Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Pendidikan
Disambut Antusias di Umri, Anies Baswedan: Pengajar yang Enggan Perbarui Ilmu Bisa Tergantikan oleh Teknologi
Jumat, 07 November 2025 - 16:45:50 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Udara pagi di Kampus Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Jumat (7/11/2025), terasa lebih semarak dari biasanya. 


Ribuan mahasiswa, dosen serta masyarakat umum memadati halaman utama kampus untuk menyambut kedatangan tokoh nasional, Anies Rasyid Baswedan. 


Kehadirannya bukan sekadar untuk memberi ceramah, melainkan untuk menyalakan semangat perubahan melalui Dialog Kebangsaan yang dirangkaikan dengan Launching Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Umri Tahun Akademik 2026/2027.


Sorak tepuk tangan mengiringi langkah mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menuju panggung utama. Dengan gaya khasnya yang tenang namun berwibawa, Anies membuka pidatonya dengan tema besar tentang "makna menjadi pembelajar sejati di era disrupsi digital".


“Di masa ini, dosen tidak hanya bersaing dengan sesama dosen, tetapi juga dengan laju pengetahuan yang bergerak begitu cepat,” ujarnya tegas.


Anies mengingatkan bahwa pengajar yang enggan memperbarui ilmunya akan tertinggal, bahkan bisa tergantikan oleh teknologi. Namun, ia menekankan bahwa teknologi bukanlah ancaman utama, melainkan keengganan manusia untuk terus belajar.


“Dosen yang datang dengan inspirasi dan gagasan segar tidak akan pernah bisa digantikan oleh mesin apa pun,” tambahnya, disambut anggukan dan tepuk tangan para hadirin.


Dalam kesempatan tersebut, Anies juga menyoroti peran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang kini mulai merambah dunia pendidikan dan riset. 


Menurutnya, sebagian pendidik masih ragu memanfaatkan teknologi ini karena takut kehilangan kendali, padahal AI seharusnya menjadi mitra dalam proses belajar.


“Gunakan AI sebagai asisten pribadi, bukan sebagai majikan. Biarkan teknologi bekerja untuk kita, bukan sebaliknya,” pesan mantan Rektor Universitas Paramadina itu.


Ia kemudian melukiskan kondisi pendidikan saat ini dengan kalimat yang menggugah, “Ruang belajarnya masih seperti abad ke-19, pengajarnya abad ke-20, sementara muridnya produk abad ke-21.”


Menurut Anies, kondisi tersebut menjadi tantangan bagi para pendidik untuk kembali belajar dan menyesuaikan diri dengan pola pikir generasi digital yang serba cepat dan kreatif.


Sesi tersebut tidak hanya memantik refleksi bagi para dosen, tetapi juga menggugah semangat mahasiswa yang hadir. Kepada generasi muda, Anies berpesan agar tidak menyia-nyiakan masa kuliah yang seharusnya menjadi fase pertumbuhan dan eksplorasi diri.


“Gunakan masa ini untuk tumbuh. Ikut organisasi, riset, lomba, atau kegiatan sosial. Waktu luang itu bukan hadiah, tapi jebakan,” ucapnya yang langsung disambut tawa dan tepuk tangan meriah.


Lebih lanjut, Anies menekankan pentingnya keseimbangan antara prestasi akademik dan kemampuan sosial. Menurutnya, nilai akademik yang tinggi memang penting, tetapi karakter dan kepemimpinanlah yang akan menentukan keberhasilan seseorang di dunia kerja dan kehidupan nyata.


“Nilai bagus akan membawa Anda ke ruang wawancara, tapi kepemimpinanlah yang membuat Anda diterima,” tutupnya diiringi riuh tepuk tangan ribuan peserta.


Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Riau Dr Saidul Amin, MA., dalam sambutannya menegaskan komitmen Umri untuk menjadi universitas berstandar internasional dengan semangat perubahan mindset yang berkelanjutan.


“Standar kita harus internasional. Kita ingin menjadi universitas terbaik di Asia Tenggara. Namun untuk meraih itu, kita harus berani mengubah cara berpikir, dan mengubah mindset bukanlah hal yang mudah,” ungkapnya.


Dalam kesempatan yang sama, Rektor juga menyinggung hubungan historis dan genealogis antara keluarga besar Anies Baswedan dan Muhammadiyah, yang telah terjalin erat sejak lama.


“Kedekatan keluarga Pak Anies dengan Muhammadiyah ibarat aur dengan tebing, bagai pasir dan tepian yang tidak bisa dipisahkan,” ujarnya menutup sambutan.


Bagi banyak mahasiswa, pagi itu bukan sekadar menghadiri acara kampus, tetapi menjadi momen untuk menyerap energi, inspirasi, dan pesan moral dari seorang tokoh pendidikan nasional: bahwa belajar tidak pernah berhenti, dan perubahan hanya milik mereka yang terus bergerak. (kim)


 




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat