Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Pendidikan
Bersama Wapres RI dan Para Pakar, SEVIMA Luncurkan Solusi Administrasi Kampus Berbasis AI
Selasa, 10 Februari 2026 - 13:17:18 WIB
Wapres RI akan membuka Executuive Workshop SEVIMA dihadiri ratusan rektor seluruh Indonesia.

SULUHRIAU- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengangguran Indonesia per November 2025 sebanyak 7,35 juta orang. 


Sebagian besar dari jumlah tersebut adalah lulusan sarjana, yang mengindikasikan bahwa kompetensi lulusan belum selaras kebutuhan dunia kerja. 


Alih-alih berfokus menyelesaikan masalah ini, banyak perguruan tinggi justru masih fokus pada urusan administratif. 


Terlebih kampus memang disyaratkan untuk menyusun Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang harus selaras dengan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), pelaporan akreditasi, hingga bahan ajar.


Kondisi ini bertolak belakang dengan visi pemerintah yang mendorong Kampus Berdampak. Di mana institusi tidak sekadar menyelenggarakan pendidikan, tetapi menghasilkan lulusan kompeten, riset yang terhilirisasi, dan berkontribusi bagi pembangunan. 


Padahal peluang di depan mata sangat besar. Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu memberi ruang bagi perguruan tinggi untuk mengembangkan kurikulum yang fleksibel dan melampaui Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-DIKTI). 


Namun tanpa infrastruktur teknologi yang memadai, implementasi kurikulum terancam hanya menjadi formalitas.


"Akar masalahnya ada di kurikulum. Kurikulum belum akan berubah substansial selama dosen masih terbebani oleh pekerjaan administratif yang bisa diotomasi," ungkap Sugianto Halim, M.M.T., CEO dan Founder SEVIMA, Selasa (10/2/2026).


Merespons tantangan tersebut, SEVIMA bekerjasama dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) akan meluncurkan SEVIMA Edlink Dosen Pro AI, sebuah sistem berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk mengangkat beban administratif dosen sekaligus menjadi akselerator implementasi Kurikulum OBE di level institusi.


Peluncuran dilakukan dalam Executive Workshop bertajuk "Lead The Future: Memimpin Orkestrasi Kampus Berdampak dengan Artificial Intelligence (AI) dan Kurikulum Outcome Based Education" pada Kamis, 12 Februari 2026, di Rumah Perubahan, Jakarta.


Bersama Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., Menteri Agama Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A.


Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo,serta ratusan rektor dan pimpinan perguruan tinggi, akan menghadiri Executive Workshop yang digelar secara hybrid. 


Forum ini juga menghadirkan Hj. Himmatul Aliyah, M.Si. (Wakil Ketua Komisi X DPR RI), Dr. Henri Togar H. T., M.A. (Kepala LLDIKTI Wilayah III Kemdiktisaintek), Prof. Rhenald Kasali, Ph.D. (Guru Besar Universitas Indonesia dan penggagas Rumah Perubahan), serta para pakar.


Hasil Hilirisasi Riset untuk Kampus Berdampak
 
Edlink Dosen Pro AI merupakan hasil hilirisasi riset yang didanai Hibah Riset Prioritas Kemdiktisaintek melalui skema Ajakan Industri. Fitur tersebut mampu mengonversi presentasi PowerPoint dan bahan ajar menjadi video pembelajaran secara otomatis, menyusun draf RPS yang terstruktur sesuai framework OBE, serta menghasilkan bank soal ujian yang terpetakan ke taksonomi Bloom dan selaras dengan CPL. 


"Pendekatan OBE memiliki dampak luas pada seluruh proses pendidikan, mulai dari perancangan kurikulum hingga metode penilaian yang sesuai. Yang tadinya butuh waktu berminggu-minggu di level program studi, kini bisa dalam hitungan menit, tinggal di-review dan disesuaikan oleh dosen, dan tujuannya mempersiapkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja," tambah Halim.


SEVIMA sendiri memperoleh pendanaan Hiliriset 2025 untuk lima judul riset bersama mitra kampus: Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Universitas Kristen Petra, dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA). 


Dengan ekosistem lebih dari 1.200 perguruan tinggi mitra, hasil riset ini tidak berhenti di publikasi saja, melainkan langsung memiliki jalur distribusi ke dosen dan tenaga pendidik di seluruh Indonesia, menjadikannya model hilirisasi yang dapat menjadi referensi bagi ekosistem riset nasional. 


Selain Edlink Dosen Pro AI, SEVIMA juga memperkenalkan AI Prediksi Kelulusan Mahasiswa, produk hilirisasi riset kolaborasi dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melalui program yang sama. 


Fitur ini mampu mengidentifikasi mahasiswa berisiko drop out berdasarkan pola akademik, sehingga intervensi dini dapat dilakukan sebelum terlambat. 


"Standar pendidikan Indonesia dan internasional saat ini sudah mensyaratkan fokus kepada hasil keluaran. Bukan hanya prosesnya. OBE akan memfokuskan kampus untuk mengembangkan kompetensi mahasiswa yang dibutuhkan oleh dunia kerja. Dan teknologi AI memungkinkan implementasinya dilakukan secara substansial, bukan sekadar formalitas," ujar Halim.


Pada kesempatan ini peserta juga menyaksikan demonstrasi langsung rangkaian fitur AI SEVIMA yang mencakup AI Kurikulum OBE, AI Prediksi Kelulusan, AI Computer-Based Test, AI Content Generator, hingga sistem Presensi berbasis AI DeepFace, sebuah ekosistem teknologi yang dirancang untuk mendampingi perguruan tinggi dari desain kurikulum hingga evaluasi dan tata kelola. 


Executive Workshop ini bukan yang pertama kali diselenggarakan. Sejak 2023, SEVIMA secara konsisten menggelar forum serupa di berbagai kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, dan sejumlah kota lainnya, menjadi agenda rutin yang dinantikan oleh pimpinan perguruan tinggi se-Indonesia.


Setiap penyelenggaraan mengangkat tema yang relevan dengan tantangan terkini dunia pendidikan tinggi, mulai dari digitalisasi kampus, Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), hingga implementasi OBE. 
 
Tentang SEVIMA


Sentra Vidya Utama (SEVIMA) adalah Platform Teknologi Pendidikan (EdTech) terbesar di Indonesia. Dengan tagline
#revolutionizeEducation, SEVIMA menjadi pionir dalam solusi sistem informasi akademik yang menghadirkan sistem akademik terintegrasi untuk menjawab segala kebutuhan perguruan tinggi seperti penerimaan mahasiswa baru, pembayaran kuliah, pembelajaran online, administrasi dan akreditasi kampus, hingga portal lowongan kerja dan berbagai fitur lainnya.


Didirikan pada tahun 2004, SEVIMA kini telah berusia 20 tahun dan telah melayani lebih dari 1.200 perguruan tinggi dengan total lebih dari 3,5 juta pengguna mulai dari mahasiswa, dosen, hingga operator kampus.


SEVIMA juga menduduki peringkat #967 website paling banyak dikunjungi di Indonesia versi Alexa (2020) dengan total 4,98 juta pengunjung per tahun, serta menjadi pemegang Rekor MURI sebagai penyelenggara acara dengan peserta Rektor terbanyak se-Indonesia. (rls)


 




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat