Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Pemprov Riau
Alami Kenaikan, Realisasi Investasi Riau Triwulan III Tembus Rp 21,9 Triliun
Selasa, 21 Oktober 2025 - 16:24:36 WIB
Gubri Abdul wahid dalam acara investasi forum

SULUHRIAU, Pekanbaru- Ivestasi di Provinsi Riau terus menunjukkan tren positif. Laporan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Riau mencatat realisasi investasi triwulan III tahun 2025 (periode Juli–September) mencapai Rp21,59 triliun atau meningkat 26,03 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebesar Rp17,13 triliun.


Peningkatan juga tercatat signifikan secara triwulanan, yakni naik 70,38 persen (quarter to quarter/qoq) dari triwulan II tahun 2025 yang tercatat Rp 12,67 triliun. Capaian ini turut menyerap tenaga kerja Indonesia sebanyak 14.103 orang.


Gubernur Riau (Gubri), Abdul Wahid mengatakan capaian tersebut menunjukkan iklim investasi di Riau semakin kondusif berkat kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat.


“Pertumbuhan investasi ini menjadi bukti bahwa kepercayaan investor terhadap Riau terus meningkat. Pemerintah Provinsi berkomitmen menjaga momentum ini melalui kemudahan perizinan, percepatan layanan, serta mendorong hilirisasi industri dan ekonomi hijau,” Gubri di Pekanbaru, Selasa (21/10/2025).


Secara nasional, realisasi investasi Riau sebesar Rp 21,59 triliun menempatkan provinsi ini di peringkat ke-8 nasional. Rinciannya, investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp 16,34 triliun, sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar US$ 326,6 juta atau setara Rp 5,23 triliun (kurs Rp 16.000 per dolar AS), menempati peringkat ke-12 nasional.


Berdasarkan lokasi, lima daerah dengan kontribusi investasi terbesar di Riau antara lain Kota Dumai sebesar Rp 3,9 triliun (18,33 persen), Kabupaten Siak Rp 3,3 triliun (15,44 persen), Kabupaten Pelalawan Rp 2,9 triliun (13,70 persen), Kabupaten Indragiri Hilir Rp 2,9 triliun (13,46 persen), dan Kabupaten Rokan Hilir Rp 2,5 triliun (12,01 persen).


Sementara itu, lima besar negara asal penanaman modal asing di Riau pada triwulan III 2025 adalah Malaysia sebesar US$ 143,6 juta (Rp 2,29 triliun atau 43,99 persen), Singapura sebesar US$ 102,6 juta (Rp 1,64 triliun atau 31,43 persen).


Lalu, Hongkong RRT sebesar US$ 49,18 juta (Rp 0,79 triliun atau 15,06 persen), Seychelles sebesar US$ 12,29 juta (Rp 0,2 triliun atau 3,76 persen), dan Bermuda sebesar US$ 8,54 juta (Rp 0,14 triliun atau 2,6 persen).


Adapun lima sektor usaha dengan kontribusi terbesar terhadap realisasi investasi Riau triwulan III tahun 2025 meliputi sektor kehutanan sebesar Rp 6,01 triliun (27,86 persen), transportasi, gudang, dan telekomunikasi sebesar Rp 4,6 triliun (21,37 persen).


Kemudian, industri makanan sebesar Rp 3,86 triliun (17,89 persen), tanaman pangan, perkebunan, dan peternakan sebesar Rp 2,39 triliun (11,07 persen), serta industri kimia dan farmasi sebesar Rp 1,45 triliun (6,73 persen). Kelima sektor ini secara akumulatif menyumbang 84,9 persen dari total realisasi investasi triwulan III tahun 2025.


Pemerintah Provinsi Riau juga terus mendorong pengembangan industri hilir untuk meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah. Hingga September 2025, realisasi investasi di bidang hilirisasi mencapai Rp 10,95 triliun atau 19,59 persen dari total investasi sepanjang tahun berjalan.


“Langkah ini penting agar Riau tidak hanya menjadi produsen bahan mentah, tetapi juga pusat pengolahan dan nilai tambah, sehingga mendorong ekonomi daerah yang berkelanjutan,” kata Abdul Wahid.


Secara kumulatif, realisasi investasi PMA dan PMDN di Provinsi Riau pada periode Januari–September 2025 mencapai Rp 55,89 triliun. Capaian ini menempatkan Riau di peringkat ke-9 nasional dan peringkat pertama di Pulau Sumatera.


Untuk PMDN, Riau mencatat Rp 43,9 triliun (peringkat 6 nasional, peringkat 1 Sumatera). Sementara, PMA sebesar US$ 749,8 juta atau Rp 11,99 triliun (peringkat 15 nasional, peringkat 3 Sumatera).


Pemerintah Provinsi Riau menargetkan beberapa proyek strategis akan turut mendorong realisasi investasi hingga akhir tahun 2025, antara lain pembangunan Tol Lingkar Pekanbaru Ruas Rengat–Pekanbaru, pengembangan Kawasan Industri Buruk Bakul, serta pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 2 gigawatt di Pulau Rangsang.


Gubri menegaskan, seluruh pemangku kepentingan diharapkan terus meningkatkan kapasitas dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan publik kepada investor.


“Dengan pelayanan yang cepat dan transparan, kami yakin investasi di Riau akan terus tumbuh, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Adv)


 




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat