Pasca Kebakaran, Ramli Anggota DPRD Kampar Tinjau Puskesmas Sawah dan Dorong Pemugaran
Jumat, 05 September 2025 - 09:31:14 WIB
SULUHRIAU, Kampar- Anggota DPRD Kabupaten Kampar dari Komisi II, Ramli meninjau dan silaturahmi ke UPT Puskesmas Sawah, Kampar Utara, Kamis (4/9/2025).
Kegiatan ini disambut oleh Kepala Puskesmas Sawah, Miseri, jajaran tenaga kesehatan Pustu, serta kader Posyandu desa se-Kecamatan Kampar Utara.
Sebelum pertemuan berlangsung di Aula Puskesmas, Ramli meninjau langsung kondisi bangunan Puskesmas Sawah yang beberapa hari lalu mengalami kebakaran akibat dugaan korsleting listrik.
Sejumlah ruangan pelayanan terlihat rusak dan membutuhkan penanganan serius dari pemerintah.
“Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan bagian dari fungsi pengawasan DPRD. Kami ingin memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan maksimal meskipun baru saja ditimpa musibah,” tegas Ramli.
Sebagai Anggota DPRD Kampar Komisi II yang membidangi kesehatan, Ramli menegaskan pihaknya memiliki tanggung jawab untuk memastikan aspirasi masyarakat di sektor kesehatan tersampaikan dan diperjuangkan.
Ia juga menyampaikan salam dari Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar dan Gubernur Riau H. Abdul Wahid, yang berharap tenaga kesehatan tetap semangat dalam mengabdi kepada masyarakat.
Aspirasi Tenaga Kesehatan
Melalui dialog interaktif, berbagai aspirasi dan keluhan muncul dari tenaga kesehatan maupun kader Posyandu, di antaranya:
Dalam kesempatan itu, Harmi Haslinda staf Puskesmas Sawah menyamapaikan acapaian imunisasi baru 40% karena masih ada warga enggan divaksin, perlu edukasi dari desa/PKK.
Sementara Yatmanizar dari Puskesmas pembantu (pustu).Sungai Tonang menyampaikan soal ketersediaan obat bagi pasien setelah pemeriksaan lapangan.
Defrianis dari Pustu Muara Jalai meminta tambahan tenaga kesehatan, anggaran operasional, komputer, dan jaringan internet.
Dari pihak Pustu Sungai Jalau, disampaikan Susanti meminta perbaikan gedung, paving block dan pagar Pustu.
Bidang Eti dari Pustu Kampung Panjang menegatakan sangat membutuhkan alat kesehatan dasar, obat-obatan, serta biaya operasional
Sedangkan H. Edi yang juga dari Pustu Kampung Panjang, menyampaikan anggaran rutin dan pembangunan sumur air.
Kondisi Mendesak Puskesmas Sawah
Dalam pertemuan itu juga, Kepala Puskesmas Kampar Utara, Mismeri, mengungkapkan, kondisi Puskesmas Sawah kini sangat mendesak untuk diperhatikan. Selain kerusakan akibat kebakaran, bangunan yang berdiri sejak 2008 itu belum pernah mendapat peremajaan.
Ruang IGD dinilai tidak layak untuk menampung pasien, tenaga medis kekurangan ruang tunggu, dan ketiadaan pagar membuat hewan liar seperti monyet, ular, dan babi kerap masuk ke area Puskesmas sehingga membahayakan petugas maupun pasien.
“Kami sangat berharap pemerintah Kabupaten, Provinsi, hingga Pusat memberi perhatian serius untuk pembangunan kembali Puskesmas Sawah agar layak digunakan. Saat ini, hanya Puskesmas Sawah dan Puskesmas Pantai Cermin yang kondisinya belum bagus dibanding Puskesmas lain di Kampar,” ujar Miseri.
Akan Ditindaklanjuti
Menyikapi masukan dari pihak puskesmas ini, Ramli menegaskan komitmen DPRD Kampar untuk memperjuangkan aspirasi tenaga kesehatan serta mendorong perhatian serius pemerintah terhadap kondisi Puskesmas Sawah.
Dengan sinergi semua pihak, pelayanan kesehatan di Kampar Utara diharapkan dapat terus meningkat meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan. (rls, src)
Komentar Anda :