Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Metropolis
Rakor Standarisasi RBRA, Dua RTH Siap Jadi Role Model Ruang Bermain Ramah Anak di Pekanbaru
Jumat, 12 Desember 2025 - 14:57:28 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru– Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menggelar rapat koordinasi (rakor) terkait standarisasi Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) di Hotel Grand Central, Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (12/12/2025).


Kegiatan ini dihadiri Pj Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut dan sejumlah pejabat Pemko Pekanbaru antara lain  Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Muhammad Amin, Kepala Dinas Kesehatan Hazli, Plt Kepala Dinas Perhubungan Sunarko, Camat Pekanbaru Kota Rain Riska, Camat Senapelan Wira Setiadi, Plt Kepala DLHK Reza Aulia, Forum Anak Kota Pekanbaru, APSAI, serta FWKLA Pekanbaru.


Rakor juga melibatkan tim penilai dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Hadir sebagai auditor, Pudjo Sumbodo dan Hamid Patilima, serta pemapar dari Kementerian PPPA, Amaratih Sriutami.


Dalam pemaparannya, Amaratih mengungkapkan bahwa Pekanbaru menjadi daerah dengan angka tertinggi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, yakni mencapai 208 kasus. Kondisi ini, menurutnya, terjadi akibat minimnya pengawasan sehingga perlu penanganan serius dari seluruh elemen.


Kepala Dinas PPPA Kota Pekanbaru, Erna Juita, mengatakan, Pemko semakin fokus pada penyediaan ruang bermain yang benar-benar aman, layak, dan ramah anak. Dua Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang menjadi objek penilaian RBRA adalah RTH Putri Kacang Mayang di Jalan Sudirman dan RTH Taman Tunjuk Ajar di Jalan Ahmad Yani.


“Pengecekan lapangan sudah dilakukan, hasilnya telah kami himpun. Berbagai rekomendasi perbaikan juga sudah disiapkan agar dua RTH ini dapat menjadi role model RBA bagi kota-kota lain di Indonesia,” ujar Erna.


Berdasarkan hasil audit tim Kementerian PPPA, RTH Putri Kacang Mayang berhasil meraih predikat Utama, sementara RTH Taman Tunjuk Ajar mendapatkan predikat Nindia.


Kedua penilaian ini menandakan bahwa dua lokasi tersebut telah memenuhi sebagian besar standar ruang bermain ramah anak dan tinggal memaksimalkan beberapa aspek sesuai rekomendasi auditor.


Dua RTH tersebut kini juga tengah dalam proses sertifikasi guna memperkuat komitmen Pekanbaru sebagai Kota Layak Anak. 


Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta terus berkoordinasi dan memberikan dukungan agar standar ramah anak di dua lokasi itu benar-benar terwujud.


Penjabat (Pj) Sekda Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut menyatakan optimistis bahwa Pemko mampu meraih sertifikasi terbaik untuk RTH Putri Kacang Mayang maupun RTH Taman Tunjuk Ajar. 


Ia menegaskan komitmen daerah untuk menindaklanjuti seluruh usulan perbaikan dari tim auditor Kementerian PPPA.


“Kami siap melaksanakan seluruh perbaikan yang direkomendasikan. Ini langkah penting agar ruang bermain tersebut semakin aman, nyaman, dan ideal bagi anak-anak,” pungkasnya. (rls)


 




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat