Senin, 17 Agustus 2026 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
 
 
☰ Pendidikan
Puncak Milad ke-17 UMRI Dihadiri Ketua PP Muhammadiyah, Menteri dan Tokoh Muslim Dunia
Sabtu, 28 Juni 2025 - 17:58:37 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru– Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Milad Ke-17, pada Sabtu (28/6/2025) di Kampus Utama Umri. 

Acara ini menjadi puncak rangkaian kegiatan Milad yang telah berlangsung sejak Mei lalu dengan mengangkat tema “Inovasi, Kolaborasi, dan Internasionalisasi.”

Sidang Senat Terbuka ini dihadiri oleh seluruh pimpinan universitas, anggota senat, civitas akademika Umri serta tamu undangan dari berbagai instansi, baik dalam maupun luar negeri. Hadir pula Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Mufti Perlis, Gubernur Riau, Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Kepala LLDIKTI Wilayah XVII, serta mitra-mitra strategis Umri di tingkat nasional dan internasional.

Dalam laporan tahunannya, Rektor Umri Dr Saidul Amin, MA, menegaskan bahwa usia 17 tahun merupakan simbol kedewasaan dan kesiapan Umri untuk tampil sejajar di tingkat nasional maupun global, dengan menjadikan inovasi, kolaborasi, dan internasionalisasi sebagai landasan gerak ke depan.

Menurutnya, usia 17 tahun bukan sekadar angka, melainkan tonggak kesiapan institusi untuk “Duduk sama rendah, tegak sama tinggi.” Dalam konteks ini, Umri tidak hanya dipahami sebagai Universitas Muhammadiyah Riau, tetapi juga dapat dimaknai sebagai Universitas Muhammadiyah Republik Indonesia. 

Artinya, Umri tidak ingin membatasi kiprahnya di ranah lokal semata, melainkan harus menembus batas nasional dan suatu saat harus mampu berperan di kancah global. Bagi Rektor, kampus bukan sekadar tempat bekerja, tetapi merupakan medan jihad untuk membangun peradaban yang berkemajuan.
L
Tema Milad ke-17, yakni Inovasi, Kolaborasi, dan Internasionalisasi, dipilih untuk merefleksikan perjalanan panjang Umri sekaligus menatap masa depan dengan semangat pembaruan dan optimisme. 

Dalam era perubahan yang cepat, Rektor menekankan pentingnya pengembangan kurikulum dan riset yang relevan dengan zaman. Pendidikan tinggi, menurutnya, tidak boleh terjebak dalam rutinitas lama, tetapi harus adaptif dan progresif.

“Kolaborasi dengan berbagai pihak sebagai kunci untuk mewujudkan visi besar Umri. Ia juga menyampaikan bahwa Umri sedang berupaya mewujudkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki iman yang kuat dan keterampilan yang unggul, sehingga menjadi pribadi yang berdampak di tengah masyarakat,” ujarnya.

Dengan semua capaian yng dirasakan saat ini, Rektor menutup laporannya dengan menyerukan semangat kolektif untuk terus bergerak maju. Umri, menurutnya, bukan sekadar institusi pendidikan, tetapi juga agen perubahan yang membawa nilai-nilai Islam berkemajuan ke dalam ruang akademik dan ruang publik.

Dalam momentum Milad ke-17 Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Dr Muhadjir Effendy, MAP., memberikan pesan penting tentang arah perjuangan dan peran strategis perguruan tinggi Muhammadiyah dalam membangun peradaban.

“Di usia ke-17 ini, Umri harus memahami dan mendalami garis-garis besar perjuangan yang telah dirintis oleh KH Ahmad Dahlan. Jangan mencari konfrontasi, tapi carilah peluang agar kita mampu bertahan dan menjadi bagian dari arus zaman,” ujar Prof Muhadjir.

Menurutnya, prinsip amar ma’ruf nahi munkar harus tetap menjadi pegangan dalam setiap langkah pengembangan institusi. Ia mengingatkan bahwa kehidupan tidak selalu berada dalam posisi naik; terkadang kita harus menghadapi pasang surut. Namun demikian, dalam dinamika tersebut, Allah memberikan kesempatan kepada siapa sajauntuk mencapai puncak peradaban.

“Karena itu, Umri harus mempersiapkan diri untuk menjadi bagian dari puncak peradaban tersebut. Walaupun berada di Riau, jangan merasa kecil. Kita memiliki peran penting,” lanjutnya.

Pesan tersebut menjadi peneguhan bahwa keberadaan Umri bukan hanya bagian dari sistem pendidikan, tetapi juga instrumen dakwah dan transformasi peradaban yang berakar pada nilai-nilai Islam berkemajuan.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof Brian Yuliarto, PhD, dalam orasinya pada Sidang Senat Terbuka Milad ke-17 Universitas Muhammadiyah Riau, menegaskan bahwa peran pendidikan tinggi sangat strategis dalam mencetak generasi unggul yang mampu mengawal visi besar Indonesia Emas 2045.

Beliau menggarisbawahi pentingnya pembentukan karakter sebagai fondasi kesuksesan generasi muda. Dalam paparannya, Mendiktisaintek RI ini menguraikan 12 Karakter Sukses yang harus menjadi bagian dari sistem pendidikan tinggi. 

Serta memberikan apresiasi kepada Umri atas konsistensinya dalam berperan aktif mencerdaskan anak bangsa dan berkontribusi nyata dalam pembangunan SDM di wilayah Riau dan sekitarnya. 

“Umri harus terus tumbuh sebagai kampus yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan masa depan Indonesia,” tutup Prof. Brian.

Dalam acara milad ini, Umri juga memberikan apresiasi berupa Reward Umroh kepada dosen Umri yang diberikan kepada Wiwik Norlita, AKep MKes., dan Misral, SE MM., selanjutnya tenaga kependidikan Umri yang diperoleh Rokhayati dan Reki Hervandi, S.Sos. 

Berikutnya, untuk cleaning service Umri diterima Mislan, serta media center UMRI diberikan kepada Khamidi Setyo Budi, dan mahasiswa Umri terbaik diperoleh Aliyah Nengsih mahasiswa Hubungan Masyarakat Fakultas Ilmu Komunikasi Umri. (kim)




 
Berita Lainnya :
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    02 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    03 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    04 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    05 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    06 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    07 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    08 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    09 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    10 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    11 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    12 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    13 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    14 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    15 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    16 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    17 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    18 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    19 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    20 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    21 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    22 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat