Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Internasional
Momen Prabowo Hentakkan Mimbar saat Pidato di Sidang PBB, Ini yang Disampaikan
Rabu, 24 September 2025 - 10:31:13 WIB
Foto REUTERS/Jeenah Moon

SULUHRIAU- Presiden Prabowo Subianto beberapa kali 'menggebrak' mimbar saat menyampaikan pidato dengan gesture yang cukup keras di Sidang Umum PBB di New York Amerika Serikat, pada Selasa (23/9/2025).


Momen Prabowo menghentakkan meja terlihat saat dia berbicara soal RI ketika berada di bawah penjajahan, kondisi kelaparan di Indonesia, sampai penyelesaian konflik dengan solusi dua negara di Palestina.


Pada menit-menit pertama pidatonya, Prabowo menghentakkan mimbar pidato saat berbicara soal rakyat Indonesia yang selama berabad-abad berada di bawah penindasan dan perbudakan penjajah. Presiden bahkan menyebut rakyat Indonesia pernah diperlakukan lebih rendah dari anjing di tanah air sendiri.


"Negara saya tahu rasa sakit ini. Selama berabad-abad, rakyat Indonesia hidup di bawah dominasi kolonial, penindasan, dan perbudakan. Kami diperlakukan lebih rendah dari anjing di tanah air kami sendiri," kata Prabowo.


"Kami, rakyat Indonesia, tahu apa artinya ditolak keadilan dan apa artinya hidup dalam apartheid, hidup dalam kemiskinan, dan ditolak kesempatan yang sama," lanjutnya.


Prabowo kembali menghentakkan mimbar saat menceritakan perjuangan Indonesia meraih kemerdekaan. Dia mengatakan di saat itu lah, Perserikatan Bangsa-Bangsa berdiri bersama RI dan memberikan bantuan.


"Dalam perjuangan kami untuk kemerdekaan, dalam perjuangan kami untuk mengatasi kelaparan, penyakit, dan kemiskinan, Perserikatan Bangsa-Bangsa berdiri bersama Indonesia dan memberi kami bantuan penting," kata Prabowo.


Presiden juga memamerkan Indonesia sebagai salah satu negara yang menyumbangkan Pasukan Penjaga Perdamaian terbanyak di dunia. Dengan tegas Prabowo mengatakan RI siap mengerahkan pasukan perdamaian ke sejumlah negara konflik.


"Kami percaya pada Perserikatan Bangsa-Bangsa, kami akan terus melayani di mana perdamaian membutuhkan penjaga. Tidak hanya dengan kata-kata, tetapi dengan pasukan di lapangan," bebernya.


Prabowo lalu menghentakkan mimbar pidato saat menegaskan Indonesia saat ini tengah berjuang untuk mengangkat semua warga negara dari kemiskinan.


"Tujuan kami jelas: Untuk mengangkat semua warga negara kami dari  kemiskinan dan menjadikan Indonesia pusat solusi untuk ketahanan pangan, energi, dan air," kata dia.


Pidato berapi-api Prabowo juga terlihat saat ia mengapresiasi banyak negara yang berpihak pada sejarah dan mulai mengakui negara Palestina.


"Kami sangat gembira dengan peristiwa beberapa hari terakhir, di mana negara-negara terkemuka yang signifikan di dunia telah memilih untuk memihak sejarah-jalan moral yang tinggi, jalan kejujuran, jalan keadilan, kemanusiaan, dan untuk menghindari kebencian, untuk mengatasi kecurigaan, dan untuk menghindari penggunaan kekerasan," ungkapnya.


Prabowo juga menghentakkan mimbar saat menegaskan bahwa dengan kekuatan yang kuat, semua akan bersatu mengatasi penindasan dan ketidakadilan yang terjadi di dunia.


Di akhir pidatonya, Prabowo sambil menghentakkan mimbar, menegaskan kembali soal Solusi Dua Negara.


"Kita harus memiliki Palestina yang merdeka, tetapi kita juga harus mengakui dan menjamin keselamatan dan keamanan Israel. Hanya dengan begitu kita dapat memiliki perdamaian sejati: perdamaian tanpa kebencian, perdamaian tanpa kecurigaan," tegasnya.


Pada penghujung pidato berdurasi lebih dari 15 menit itu, Prabowo kembali "menggebrak" ruangan sidang dengan mengajak semua agama hidup dalam rekonsiliasi, perdamaian, dan harmoni.


"Orang Arab, Yahudi, Muslim, Kristen, Hindu, Budha, semua agama. Kita harus hidup sebagai satu keluarga manusia. Indonesia berkomitmen untuk menjadi bagian dari mewujudkan visi ini menjadi kenyataan. Apakah ini mimpi? Mungkin. Tapi ini adalah mimpi indah yang harus kita kerjakan bersama-sama. Mari kita lanjutkan perjalanan harapan umat manusia, sebuah perjalanan yang dimulai oleh nenek moyang kita, sebuah perjalanan yang harus kita selesaikan," tutupnya.(***)


Sumber: CNNIndonesia.com
Editor: Khairul


 




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat