Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Internasional
Pilu!, Hari Pertama Ramadan 1447 H di Gaza, 'Dingin' dan 'Sulit'
Kamis, 19 Februari 2026 - 07:11:33 WIB

SULUHRIAU- Di Gaza Palestina, hari pertama Ramadan 1447 H  jatuh pada hari ini, Rabu 18 Februari 2026. 


Kalau dalam kondisi normal, Ramadan menjadi momen berkumpul bersama keluarga dan teman untuk berbuka puasa dengan penuh kehangatan. Bagi umat Islam umumnya, ini juga waktu untuk memperbanyak ibadah, memperdalam refleksi keagamaan, dan berbagi dengan sesama.


Namun keadaan di Gaza jauh dari kata normal. Berdasarkan keterangan Kementerian Kesehatan Gaza, serangan militer Israel telah menewaskan lebih dari 72.000 warga Palestina, serta menyebabkan kehancuran besar dan memaksa sebagian besar penduduk wilayah itu mengungsi. 


Serangan tersebut dilancarkan setelah kelompok militan yang dipimpin Hamas menewaskan sekitar 1.200 orang yang sebagian besar warga sipildan menyandera 251 lainnya dalam serangan pada 7 Oktober 2023.


Saat warga Gaza mendatangi pasar pekan ini, sebagian mengeluhkan kondisi ekonomi yang makin mempersulit suasana Ramadan.


“Uang sudah tidak ada di tangan masyarakat. Pekerjaan juga tidak ada. Memang ini Ramadan, tapi Ramadan juga butuh biaya,” kata Waleed Zaqzouq, warga Kota Gaza seperti diwartakan AP News, dikutip Rabu 18 Februari 2026.


Ia berharap para pedagang bisa mempertimbangkan kesulitan ekonomi yang dialami masyarakat.


“Sebelum perang, orang-orang hidup dengan layak. Sekarang semuanya berubah total. Orang-orang benar-benar terpukul dan kelelahan,” ujarnya.


Gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat dan mulai berlaku pada 10 Oktober lalu berupaya menghentikan lebih dari dua tahun perang antara Israel dan Hamas. Meski pertempuran besar telah mereda, namun hampir setiap hari masih terjadi tembakan Israel di Gaza.


Pasukan Israel beberapa kali melancarkan serangan udara dan kerap menembaki warga Palestina di dekat zona yang dikuasai militer, dan menewaskan lebih dari 600 orang, menurut pejabat kesehatan Gaza.
 
Kementerian Kesehatan, yang berada di bawah pemerintahan yang dipimpin Hamas, mencatat data korban secara rinci dan dinilai cukup dapat dipercaya oleh badan-badan PBB serta pakar independen. Namun, data itu tidak membedakan antara warga sipil dan kombatan.


Di sisi lain, kelompok militan juga melakukan serangan tembak terhadap tentara Israel. Israel menyatakan serangannya merupakan respons atas aksi tersebut dan pelanggaran lainnya. Empat tentara Israel dilaporkan tewas.



Musim dingin di Gaza semakin menyoroti beratnya kondisi para pengungsi dan besarnya kebutuhan wilayah itu. 


Cuaca yang sangat dingin menyebabkan kematian anak-anak di Gaza, sementara hujan deras membanjiri kamp-kamp pengungsian dan merobohkan bangunan yang sudah rusak parah.


“Banyak yang berubah antara Ramadan kali ini dan Ramadan sebelum perang. Dulu suasananya jauh lebih meriah. Jalan-jalan dipenuhi lampu dan hiasan. Anak-anak kami bahagia,” kata Raed Koheel, warga Kota Gaza.


Meski begitu, di tengah segala kesulitan, sebagian warga di Jalur Gaza tetap berusaha menghadirkan sedikit nuansa Ramadan.


Di tengah puing dan bangunan yang runtuh di Khan Younis, seorang kaligrafer dan seniman bernama Hani Dahman mencelupkan kuasnya ke cat lalu menuliskan “Selamat Datang Ramadan” dalam bahasa Arab, disaksikan anak-anak yang berdiri di sekitarnya.


“Kami di kamp Khan Younis berusaha menghadirkan kebahagiaan di hati anak-anak, perempuan, laki-laki, dan seluruh keluarga. Kami ingin menyampaikan pesan kepada dunia bahwa kami adalah orang-orang yang mencintai kehidupan,” kata Dahman.


Rangkaian hiasan Ramadan pun digantung di antara reruntuhan. Mohammed Taniri menyaksikan hiasan itu perlahan terpasang.


“Ketika ada hiasan sederhana tapi indah seperti ini, anak-anak jadi senang. Di tengah semua kesulitan, mereka tetap berusaha menciptakan suasana yang indah,” katanya. (viva)


 




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat