Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Metropolis
Rakor Standarisasi RBRA, Dua RTH Siap Jadi Role Model Ruang Bermain Ramah Anak di Pekanbaru
Jumat, 12 Desember 2025 - 14:57:28 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru– Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menggelar rapat koordinasi (rakor) terkait standarisasi Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) di Hotel Grand Central, Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (12/12/2025).


Kegiatan ini dihadiri Pj Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut dan sejumlah pejabat Pemko Pekanbaru antara lain  Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Muhammad Amin, Kepala Dinas Kesehatan Hazli, Plt Kepala Dinas Perhubungan Sunarko, Camat Pekanbaru Kota Rain Riska, Camat Senapelan Wira Setiadi, Plt Kepala DLHK Reza Aulia, Forum Anak Kota Pekanbaru, APSAI, serta FWKLA Pekanbaru.


Rakor juga melibatkan tim penilai dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Hadir sebagai auditor, Pudjo Sumbodo dan Hamid Patilima, serta pemapar dari Kementerian PPPA, Amaratih Sriutami.


Dalam pemaparannya, Amaratih mengungkapkan bahwa Pekanbaru menjadi daerah dengan angka tertinggi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, yakni mencapai 208 kasus. Kondisi ini, menurutnya, terjadi akibat minimnya pengawasan sehingga perlu penanganan serius dari seluruh elemen.


Kepala Dinas PPPA Kota Pekanbaru, Erna Juita, mengatakan, Pemko semakin fokus pada penyediaan ruang bermain yang benar-benar aman, layak, dan ramah anak. Dua Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang menjadi objek penilaian RBRA adalah RTH Putri Kacang Mayang di Jalan Sudirman dan RTH Taman Tunjuk Ajar di Jalan Ahmad Yani.


“Pengecekan lapangan sudah dilakukan, hasilnya telah kami himpun. Berbagai rekomendasi perbaikan juga sudah disiapkan agar dua RTH ini dapat menjadi role model RBA bagi kota-kota lain di Indonesia,” ujar Erna.


Berdasarkan hasil audit tim Kementerian PPPA, RTH Putri Kacang Mayang berhasil meraih predikat Utama, sementara RTH Taman Tunjuk Ajar mendapatkan predikat Nindia.


Kedua penilaian ini menandakan bahwa dua lokasi tersebut telah memenuhi sebagian besar standar ruang bermain ramah anak dan tinggal memaksimalkan beberapa aspek sesuai rekomendasi auditor.


Dua RTH tersebut kini juga tengah dalam proses sertifikasi guna memperkuat komitmen Pekanbaru sebagai Kota Layak Anak. 


Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta terus berkoordinasi dan memberikan dukungan agar standar ramah anak di dua lokasi itu benar-benar terwujud.


Penjabat (Pj) Sekda Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut menyatakan optimistis bahwa Pemko mampu meraih sertifikasi terbaik untuk RTH Putri Kacang Mayang maupun RTH Taman Tunjuk Ajar. 


Ia menegaskan komitmen daerah untuk menindaklanjuti seluruh usulan perbaikan dari tim auditor Kementerian PPPA.


“Kami siap melaksanakan seluruh perbaikan yang direkomendasikan. Ini langkah penting agar ruang bermain tersebut semakin aman, nyaman, dan ideal bagi anak-anak,” pungkasnya. (rls)


 




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat