Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Pemprov Riau
Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok, Pemprov Riau Gelar Operasi Pasar Murah
Kamis, 09 Oktober 2025 - 16:21:22 WIB
Gubri Abdul Wahid Saat meninjau Pasar Murah Kota di Pekanbaru Kamis (09/10/2025)

SULUHRIAU, Pekanbaru- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berusaha menjaga stabilitas harga terutama bahan pokok.


Dalam upaya ini bersama sejumlah instansi terkait melakukan menggelar operasi pasar dan gerakan pangan murah di sejumlah daerah di Riau di lokasi strategis. 


Operasi Pasar murah ini antara lain dilaksanakan di lima titik yang tersebar di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar pada Kamis Kamis (9/10/2025). 


Ini juga sebagai wujud komitmen Gubernur Riau Abdul Wahid bersama tim Pengendalian Inflasi Daerah untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi akibat kenaikan harga cabai merah dan bahan pokok lainya. 


Mungkin gambar teks yang menyatakan 'DAIKIN Gii 0'


Dalam pasar murah itu, Pemprov Riau menyediakan 1,1 ton cabai merah secara keseluruhan, dengan harga jual Rp 65.000 per kg. Sebanyak 800 kg cabai merah dibagikan ke empat titik pasar murah di Pekanbaru, sedangkan 300 kg cabai merah lainnya tersedia di Kampar. 


Sebaran pasar murah di Pekanbaru berlokasi di halaman Diniyah Putri Kecamatan Sukajadi, lapangan bola Kecamatan Marpoyan Damai, halaman Masjid Istiqomah Kecamatan Rumbai, dan halaman Kantor Industri Pangan Olahan dan Kemasan Kecamatan Tenayan Raya. Sementara itu, lokasi pasar murah di Kabupaten Kampar terletak di Pasar Inpres Bangkinang. 


Keterangan foto tidak tersedia.


Abdul Wahid menegaskan bahwa operasi pasar murah menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok di tengah fluktuasi pasokan. 


“Operasi pasar ini adalah salah satu langkah untuk menstabilitaskan harga pasar kami,” ujarnya Kamis. 


Pernyataan tersebut disampaikan Abdul Wahid saat meninjau operasi pasar murah di Jalan KH Ahmad Dahlan, Pekanbaru


Menurutnya, inflasi merupakan hal yang tidak bisa dihindari dalam pertumbuhan ekonomi. Namun, yang terpenting adalah bagaimana inflasi itu tetap berada pada level yang wajar dan terkendali. 


“Dalam setiap pertumbuhan kalau tidak ada inflasi, juga tidak baik. Tapi, kami mau inflasi ini terkendali dalam batas ambang yang wajar. Karena kalau tidak inflasi, pasti tidak ada pertumbuhan,” jelas Abdul Wahid. 


Keterangan foto tidak tersedia.


Ia mengungkapkan, kelangkaan cabai merah tidak hanya terjadi di Riau, tetapi hampir seluruh wilayah di Sumatera.  Abdul Wahid menilai, faktor tersebut menjadi penyebab kenaikan angka inflasi sepanjang September. 


“Inflasi itu suatu keniscayaan tetapi dalam posisi terkendali. Karena memang setelah saya cek, semua daerah di Sumatera mengalami kelangkaan cabai merah,” ungkapnya. 


Mungkin gambar teks yang menyatakan 'OperasiPasarMuah (. 0? Beanseua Pasar Murah PE 9437755 Tim Pengendalian Inflasi asi Daerah ProvinsiRian Riau'


Sebagai langkah inovatif, Abdul Wahid mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk lingkup pendidikan, untuk berpartisipasi dalam program gerakan menanam cabai. 


Menurutnya, inisiatif itu akan membantu ketersediaan pangan sekaligus membentuk budaya mandiri di tengah masyarakat. 


“Oleh karena itu, bagaimana saya juga membawa semua komponen bekerja sama, termasuk sekolah. Maka, saya gerakkan bagaimana menanam cabai di sekolah-sekolah dan kami membagikan bibit cabai,” kata Abdul Wahid. 


Mungkin gambar teks


Berdasarkan pantauan di lapangan, operasi pasar murah yang digelar Pemprov Riau disambut hangat oleh masyarakat dan ramai dikunjungi warga setempat. 


Salah satu warga Jalan Punai Pekanbaru, Erna (39) mengaku antusias saat menerima pesan WhatsApp mengenai hadirnya operasi pasar murah di daerahnya. 


"Harga cabai di sini sangat murah dibandingkan di pasar. Di pasar saya beli Rp 100.000 per kg. Alhamdulillah di sini Rp 65.000. Hal ini sangat membantu, kebetulan saya juga punya rumah makan ampera," ujarnya. 


Mungkin gambar rumah sakit dan teks


Erna merasa terbantu dan mengucapkan terima kasih kepada Abdul Wahid karena telah menginisiasi kegiatan ini. 


Sementara itu, Omi (43) tahun warga Pekanbaru lainnya agmengungkapkan rasa senang karena kehadiran pasar murah. Ia mengaku terkejut setelah mengetahui cabai yang ditawarkan seharga Rp 65.000. 


"Tadi saya baru lewat lapangan bola, ternyata ada pasar murah. Harga cabai merah di sini dijual Rp 65.000 per kg. Kalau di pasar Rp 100.000," kata ibu rumah tangga ini.


Menurutnya, operasi pasar murah yang digelar Pemprov Riau sangat membantu warga. Omi ingin kegiatan seperti ini rutin digelar dalam dua pekan sekali.


Mungkin gambar satu orang atau lebih, mobil, keramaian dan teks yang menyatakan 'DITRESK DITRESKRIMSUS RIMSUS POLDARUAU POLDA ONTRESANSUS LLA'


"Kalau bisa pasar murah ini dilaksanakan dalam dua minggu sekali. Selain itu, ada bahan pangan lainnya, seperti bawang, tomat, dan kebutuhan pokok lainnya,” ungkapnya. 


Operasi pasar murah yang digelar Pemprov Riau tidak hanya menawarkan cabai merah, tetapi juga menyediakan beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) yang dijual seharga Rp 60.000 dan Minyakita Rp 15.500. 


Operasi pasar murah juga dihadiri oleh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, antara lain Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Riau, serta perwakilan Satuan Tugas (Satgas) Pangan dari Polda Riau yang bertugas memantau jalannya operasi pasar. (Galeri)


 




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat