Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Hukrim
Aksi Komplotan Pelaku Kasus Pembunuhan Nenek 60 Tahun di Rumbai Terekam CCTV
Kamis, 30 April 2026 - 20:16:40 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Kasus nenek Dimaris Isni Sitio (60) yang tewas dibunuh Rabu, (29/4/2026) di kediamannya Jalan Kurnia 2, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai terekam aksi Closed Circuit Television (CCTV) yang ada di lokasi kejadian.


Dalam rekaman CCTV yang beredar, memperlihatkan detik-detik para pelaku melancarkan aksi kejamnya kepada korban.


Di lokasi kejadian juga ditemukan bercak darah di sekitar kamar mandi. Korban mengalami luka di bagian wajah dan mengeluarkan darah.


“Suami korban kemudian menghubungi keluarga dan pihak kepolisian,” ujar Dodi.


Sekitar pukul 17.30 WIB, Unit Identifikasi Polresta Pekanbaru bersama Polsek Rumbai tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mengamankan area.


Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk dilakukan visum guna mengetahui penyebab pasti kematian.


Polisi juga mengamankan barang bukti termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi sebagai bagian dari proses penyelidikan.


Dalam rekaman CCTV yang beredar, memperlihatkan detik-detik para pelaku melancarkan aksi kejamnya kepada korban.


Dimulai dari pelaku datang secara bergantian, berbincang dengan korban, melakukan kekerasan hingga meninggalkan rumah korban sambil menggondol sejumlah barang berharga.


Dalam rekaman berdurasi 8 menit 39 detik, memperlihatkan kedatangan dua orang wanita menggunakan mobil warna hitam. Setelah parkir di luar pagar, keduanya masuk ke dalam rumah korban melalui garasi.


Beberapa saat kemudian, seorang pria keluar dari mobil dan terlihat mengamati situasi di sekitar rumah. Ia terlihat melambaikan tangan pada seseorang di luar pagar agar masuk.


Tak lama berselang, seorang pria lain masuk ke halaman rumah sambil membawa benda menyerupai balok kayu yang telah dibungkus. Ia pun masuk ke rumah melalui garasi.


Mendengar ada tamu, korban yang mengenakan daster warna biru keluar dari kamarnya. Korban membuka pintu samping di garasi, dan mempersilahkan dua perempuan masuk.


Perempuan yang mengenakan kaos hitam dan celana kuning langsung bersalaman dan mencium tangan korban. Saat bersamaan, perempuan lain menyusul masuk ke rumah.


Korban kemudian duduk di kursi ruang tamu di vidio itu memakai baju biru itu dan duduk di kursi. Sedangkan kadua perempuan yang bertamu tetap berdiri. Korban terlihat berbincang akrab dengan dua perempuan tersebut.


Namun situasi berubah drastis ketika seorang pria melancarkan serangan. Pria tersebut memukul kepala korban berkali-kali hingga korban tidak berdaya di kursi. Serangan kembali dilanjutkan meski korban sudah tak sadarkan diri. 


Sementara itu, dua perempuan lainnya diduga turut membantu dengan menutup pintu agar aksi tidak terlihat dari luar.


Menyadari aksinya terekam, pelaku pria merusak kamera pengawas di beberapa titik, termasuk ruang tamu, kamar dan dapur, untuk menghilangkan jejak.


Di detik lain, seorang pria datang sambil mengendarai sepeda motor. Setelah parkir, ia terlihat mondar-mandir sambil merokok, lalu masuk ke dalam rumah korban.


Setelah itu, pria bermotor yang datang belakangan, terlihat keluar rumah disusul seorang perempuan. Pria berbaju hitam itu pergi mengendarai motor sedangkan perempuan masuk ke mobil.


Tak lama berselang, keluar wanita berbaju hitam dan pria yang memukul korban, sambil membawa tas. Keduanya masuk ke dalam mobil, dan pergi.


Kepala Unit Satuan Reserse Kriminal Polsek Rumbai, Iptu Dodi Vivino, mengatakan, pelaku lebih dari empat orang. "Pelaku sekitar empat orang, tapi bisa lebih," kata Dodi, Kamis (30/4/2026.


Dodi menyebut, selain menganiaya korban hingga tewas, pelaku juga membawa kabur sejumlah barang berharga. "Ada beberapa barang yang hilang, di antaranya perhiasan, uang tunai dan handphone," kata Dodi.


Polisi tidak menampik video beredar tersebut. Kanit Reskrim Polsek Rumbai Iptu Dodi Vivino membenarkan video yang beredar. Bahkan, pihaknya telah mengamankan satu orang untuk dimintai keterangan.


“Iya (seperti video yang beredar). Ada satu orang diamankan untuk dimintai keterangan,” kata Dodi.


Pria yang diamankan itu sempat datang ke lokasi menggunakan sepeda motor. Dodi juga mengungkap pria itu adalah anak kandung korban.


“Anak kandung korban, katanya tidak tahu kalau ibunya sudah meninggal. Jadi dia ini datang, tidak masuk dan dibujuk lah sama salah satu pelaku makanya pergi lagi dari rumah itu,” kata Dodi.


Meskipun begitu, polisi masih mendalami keterlibatan dalam video itu. Termasuk memburu pelalu lain.


“Masih kita dalami terus. Yang jelas motif ingin menguasai harta korban karena kan terlihat itu barang-barang korban diambil,” kata Dodi. 


Seperti diberitakan, peristiwa ini bermula pada Rabu pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, suami korban mengajak korban keluar rumah untuk mengurus pajak kendaraan.


Namun, ajakan tersebut ditolak sehingga korban tetap berada di rumah seorang diri. Sekitar pukul 11.00 WIB, suami korban kembali ke rumah dan mendapati pintu rumah dalam keadaan terbuka.


"Saat masuk, ia melihat kondisi kamar sudah berantakan, yang menimbulkan kecurigaan adanya tindak kejahatan," kata Dodi.


Suami korban kemudian mencari keberadaan istrinya di dalam rumah. Saat memeriksa kamar mandi, korban tidak ditemukan. Ia lalu menuju dapur dan mendapati korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan posisi telungkup di lantai.


Di lokasi kejadian juga ditemukan bercak darah di sekitar kamar mandi. Korban mengalami luka di bagian wajah dan mengeluarkan darah.


“Suami korban kemudian menghubungi keluarga dan pihak kepolisian,” ujar Dodi.


Sekitar pukul 17.30 WIB, Unit Identifikasi Polresta Pekanbaru bersama Polsek Rumbai tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mengamankan area.


Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk dilakukan visum guna mengetahui penyebab pasti kematian.


Polisi juga mengamankan barang bukti termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi sebagai bagian dari proses penyelidikan. (src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat