Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Kesehatan
Pemko Pekanbaru Mulai Sweeping Anak Gizi Buruk untuk Tekan Angka Gizi Stunting
Kamis, 14 Agustus 2025 - 21:11:52 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bergerak cepat menekan angka stunting di wilayahnya. 

Melalui program “sweeping” atau penyisiran, Pemko Pekanbaru berupaya menjaring anak-anak dengan kondisi gizi kurang di setiap kelurahan.

Langkah ini diambil untuk memastikan setiap anak mendapatkan intervensi gizi yang memadai agar terhindar dari stunting.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, menegaskan komitmen Pemko Pekanbaru dalam program ini. "Kami tidak mau lagi ada anak-anak dengan gizi buruk di Pekanbaru," ujarnya, Kamis (14/8/2025).

Ia menambahkan bahwa tim di lapangan telah mulai bekerja untuk menyisir anak-anak yang teridentifikasi berisiko stunting. Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho.

Sebelumnya, Wali Kota Agung telah mencanangkan program sweeping anak-anak dengan gizi kurang, serupa dengan program yang pernah dilakukan untuk anak-anak putus sekolah.

"Kalau kemarin kita berburu anak-anak putus sekolah, sekarang kita akan berburu anak-anak gizi kurang," kata Agung Nugroho, Minggu (3/8).

Zulhelmi Arifin alias Ami, sapaan akrabnya, meminta doa dari seluruh masyarakat agar upaya menekan angka stunting ini berjalan dengan baik. Pemko Pekanbaru menargetkan untuk mencapai status zero stunting, sebuah target ambisius yang membutuhkan dukungan dari semua pihak.

Dalam pelaksanaannya, Pemkot Pekanbaru telah melakukan koordinasi dengan dinas terkait, seperti Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk-KB) serta Dinas Kesehatan. Sinergi ini memastikan program berjalan terstruktur dan tepat sasaran.

Nantinya, petugas di lapangan akan melibatkan kader Posyandu sebagai garda terdepan. Mereka bertugas untuk mengidentifikasi dan mendata anak-anak yang memiliki kondisi gizi kurang di lingkungan masing-masing.

Setelah terdata, anak-anak tersebut akan menerima bantuan makanan tambahan. Bantuan ini diberikan langsung oleh petugas ke rumah-rumah untuk memastikan asupan gizi sampai ke tangan anak yang membutuhkan.

"Akan diberikan makanan tambahan langsung oleh petugas ke rumahnya. Karena kalau diberikan sembako, takutnya digunakan ke yang lain-lain," pungkas Wali Kota Agung.

Langkah proaktif Pemkot Pekanbaru ini diharapkan dapat mempercepat penurunan angka stunting dan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan. 

Program ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mengatasi masalah gizi yang menjadi prioritas nasional. (mcr)




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat