Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Metropolis
Datang ke Kantor DPRD, Ketua RW 15 Tangteng Sampaikan Usulan Hapus Jabatan RW
Rabu, 01 Oktober 2025 - 21:10:07 WIB
Saat Ketua RW 15 Tangkerang Tengah datang ke kantor dewan untuk menyampaikan aspirasi meniadakan jawaban ketua RW, Rabu (1/10/2025).

SULUHRIAU, Pekanbaru- Ada hal menarik, Ketua RW 15, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, H Zakaria SE mendatangi kantor DPRD Pekanbaru, Rabu (1/10/2025) sekira pukul 11.00 Wib.


Ia datang seorang diri untuk menjumpai anggota DPRD dengan maksud menyampaikan aspirasinya yang sudah sejak lama ia kemukakan, yakni agar ada kebijakan Pemko Pekanbaru menghapus jabatan Ketua RW.


Ia menjumpai resepsionis yang duduk di lobi lantai 2 gedung DPRD Pekanbaru Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru. 


Saat ditanya pegawai duduk di tempat informasi itu, Zakaria menyampaikan ingin bertemu dengan anggota DPRD, apakah dari fraksi atau komisi.


Namun, saat itu nyaris tidak ada anggota dewan di kantor. Informasi dihimpun di kantor DPRD melalui informasi pegawai DPRD, anggota dewan dinas luar atau keluar kota usai pengesahan APBD P Pemko Pekanbaru 2025.


"Anggota dewan lagi tak ada pak, mereka kebetulan keluar kota hari  ini," ujar Agus salah seorang pegawai saat itu.


Namun, tak lama berselang muncul Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Tengku Aswendi Fajri. Zakaria pun berdialog singkat menyampaikan maksudnya. 


Kepada politisi Partai Demokrat itu, Zakaria mengatakan, dirinya mengusulkan sebaiknya ke depan ketua RW ditiadakan. Ia bahkan menyampaikan di depan anggota dewan tersebut, dirinya sudah menjabat 31 tahun menjadi Ketua RW.


"Saya Ketua RW 15 Tangkerang Tengah, saya mengusulkan ketua RW ditiadakan saja, bagus dana insentif RW untuk infrastruktur," ujar Zakaria.


Tengku Azwendi sempat kaget mendengar ucapan Zakaria menyebut dirinya sudah 31 tahun menjabat ketua RW. "Bukannya Ketua RW dua periode, lama ya," kata Tengku Azwendi menyikapinya.


Namun, dialog itu tidak ada kesudahan, karena Tengku Azwendi buru-buru mau cepat, ia mengatakan, ada jadwal pertemuan dengan Inspektorat.Tengku Azwendi pun berlalu meninggalkan Zakaria.


Sementara itu, salah seorang anggota DPRD Syafri Syarif dihubungi media meminta terkait adanya aspirasi Ketua RW tersebut mengatakan, ia sedang dinas luar kota. 


Namun ia menyarankan, agar dibuat surat secara resmi sehingga nanti bisa ditindaklanjuti oleh pihak DPRD apakah misalnya melalui komisi.


"Masukkan surat ke dewan, nanti bisa diagendakan untuk pembahasan, " sarannya.


Kepada Media Ketua RW 15 Zakaria menegaskan, kedatangannya ke kantor DPRD dengan tujuan menyampaikan usulan RW ditiadakan, untuk dapat didengar anggota DPRD atau komisi I Bidang Pemerintahan.


Namun sayangnya, aspirasinya belum dapat ditindaklanjuti, karena anggota belum dapat dijumpai. Ia merencanakan akan kembali datang dan akan memasukkan surat terlebih dahulu ke dewan. "Lain waktu saya akan datang lagi, hari ini anggota tidak masuk kantor," kata Zakaria yang juga mantan pejabat Pemko ini menyayangkan.


Zakaria menambahkan,  usulan ini bukan tanpa alasan,  salah satu tujuan mempersingkat
birokrasi pemerintahan dan menghemat anggaran Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Sebab,  anggaran yang dikeluarkan Pemko Pekabaru cukup banyak untuk membayar insenti Ketua RW tersebut. 


Selain itu,  melalui birokrasi Rukun Tetangga (RT), maka pelayanan masyarakat akan lebih cepat sampai ke tingkat kelurahan.


“Pada dasarnya,  RW itu tidak memiliki wilayah. Dimana, RW ditunjuk hanya sebagai koordinator kelurahan. Sementara di kantor lurah sendiri ada jabatan kasi-kasi yang bertugas sebagai koordinator RT/RW. Jadi lebih baik diberdayakan kasi-kasi tersebut. Oleh sebab itu,  proses dan pelayanan birokrasi tentu semakin cepat dan tepat," ujar Zakaria.


Seperti kerap disampaikan Zakaria, insentif Ketua RW saat ini Rp750.000 per bulan. Saat ini jumlah Ketua RW katanya sebanyak 763 orang. Jika dikalkulasi dana insentif Ketua RW mencapai sekitar Rp6,8 miliar per tahun. 


"Dana ini bisa digunakan untuk penanganan banjir atau perbaikan jalan berlobang dan bahkan bisa untuk  meningkatkan insentif RT, ataupun untuk program menyituh masyarakat," kata Zakaria.


Apa lagi seperti dalam kondisi saat ini, efisiensi anggaran, menurut Zakaria yang juga Ketua Yayasan yang menaungi TK IT, SD IT dan SMP IT Aziziyyah di Jalan Cipta Karya ini,  dana yang dijadikan insentif itu sangat besar artinya untuk menopang pembangunan.


Secara pribadi katanya, selama ini dirinya tidak mengambil insentif itu. Insenstif dikelola oleh Bendahara RW, dana itu dialokasikan untuk kegiatan masyarakat. 


"Saya selama ini nggak ambil insentif, dana itu ditangani Bendahara RW dan dana dipertanggungjawabkan setiap bulan atau sekali tiga bulan dan kemana saja dana itu digunakan," ujar mantan Pejabat Pemko Pekanbaru ini.


RW 15 yang membawahi tiga RT yang wilayahnya cukup luas, juga tidak banyak yang bisa dibantu pemerintah. Namun, sejauh ini soal urusan masyarakat di wilayahnya diklaim Zakaria tidak ada masalah, walaupun dia mengakui ada kelemahan. 


Sementara itu, salah seorang warga dari RW 15 RT 03, Imanagngkat mengatakan, kalau saat ini, secara pribadi melihat kepemimpinan Ketua RW 015 katanya, ia mengaku Ketua RW Zakaria masih dibutuhkan. "Saya tidak tahu kalau di RW lain, tapi saya selaku warga tidak masalah dengan pak Zakaria," katanya.


Sedangkan, salah seorang Ketua RT 03 di wilayah RW 15, Edi Tanjung mengatakan, sepakat usulan Ketua RW 015 ke depan Ketua RW ditiadakan dari sudut pandang birokrasi. 


Sebab, ia sendiri juga mendengar ada keluhan soal perpanjangan birokrasi ini. Faktanya sekarang, setelah berurusan ke Ketua RT harus selanjutnya ke Ketua RW. 


"Jadi cara berpikirnya (pak Zakaria) itu saya setuju. Bukan kindisi sekarangnya, karena Ketua RW itu sudah sistem pemerintahan," katanya.


Tentunya, jika ada regulasi menghilangkan jabatan Ketua RW ini menurutnya tidak ada  masalah. "Kalau sekarangkan aturannya ada jabatan Ketua RW, tentu perlu regulasi lagi," tutupnya. (sr5)


 




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat