Operasi Patuh di Depan Kantor Camat Tuah Madani
Tertibkan Pengendara Gunakan ETLE Handheld, E-TILang dan ETLE Onbord, 65 Pengendara Ditilang
Jumat, 18 Juli 2025 - 14:51:54 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Melalui Operasi Patuh Lancang Kuning 2025, Subdit Gakkum Ditlantas Polda Riau bersama stakeholder terkait melakukan penegakan hukum kepada pengendara.
Hasilnya, dalam operas patuh yang digelar di Jalan Lintas Pekanbaru–Bangkinang, depan Kantor Camat Tuah Madani, Jumat (18/7/2025), sebanyak 65 pengedara ditilang.
Penertiban dan penindakan lalu lintas melalui operasi hari ini dilakukan secara elektronik, teknologi ETLE Handheld, E. Tilang dan ETLE Onbord.
Pelanggaran mulai dari tidak memiliki SIM dan STNK, tidak mengenakan helm, hingga pelanggaran muatan dan TNKB.
Kegiatan melibatkan 48 personel gabungan dari Ditlantas, BPTD Kemenhub, Dishub Pekanbaru, Bapenda Riau, Denpom I/3, Satlantas Polresta, Provost Polda Riau, dan PT Jasa Raharja.
Dari pantauan di lokasi, masih ditemukan sejumlah pelanggaran kasat mata seperti pengendara roda dua tanpa helm dan tanpa spion. Petugas juga melakukan edukasi langsung agar masyarakat lebih sadar terhadap keselamatan di jalan.
Kegiatan Operasi Patuh Lancang Kuning 2025 tersebut di pimpin langsung Kasatgas Gakkum Ops Patuh Lancang Kuning 2025 Kompol Fauzi, S.H., M.H
Ia menyatakan penindakan yang dilakukan bertujuan menciptakan efek jera namun tetap mengedepankan pendekatan humanis dengan tujuan mengurangi angka kecelakaan dan fatalitas, korban meninggal dunia akibat tidak tertibnya pengendara.
"Kami ingin menumbuhkan budaya tertib lalu lintas. Penindakan yang kita lakukan menggunakan ETLE Handheld, E. Tilang dan ETLE Onbord guna penegakan hukum menjadi lebih transparan dan akurat,” ujarnya.
Kabid Darat Dishub Pekanbaru, Khairunnas, menambahkan bahwa sinergi ini penting meningkatkan kepatuhan operator angkutan barang.
"Masih banyak kendaraan yang tidak laik jalan. Upaya bersama ini diharapkan mampu menekan pelanggaran,” ungkapnya.
Camat Tuah Madani, DR Nihasminsyah, mengapresiasi kegiatan ini. "Kami mendukung penuh langkah terpadu ini. Ketertiban lalu lintas adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat, S.I.K., M.H., menghimbau masyarakat untuk tidak hanya patuh karena razia, tapi menjadikan keselamatan di jalan sebagai bagian dari budaya.
"Mari jadikan disiplin berlalu lintas sebagai cermin kepedulian kita terhadap keselamatan diri dan orang lain,” tegasnya.
Operasi Patuh Lancang Kuning 2025 menjadi momentum untuk membangun kembali kesadaran kolektif akan pentingnya keselamatan berlalu lintas di Provinsi Riau. (rls)
Editor: Jandri
Komentar Anda :