Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Metropolis
Gerombolan Gajah Liar Masuk ke Pemukiman dan Rusak Kebun Warga Rumbai Pekanbaru
Minggu, 31 Mei 2026 - 21:54:29 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Gerombolan gajah liar gajah Sumatra terdiri 11 ekor terpantau berada di kawasan perkebunan dan semak belukar di Kelurahan Muara Fajar Barat, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, yang berjarak sekitar 500 meter dari kawasan Hutan Lindung Sultan Syarif Hasyim.


Kemunculan gajah itu dilaporkan masyarakat ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Sabtu (30/5/2026). Tim mitigasi satwa langsung diturunkan ke lokasi konflik untuk melakukan pengecekan dan penanganan.


Kepala BBKSDA Riau, Supartono, mengatakan hasil identifikasi di lapangan bersama aparat setempat, termasuk Babinsa dan masyarakat, menemukan adanya kerusakan lahan pertanian warga.


“Ditemukan kerusakan pada lahan budidaya semangka seluas kurang lebih 1,5 hektare milik warga bernama Pak Untung yang diduga terjadi beberapa malam sebelumnya akibat aktivitas gajah liar,” ujar Supartono, Minggu, (31/6/2026).


Selain kerusakan lahan, tim juga mendapati keberadaan kelompok gajah liar yang terdiri dari sekitar 11 ekor di sekitar kebun durian dan area semak belukar yang berdekatan dengan permukiman warga.


Sebagai langkah mitigasi, petugas melakukan upaya penggiringan satwa menggunakan bunyi-bunyian, serta membangun penjagaan dan blokade pada jalur yang diduga menjadi lintasan gajah menuju permukiman dan area perkebunan. 


"Upaya tersebut juga dilakukan dengan memanfaatkan api unggun di sejumlah titik strategis," jelas Supartono.


Tim BBKSDA Riau, turut mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari, mengingat gajah merupakan satwa yang lebih aktif pada waktu tersebut.


Masyarakat juga diminta tidak melakukan tindakan anarkis terhadap gajah karena satwa tersebut merupakan satwa liar yang dilindungi oleh peraturan perundang-undangan.


Hingga dini hari, upaya penggiringan yang dilakukan tim berhasil mengarahkan kelompok gajah kembali ke arah pinggiran Taman Hutan Raya Sultan Syarif Hasyim. 


Namun, BBKSDA Riau menyebut potensi kemunculan kembali gajah ke area perkebunan warga masih terbuka, sehingga pemantauan dan mitigasi lanjutan terus dilakukan.


Supartono menegaskan akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak serta mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan keberadaan satwa liar yang berpotensi menimbulkan konflik.


"Kami mengimbau masyarakat mendukung upaya konservasi dengan tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan satwa dilindungi," pungkas Supartono. (src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat