuat dari kain berkualitas tinggi yang dihiasi bordir ayat-ayat suci Al-Qur'an dengan benang emas dan perak. Setiap tahunnya, kiswah yang lama diganti dengan yang baru dalam prosesi sakral pada 1 Muharam.

Sejarah Penggantian Kiswah Ka'bah
Tradisi penggantian kiswah sejatinya sudah berlangsung sejak masa sebelum Islam. Pada masa Rasulullah SAW, beliau pun mengganti kiswah dengan kain Yaman. Seiring waktu, khalifah dan raja-raja Islam meneruskan tradisi ini, termasuk pada era Kesultanan Utsmaniyah hingga kini di bawah Kerajaan Arab Saudi.

Dikutip dari laman resmi General Presidency for the Affairs of the Two Holy Mosques (gph.gov.sa) dilansir dari detik.com Jumat (27/6/2025), awalnya kiswah dikirim dari Mesir. 

Namun sejak 1927, Arab Saudi mulai memproduksi kiswah sendiri, dan sejak 1962 pembuatan kiswah dilakukan secara khusus oleh Kompleks Raja Abdul Aziz di Makkah.

Prosesi Sakral Tradisi Tiap 1 Muharam
Penggantian kiswah dilakukan secara resmi setiap 1 Muharam, atau awal tahun baru Islam. Prosesi ini dimulai usai salat Subuh dengan menggulung kain lama, lalu memasang kain baru secara bertahap di setiap sisi Ka'bah.

Melansir keterangan dari Saudi Press Agency (spa.gov.sa), kiswah baru terdiri dari empat sisi dan tirai pintu Ka'bah (Al-Kiswa). Proses penggantian ini dipimpin oleh tim teknisi ahli dari Kompleks Pembuatan Kiswah dan diawasi langsung oleh Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci.

Tradisi penggantian kiswah Ka'bah bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi bentuk penghormatan dan penyucian terhadap Ka'bah. Momentum ini sekaligus menjadi pengingat akan pergantian tahun baru Islam dan semangat pembaruan spiritual bagi umat Muslim di seluruh dunia. (sr5)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat