SULUHRIAU, Pekanbaru- Walikota Pekanbaru Agung Nugroho membuka MTQ ke V Kecamatan Tuah Madani, di Mesjid Paripurna Darul Aman, Marsan Sejahtera, Kamis (2/10/2025) pagi.
Hadir dalam kesempatan itu Wakil Walikota Makarius Anwar, Camat Tuah Madani Nurhasminsyah, Lurah Sodomulyo Barat, anggota DPRD Pekanbaru Abu Bakar, Kapolsek dan lainnya.
Dalam sambutannya, Wako menyampaikan terkait program Pekanbaru Cinta Alquran, hal ini senafas dengan siar MTQ yang dilaksanakan.
Ia mendorong agar cinta alquran termasuk pendidikan berkualitas terwujud di Pekanbaru.
Wako Agung berharap nantinya peserta bisa menjadi Qari dan Qariah yang mewakili Kota Pekanbaru pada ajang MTQ Tingkat Provinsi Riau.
Ia mendorong para peserta bisa meningkatkan kemampuannya agar bisa mengharumkan nama Kota Pekanbaru dalam ajang MTQ mendatang.
Program Pekanbaru Cinta Al-Quran kata Agung sudah dimulai. "Kami sudah mulai program ini sejak Ramadhan. Kini seluruh sekolah diwajibkan mengadakan tiga hari pembelajaran tafsir Al-Qur’an setiap minggu di pagi hari," ujarnya.
Tak hanya bidang keagamaan tambah Agung, Pemko juga buat program pendidikan. Pemko Pekanbaru telah menyiapkan beasiswa khusus bagi guru PAUD.
"Nanti ke depannya tidak boleh ada lagi guru PAUD yang hanya tamatan SMA. Semua harus bertitel S1, dan untuk itu kami sudah siapkan program percepatan beasiswa bagi 100 guru PAUD selama dua tahun," ungkapnya.
Selain guru, pemerintah kota juga membuka peluang beasiswa bagi anak kurang mampu, penyandang disabilitas, hingga mahasiswa yang melanjutkan studi ke luar negeri.
"Kami siapkan pembiayaan keberangkatan, kursus persiapan, bahkan untuk anak-anak yang kuliah ke Mesir dan Bandung," ujar Agung.
Yang terbaru katanya, Pemko juga telah mengembalikan ribuan anak putus sekolah ke bangku pendidikan.
"Saat ini sebanyak 1.778 siswa sudah kembali bersekolah. Kami akan terus menelusuri agar semua anak Pekanbaru bisa mendapatkan pendidikan yang layak," pungkasnya.
Sementara itu, sebelumnya Ketua Mesjid Darul Aman Ustadz Ahmad Hamidi menyampaikan beberapa program Mesjid Darul Aman,
dimana, kegiatan di masjid ini idak hanya sebatas pengajian rutin.
"Kami memiliki program pembinaan remaja, ibu-ibu, hingga pendidikan dini. Setiap Ahad pagi ada pembinaan MTs, lalu didikan subuh.dan lomba Islami untuk anak-anak sampai dewasa," ujarnya.
Ia juga menyampaikan rencana renovasi fasilitas masjid ini, misalnya untuk sarana toilet dan tempat wuduk.
"Kami berharap Bapak Walikota berkenan meletakkan batu pertama untuk pembangunan tempat wudhu dan toilet baru bagi jamaah laki-laki," katanya.
Saat pembukaan MTQ dihadiri ratusan warga sekitar dan jamaah hadir meramaikan kegiatan ini. MTQ hanya berlangsung satu hari, diikuti puluha peserta dengan sejumlah cabang MTQ yang diperlombakan. MTQ ditutup malam hari yang sama. (src)
Komentar Anda :