Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Pemprov Riau
Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok, Pemprov Riau Gelar Operasi Pasar Murah
Kamis, 09 Oktober 2025 - 16:21:22 WIB
Gubri Abdul Wahid Saat meninjau Pasar Murah Kota di Pekanbaru Kamis (09/10/2025)

SULUHRIAU, Pekanbaru- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berusaha menjaga stabilitas harga terutama bahan pokok.


Dalam upaya ini bersama sejumlah instansi terkait melakukan menggelar operasi pasar dan gerakan pangan murah di sejumlah daerah di Riau di lokasi strategis. 


Operasi Pasar murah ini antara lain dilaksanakan di lima titik yang tersebar di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar pada Kamis Kamis (9/10/2025). 


Ini juga sebagai wujud komitmen Gubernur Riau Abdul Wahid bersama tim Pengendalian Inflasi Daerah untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi akibat kenaikan harga cabai merah dan bahan pokok lainya. 


Mungkin gambar teks yang menyatakan 'DAIKIN Gii 0'


Dalam pasar murah itu, Pemprov Riau menyediakan 1,1 ton cabai merah secara keseluruhan, dengan harga jual Rp 65.000 per kg. Sebanyak 800 kg cabai merah dibagikan ke empat titik pasar murah di Pekanbaru, sedangkan 300 kg cabai merah lainnya tersedia di Kampar. 


Sebaran pasar murah di Pekanbaru berlokasi di halaman Diniyah Putri Kecamatan Sukajadi, lapangan bola Kecamatan Marpoyan Damai, halaman Masjid Istiqomah Kecamatan Rumbai, dan halaman Kantor Industri Pangan Olahan dan Kemasan Kecamatan Tenayan Raya. Sementara itu, lokasi pasar murah di Kabupaten Kampar terletak di Pasar Inpres Bangkinang. 


Keterangan foto tidak tersedia.


Abdul Wahid menegaskan bahwa operasi pasar murah menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok di tengah fluktuasi pasokan. 


“Operasi pasar ini adalah salah satu langkah untuk menstabilitaskan harga pasar kami,” ujarnya Kamis. 


Pernyataan tersebut disampaikan Abdul Wahid saat meninjau operasi pasar murah di Jalan KH Ahmad Dahlan, Pekanbaru


Menurutnya, inflasi merupakan hal yang tidak bisa dihindari dalam pertumbuhan ekonomi. Namun, yang terpenting adalah bagaimana inflasi itu tetap berada pada level yang wajar dan terkendali. 


“Dalam setiap pertumbuhan kalau tidak ada inflasi, juga tidak baik. Tapi, kami mau inflasi ini terkendali dalam batas ambang yang wajar. Karena kalau tidak inflasi, pasti tidak ada pertumbuhan,” jelas Abdul Wahid. 


Keterangan foto tidak tersedia.


Ia mengungkapkan, kelangkaan cabai merah tidak hanya terjadi di Riau, tetapi hampir seluruh wilayah di Sumatera.  Abdul Wahid menilai, faktor tersebut menjadi penyebab kenaikan angka inflasi sepanjang September. 


“Inflasi itu suatu keniscayaan tetapi dalam posisi terkendali. Karena memang setelah saya cek, semua daerah di Sumatera mengalami kelangkaan cabai merah,” ungkapnya. 


Mungkin gambar teks yang menyatakan 'OperasiPasarMuah (. 0? Beanseua Pasar Murah PE 9437755 Tim Pengendalian Inflasi asi Daerah ProvinsiRian Riau'


Sebagai langkah inovatif, Abdul Wahid mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk lingkup pendidikan, untuk berpartisipasi dalam program gerakan menanam cabai. 


Menurutnya, inisiatif itu akan membantu ketersediaan pangan sekaligus membentuk budaya mandiri di tengah masyarakat. 


“Oleh karena itu, bagaimana saya juga membawa semua komponen bekerja sama, termasuk sekolah. Maka, saya gerakkan bagaimana menanam cabai di sekolah-sekolah dan kami membagikan bibit cabai,” kata Abdul Wahid. 


Mungkin gambar teks


Berdasarkan pantauan di lapangan, operasi pasar murah yang digelar Pemprov Riau disambut hangat oleh masyarakat dan ramai dikunjungi warga setempat. 


Salah satu warga Jalan Punai Pekanbaru, Erna (39) mengaku antusias saat menerima pesan WhatsApp mengenai hadirnya operasi pasar murah di daerahnya. 


"Harga cabai di sini sangat murah dibandingkan di pasar. Di pasar saya beli Rp 100.000 per kg. Alhamdulillah di sini Rp 65.000. Hal ini sangat membantu, kebetulan saya juga punya rumah makan ampera," ujarnya. 


Mungkin gambar rumah sakit dan teks


Erna merasa terbantu dan mengucapkan terima kasih kepada Abdul Wahid karena telah menginisiasi kegiatan ini. 


Sementara itu, Omi (43) tahun warga Pekanbaru lainnya agmengungkapkan rasa senang karena kehadiran pasar murah. Ia mengaku terkejut setelah mengetahui cabai yang ditawarkan seharga Rp 65.000. 


"Tadi saya baru lewat lapangan bola, ternyata ada pasar murah. Harga cabai merah di sini dijual Rp 65.000 per kg. Kalau di pasar Rp 100.000," kata ibu rumah tangga ini.


Menurutnya, operasi pasar murah yang digelar Pemprov Riau sangat membantu warga. Omi ingin kegiatan seperti ini rutin digelar dalam dua pekan sekali.


Mungkin gambar satu orang atau lebih, mobil, keramaian dan teks yang menyatakan 'DITRESK DITRESKRIMSUS RIMSUS POLDARUAU POLDA ONTRESANSUS LLA'


"Kalau bisa pasar murah ini dilaksanakan dalam dua minggu sekali. Selain itu, ada bahan pangan lainnya, seperti bawang, tomat, dan kebutuhan pokok lainnya,” ungkapnya. 


Operasi pasar murah yang digelar Pemprov Riau tidak hanya menawarkan cabai merah, tetapi juga menyediakan beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) yang dijual seharga Rp 60.000 dan Minyakita Rp 15.500. 


Operasi pasar murah juga dihadiri oleh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, antara lain Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Riau, serta perwakilan Satuan Tugas (Satgas) Pangan dari Polda Riau yang bertugas memantau jalannya operasi pasar. (Galeri)


 




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat