Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
Manasik Akbar Jamaah Haji 1447 H Pekanbaru Sukses Digelar, Hj Haryati: Semoga Jamaah Raih Haji Mabrur
Sabtu, 04 April 2026 - 16:00:52 WIB
Foto kolase : Suasana pelaksanaan manaik haji akbar 1447 H Pekanbaru, Sabtu (4/4/2026) (Foto suluhriau.com)

SULUHRIAU, Pekanbaru- Pelaksanaan manasik jamaah haji 1447 H /2026 M digelar Kementerian Haji (Kemenhaj) Pekanbaru Sabtu, (4/4/2026) berjalan sukses.


Semua tahapan, mulai dari wukuf, lalu ke musdalifah bersiap untuk melempar jumrah, lalu ke Mina dan selanjutnya Sa'i dan tawaf hingga tahalul, semua itu berjalan lancar.


Semua jamaah yang dibimbing  masing-masing kelompok mengikuti semua prosesi ini sebagai gambaran pelaksanaan haji sebenarnya di tanah suci.


Pelaksanaan manasik di Mesjid Al Firdaus dan pekarangan komplek perkantor Pemko Pekanbaru di Tenayan Raya. 


Di lokasi yang disimulasikan sebagai , sebagai Padang Arafah, para jemaah duduk di tenda-tenda disediakan sesuai dengan kelompok terbang (kloter) masing-masing. 


Di sini peserta menerima penjelasan mengenai tata cara pelaksanaan wukuf, yang merupakan rukun haji yang paling utama.


Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut perjalanan menuju Muzdalifah berdasarkan kloter yang telah ditentukan. Di Muzdalifah, jamaah menjalani simulasi mabit (bermalam) sekaligus mengumpulkan batu kerikil untuk melempar jumrah.


Usai dari Muzdalifah, para peserta melanjutkan perjalanan menuju Mina dengan berjalan kaki. Di Mina, jemaah mendapatkan arahan langsung dari pembimbing ibadah terkait tata cara pelaksanaan lempar jumrah, khususnya Jumrah Aqabah yang dilakukan pada 10 Zulhijah sebagai bagian dari tahalul awal.


Setelah prosesi pelemparan jumrah, jemaah melakukan tahalul dengan mengganti pakaian ihram, menandai sebagian larangan ihram telah diperbolehkan. Simulasi kemudian dilanjutkan dengan perjalanan menuju Makkah, yang direpresentasikan di Masjid Paripurna Agung Al Firdaus.


Di sini para peserta melaksanakan rangkaian ibadah berikutnya, yakni tawaf ifadah, sa’i antara Bukit Safa dan Marwah, hingga tahalul tsani sesuai tuntunan syariat.


Terlihat para jemaah antusias setiap prosesi, jamaah yang lansia dan jamaah yang memakai kursi roda dibimbing untuk pelaksanaan manasik ini.


Bagi jemaah yang baru pertama kali ke Mekkah, manasik ini amat penting. Ini seperti diakui salah seorang Jamaah Jasni (55) di sela-sela pelaksanaan manasik.


"Bagi kami yang belum pernah umrah apalagi haji, inilah bekal kami untuk lebih mudah pelaksanaan haji sebenarnya. Tentu di tanah suci ini akan lebih komplek," katanya.


Dikatakan, manasik haji ini memberikan manfaat besar dalam mempersiapkan diri, baik secara fisik maupun mental serta spritual. 


Kepala Kantor Kementerian Haji Pekanbaru, Hj. Hariyati, usai pelaksanaan manasik menyampaikan apresiasi kepada jamaah ysng semangat mengikuti dari awal sampai akhir.


Begitu juga kepada panitia, yang bekerja keras menyukseskan manasik ini. "Alhamdulillah, manasik akbar perdana ditangani kemenhaj berjalan sukses, adapun jika ada kekurangan akan menjadi evaluasi  kedepanya, katanya.


Ia menambahkan, keberhasilan dalam menunaikan ibadah haji tidak semata ditentukan oleh pelaksanaan ritual.saja. Penyelenggara, berperan memastikan kelancaran teknis, walaupun kesuksesan sebenarnya sangat bergantung pada kesiapan individu jamaah.


"Kemenhaj ingin memastikan penyelenggaraannya berjalan baik, tetapi hal itu harus didukung dengan persiapan fisik yang prima dan kesehatan yang terjaga," ujarnya.


Manasik haji yang dilaksanakan itu sebagai gambaran awal dari kondisi yang akan dihadapi jamaah di Tanah Suci. Walaupuns ituasi sebenarnya, jauh lebih kompleks dan menuntut ketahanan fisik serta kesabaran yang tinggi.


"Ini salah satu melatih sikap sabar, banyak ujian dalam pelaksanaan haji," kata Hariyati.


Ia juga berpesan kepada jamaah, agar membangun sistem komunikasi dan informasi yang efektif bagi para jamaah. Ia menyebut peran Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) dan manajemen kelompok terbang (kloter) sangat vital dalam memastikan keseragaman informasi.


Perlu mencegah terjadinya disinformasi yang berpotensi mengganggu kondisi mental maupun fisik jamaah.


Hariyati beharap agar seluruh jamaah haji 2026 dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan mendapat prediket haji mabrur. (sr5)


 




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat