Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Hukrim
Sidang Lanjutan Gubri Nonaktif Abdul Wahid Diwarnai Kericuhan, Skema Dana 'Pelicin' Rp1 Miliar Diungkap
Kamis, 04 Juni 2026 - 20:23:02 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru - Kericuhan mewarnai Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri Pekanbaru, Kamis (4/6/2026). 


Awalnya, sidang berjalan normal dan sebagaimana mestinya. Pengunjung juga cukup ramai. 


Sidang perkara dugaan pemerasan anggaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas PUPR-PKPP Riau dengan terdakwa Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid tidak hanya mengungkap aliran dana miliaran rupiah.


Namun, juga memicu insiden yang nyaris terjadi ado jotos, tepat pasca istirahat siang di ruang sidang. Pihak keamanan di pengadilan dan pengunjung menggring yang bertikai keluar dari ruang sidang. 


Kondisi itu terjadi, saat Tenaga Ahli Gubernur Riau, Dani M Nursalam dan Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau, M Arief Setiawan dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebagai saksi mahkota. 


Kesaksian mereka menguliti secara detail skema perputaran uang pelicin sebelum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT).


Bongkar Kode Oleh-oleh Rp450 Juta


Setelah situasi kembali kondusif, Ketua Majelis Hakim, Delta Tamtama menolak keberatan tim advokat Abdul Wahid yang memprotes status saksi mahkota kedua terdakwa.


Dalam sidang ini, Dani memberikan kesaksian di bawah sumpah, membeberkan rencana penyerahan uang Rp1 miliar dari para Kepala UPT yang sudah diketahui oleh Abdul Wahid.


Dikatakan, uang sudah ready dari Kepala UPT PUPR. "Jadi, uang sudah ready dari kepala UPT. Saat itu dibahas teknis penyerahannya. Rencananya diserahkan tanggal 5 November," ungkap Dani.


Namun, sebelum target waktu tersebut tiba, muncul kebutuhan pendanaan mendadak untuk agenda ziarah sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Riau ke makam Tuanku Tambusai di Malaysia. 


Dani mengungkapkan, awalnya dana yang diminta sebesar Rp400 juta, lalu membengkak menjadi Rp450 juta karena ada tambahan peserta rombongan.


Dana tersebut kemudian diserahkan langsung oleh Arief kepada pihak bernama Marjani di area parkir. Dani memastikan laporan penyerahan uang bernilai ratusan juta ini sampai ke telinga Abdul Wahid.


"Wahid menyampaikan bahwa uang itu sebagai uang saku untuk yang berangkat. Kemudian Marjani bilang, biar lebih halus disebut untuk oleh-oleh saja. Gubernur menjawab, terserah," urai Dani membeberkan percakapan di antara mereka.


Target Rp 1 Miliar Gagal Imbas OTT KPK


Persidangan ini juga membongkar bahwa dari komitmen awal Rp1 miliar, Arief hanya menyanggupi penyerahan bertahap. Hal ini karena sebagian dana telah terpakai untuk menutupi biaya kepergian pejabat ke Malaysia.


Dikatakan,  potongan Dana: Uang Rp1 miliar terpakai Rp250 juta untuk kebutuhan perjalanan ke luar negeri.


Kemudian sisa Setoran,.Arief berjanji akan mengusahakan sisa uang sebesar Rp750 juta.


Laporan pemotongan dana ini telah disampaikan kepada Abdul Wahid dan disetujuinya.


"Sisa Rp750 juta itu belum tersampaikan karena terjadi OTT. Uang itu kemudian disita. Saya mengetahui hal itu setelah OTT," kata  Dani lagi.


Rekaman CCTv di Kediaman Gubri


Selain membongkar transaksi tunai, Dani juga menyoroti kejanggalan infrastruktur keamanan di kediaman resmi Gubernur Riau. 


Ia memastikan sering melihat monitor CCTV dalam keadaan aktif dan berfungsi normal setiap kali melewati ruang operator.


Namun, perangkat penyimpanan rekaman atau Digital Video Recorder (DVR) tersebut mendadak raib saat KPK melakukan OTT, Senin (3/11/2025). 


Dani mengungkap bahwa alat krusial tersebut memang sengaja diganti pada awal masa kepemimpinan Abdul Wahid untuk menghindari pelacakan.


"Setahu saya DVR sudah diganti di awal Wahid menjabat. Sempat ada pembicaraan mengganti DVR-nya karena dikhawatirkan terkoneksi dengan nomor-nomor lain," tambahnya menutup kesaksian di ruang sidang yang penuh sesak tersebut. (src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat