Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Gaya Hidup
Komedian Mpok Alpa Meninggal Dunia, Ini Profilnya
Jumat, 15 Agustus 2025 - 13:28:57 WIB
Mpok Alpa, foto: Instagram

SULUHRIAU- Dunia hiburan Tanah Air berduka atas meninggalnya komedian Betawi, Mpok Alpa, pada Jumat, (15/8/2025) di usia 38 tahun. 

Sosok yang dikenal dengan celetukan khas dan pembawaan jenakanya ini berpulang setelah berjuang melawan kanker.

Kabar duka ini disampaikan langsung oleh pembawa acara Raffi Ahmad dan Irfan Hakim saat memandu program FYP pada Jumat pagi.

“Mohon doanya agar almarhumah Nina, Mpok Alpa, diterima di sisi Allah Subhanahu wa ta’ala dan keluarga yang ditinggalkan juga diberikan ketabahan,” kata Raffi Ahmad.

Raffi juga mengungkapkan bahwa Mpok Alpa sudah lama menderita kanker, namun memilih untuk tidak mempublikasikannya.

“Jadi memang sebenarnya Mpok Alpa sudah beberapa bulan itu sakit dan menjalani perawatan, tapi beliau nggak mau diketahui banyak orang perawatannya,” lanjutnya.
 
Profil dan Perjalanan Karier Mpok Alpa

Mpok Alpa, yang memiliki nama asli Nina Carolina, lahir pada 12 Maret 1987 dan besar di lingkungan Betawi Asli. Sebelum populer di televisi, ia lebih dulu menghibur masyarakat lewat panggung hajatan di kampung-kampung. Gaya bicaranya yang blak-blakan, logat Betawi kental, dan spontanitasnya membuatnya mudah dikenali.

Namanya melejit pada 2018 setelah video curhatannya yang ingin diajak ke minimarket viral di media sosial. Dari situ, ia kerap diundang tampil di acara televisi nasional dan menjadi bintang tetap di berbagai program hiburan.

Selain piawai melawak, Mpok Alpa juga menunjukkan bakat bermusiknya. Ia merilis beberapa singel, seperti Ke Emol (2018) dan Mati Rasa (2020). Di media sosial, ia aktif membagikan konten-konten lucu yang dekat dengan keseharian masyarakat.

Ciri khasnya adalah bahasa Betawi dengan intonasi unik, disertai ekspresi wajah kocak. Banyak yang menilai Mpok Alpa sebagai salah satu penerus tradisi komedi Betawi yang memadukan humor segar dan kritik sosial ringan.

Meski di panggung selalu terlihat ceria, Mpok Alpa dikenal memiliki kehidupan pribadi yang sederhana dan penuh rasa syukur. Ia sangat dekat dengan keluarga dan sering melibatkan mereka dalam aktivitasnya.
 
Kepergian yang Meninggalkan Duka

Kabar meninggalnya Mpok Alpa mengejutkan publik. Banyak rekan artis dan penggemar yang mengungkapkan belasungkawa melalui media sosial. Mpok Alpa meninggalkan seorang suami dan empat orang anak yang kini harus melanjutkan hidup tanpa kehadiran sang ibu.

Dengan berpulangnya Mpok Alpa, dunia komedi Indonesia kehilangan salah satu sosok yang mampu menghadirkan tawa tulus di hati masyarakat. Warisan humornya akan selalu dikenang dan menjadi bagian dari sejarah komedi Betawi. (***)

Sumber: Metrotv
Editor: Khairul




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat