Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Religi
Masjid Nabawi-Masjid Haram dan Muhammadiyah: Tarawih-Witir Kembali ke Praktik Nabi Saw 13 Rakaat
Rabu, 11 Februari 2026 - 12:12:26 WIB

SULUHRIAU-Kabar tentang pelaksanaan salat Tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi pada Ramadan 1447 H/2026 M menarik perhatian banyak kalangan. 


Otoritas Dua Masjid Suci mengonfirmasi bahwa Tarawih akan dilaksanakan dengan 10 rakaat ditambah dengan 3 rakaat witir.


Karenanya jumlah salat Tarawih di Dua Masjid Suci umat Islam itu pada tahun 2026/1447 berjumlah 13 rakaat. Barangkali 13 rakaat itu terdiri dari 2 rakaat iftitah, 8 rakaat qiyam Ramadan, dan 3 rakaat witir.


Bagi sebagian umat Islam, kebijakan ini terasa baru. Namun jika ditarik ke belakang, justru sebaliknya: Inilah praktik yang paling dekat dengan apa yang dilakukan Rasulullah saw. 


Hadis sahih dari ‘Aisyah ra dengan tegas menyebutkan bahwa Nabi saw tidak pernah menambah salat malamnya lebih dari 11 rakaat.


??? ????? ??????? ????? ?????? ????? ???????? ????????? ??????? ??? ????????? ????? ??? ???????? ????? ??????? ???????? ???????? (???? ??????? ?????)
“Rasulullah saw tidak pernah menambah salat malamnya, baik di bulan Ramadan maupun di bulan lainnya, lebih dari 11 rakaat.” (HR. al-Bukhari dan Muslim).


Inilah dasar utama qiyam Ramadan Nabi, yang kemudian dikenal sebagai salat Tarawih.


Pada masa Rasulullah saw, Tarawih tidak selalu dilakukan berjamaah setiap malam. Beberapa kali beliau keluar dan mengimami para sahabat di masjid, lalu berhenti karena khawatir ibadah itu akan dianggap wajib. 


Namun jumlah rakaat salat malam beliau tetap konsisten. Inilah praktik yang kemudian menjadi rujukan paling kuat dalam memahami Tarawih.


Tradisi ini tidak serta-merta berubah setelah wafatnya Nabi saw. Ketika Umar bin Khattab ra menertibkan pelaksanaan Tarawih berjamaah di Masjid Nabawi sekitar tahun 14 H/635 M, ia memerintahkan agar Tarawih dilaksanakan secara teratur. 


Tidak ada riwayat sahih yang menunjukkan bahwa Umar secara resmi mengubah jumlah rakaat Tarawih dari praktik Nabi.


Begitu pula pada masa ‘Utsman dan ‘Ali ra, tidak ditemukan keterangan kuat tentang perubahan jumlah rakaat Tarawih di Masjid Nabawi. 


Dengan demikian, sangat mungkin bahwa selama masa Khulafa Rasyidin, Tarawih di Masjid Nabawi tetap dilaksanakan dengan 11 rakaat.


Perubahan jumlah rakaat justru terjadi pada periode-periode berikutnya, seiring perubahan kebijakan dan kondisi sosial-politik. 


Pada masa Mu‘awiyah, jumlah rakaat Tarawih di Masjid Nabawi bertambah. Dalam perjalanan sejarah selanjutnya, Tarawih pernah dilaksanakan dengan jumlah yang sangat banyak. 


Bahkan mencapai 36 rakaat sebelum witir. Lalu berubah lagi menjadi 20 rakaat, dan kemudian distandarkan dalam format tertentu pada masa kekuasaan Saudi sejak 1926 hingga hari ini.


Dalam konteks inilah praktik Muhammadiyah menemukan relevansinya. Sejak awal, Muhammadiyah memilih melaksanakan Tarawih dengan 11 rakaat berdasarkan hadis sahih ‘Aisyah dan prinsip kembali kepada Sunnah Nabi saw.


Pilihan ini bukan untuk menegasikan praktik lain, melainkan sebagai ikhtiar menjaga kedekatan dengan contoh Rasulullah.


Karena itu, ketika hari ini Masjid Nabawi dan Masjidil Haram melaksanakan Tarawih dengan format 13 rakaat, bagi warga Muhammadiyah, kabar ini terasa akrab. 


Ada benang merah yang kuat antara apa yang kini dilakukan di Dua Masjid Suci itu dan apa yang selama ini dipraktikkan di banyak masjid Muhammadiyah.


Referensi:


Mohammad bin Abdullah, “Ramadan 2026: Taraweeh Will Consist of 10 Rakahs at Masjid al-Haram and Nabawi”https://theislamicinformation.com/news/ramadan-2026-taraweeh-10-rakahs-at-masjid-al-haram-and-nabawi/diakses pada 10 Februari 2026.


Syamsul Anwar, “Sejarah Singkat Salat Tarawih di Masjid Nabawi di Madinah”, dalam Paham Hisab Muhammadiyah dan Tuntunan Ibadah Bulan Ramadan, Yogyakarta: Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah bekerjasama dengan Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (LPPI-UMY), 2016.


Sumber: Muhammadiyah.or.id
Editor: Khairul


 




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat