Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
GNI Update: Google Soroti Tantangan dan Peluang Media di Indonesia
Senin, 09 Februari 2026 - 21:23:46 WIB

SULUHRIAU- Google News Initiative (GNI) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem jurnalisme berkualitas di Indonesia, melalui forum GNI Update, yang digelar Minggu (8/2/2026) di Aston Serang, Banten. 


Kegiatan ini menjadi ajang pemaparan perkembangan terbaru sekaligus investasi strategis Google bagi media di Tanah Air. 


Forum dengan tajuk GNI Update: Untuk Ekosistem Berita Berdaya di Indonesia itu dihadiri oleh 
pemangku kepentingan utama dalam ekosistem pers, termasuk pemerintah, Dewan Pers, serta mitra media. 


Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Nezar Patria, melontarkan sebuah pertanyaan untuk memantik diskusi, saat membuka GNI Update. 


“Apakah jurnalisme masih 
relevan di tengah gempuran media sosial dan Kecerdasan Buatan (AI)?” 
Menurut dia, jurnalisme itu penting dan memang harus ada manusia yang melakukannya. 


“Kenapa?” pertanyaan Nezar selanjutnya. 


Keberadaan mesin pencari, media sosial dan AI membuat informasi mudah didapat. Alhasil, banyak konten sintetis yang membanjiri banyak platform media sosial, juga lanskap industri komunikasi. 


Lalu, bagaimana kita bisa membuktikan informasi itu otentik atau sekadar rekayasa 
atau hoaks. 


“Karena konten yang sintetis itu sekarang sudah hampir mirip. Bukan sudah hampir ya, sangat 
mirip dengan aslinya. Kita sulit membedakan,” kata Nezar. 


“Di tengah hal yang demikian, yang maju itu, kita merindukan jurnalisme. Kenapa? Karena jurnalisme punya satu disiplin yang kita sebut dengan disiplin verifikasi. Saya kira ini yang apa ya, ketaatan, disiplin dengan verifikasi. 


Ini yang mungkin pada satu saat Chat GPT bisa melakukannya atau mesin-mesin kecerdasan buatan, generatif AI bisa melakukannya. 


Namun demikian, saya yakin verifikasi yang mendalam dan otentik itu tetap membutuhkan yang namanya manusia,” dia menjelaskan. Oleh karena itu, pers pun harus kreatif dan inovatif. Salah satunya, tidak boleh menurunkan kualitas konten/produk jurnalisme. Pers tidak boleh ikut-ikutan latah membuat judul clickbait misalnya. 


“Tetap dijaga kualitas kontennya. Karena itu adalah core dari jurnalisme,” kata Nezar. 


Ketua Dewan Pers Republik Indonesia, Prof Komaruddin Hidayat, mengungkit soal penyebaran informasi sangat cepat pada zaman ini. Walaupun, kata dia, terkadang “terasa” sama, lantaran sumbernya sama. 


Layanan informasi dari mesin pencari seperti Google, sebagian diambil dari 
karya-karya tulis dan karya jurnalistik. 


Sehingga, lanjut dia, ada berapa wartawan yang bekerja keras melakukan investigative report, 
eksklusif, tapi kemudian begitu masuk ke Google, orang lain dengan mudahnya meng-copy-paste. 


Oleh karena itu, lanjut dia, publisher right menjadi penting. Jika tidak, akan menurunkan semangat jurnalis untuk melakukan investigative report. 


"Karena dia capek-capek kerja, tidak ada insentifnya, dan tidak ada royaltinya, dan ini negatif. Positifnya jangan tanya lah, saya hanya memberi catatan hal-hal yang ke depan perlu kerja sama yang baik, perlu dibicarakan bersama antara Pers dan Google, di samping UKW saya senang sekali, tapi juga ada beberapa agenda kerjasama yang perlu dibicarakan lebih lanjut. 


Salah satunya, kemungkinan bagaimana publisher right itu bisa dibicarakan, sehingga ada win-win 
solution bersama-sama, dan kemudian juga beberapa kerja sama yang lain,” ujar Komarudin 
dalam pidato utama di Forum GNI Update, Minggu (8/2/2026). 


“Sehingga Google tetap berkembang, tapi dunia pers juga berkembang, riset keiluman juga berkembang, kerja sama ini perlu kita cepatkan bersama,” sambung dia. 


Sementara, Head of News Partnerships Southeast Asia, Adeel Farhan, memaparkan visi regional 
GNI di Asia Tenggara. 


Ia menyoroti komitmen jangka panjang Google dalam mendukung inovasi media melalui program-program yang disesuaikan dengan konteks lokal, termasuk Indonesia. 


Sesi dilanjutkan dengan paparan News Partner Manager Southeast Asia, Yos Kusuma, yang mengulas 
berbagai kemitraan strategis GNI di Indonesia. 


Acara juga diisi dengan dua sesi diskusi panel yang menghadirkan alumni Project Sigma Indonesia 
dan Revenue Growth Lab Indonesia. 


Dua program GNI terbaru di Indonesia. Para panelis berbagi pengalaman transformasi digital, khususnya dalam menjangkau audiens Generasi Z serta mengembangkan strategi monetisasi berbasis data dan eksperimen nyata. 


Ada enam panelis dalam dua sesi diskusi tersebut, yakni Kepala Pemasaran Pertumbuhan dan 
CRM di TEMPO, Erwin Daniel; Manajer Digital di Kompas TV, Haris Mahardiansyah; Managing 
Editor di GoodStats, Iip Muhammad Aditiya; Kepala Pengembangan Produk di Indozone, Chrisna 
Samuel; Produser & Host di Liputan6, Ratu Annisaa Suryasumirat (Tentatif); Priskila Ifke Goni dan 
Arif Ahmadsyah dari Anymind, Mitra Pelaksana untuk Proyek Sigma Indonesia dan Revenue Growth Lab Indonesia. 


Project Sigma Indonesia merupakan program intensif 10 minggu yang berfokus pada inovasi 
format dan pemanfaatan data untuk meningkatkan keterlibatan audiens muda. 


Sementara itu, Revenue Growth Lab Indonesia dirancang selama delapan minggu untuk membantu penerbit 
memperkuat keberlanjutan digital melalui optimalisasi periklanan dan pengelolaan pendapatan 
pembaca. 


Melalui GNI Update, Google berharap dapat memperkuat hubungan antara perusahaan teknologi, regulator, dan industri media, sekaligus membuka peluang kolaborasi baru demi terciptanya ekosistem informasi digital yang sehat dan berdaya di Indonesia. (rls)


 




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat