Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
Gempa M7,8 Guncang Filipina, BMKG: Gelombang Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Wilayah Indonesia
Senin, 08 Juni 2026 - 14:23:24 WIB

SULUHRIAU – Gempa bumi magnitudo 7,8 yang mengguncang perairan lepas pantai Mindanao, Filipina, Senin (8/6/2026) pagi memicu peringatan tsunami di sejumlah wilayah Indonesia. 


Gelombang tsunami minor telah terdeteksi di tiga titik pesisir Indonesia.


Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gelombang tsunami terjadi di Kedi, Maluku Utara dengan ketinggian 0,09 meter, Ulu Sia 0,18 meter, dan Melonguane 0,19 meter.


Gempa terjadi pukul 07.37 waktu setempat di perairan Mindanao. Guncangan kuat menyebabkan kerusakan parah di Pulau Mindanao, termasuk runtuhnya bangunan di Kota General Santos. Petugas kepolisian terlihat berjaga di sekitar lokasi terdampak.


Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina sebelumnya memperingatkan potensi gelombang tsunami lebih dari satu meter dalam beberapa jam setelah gempa. Masyarakat di wilayah pesisir Filipina diminta segera mengungsi ke tempat lebih tinggi.(Phivolcs)


Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. menyatakan pemerintah akan bergerak cepat menangani dampak bencana di Mindanao. “Pemerintah Filipina sedang bergerak dan kami tidak akan meninggalkan Mindanao,” ujarnya.


Di Indonesia, Badan Nasional Penanggulangan Bencana [BNPB] langsung mengeluarkan status siaga dan waspada untuk pesisir Sulawesi Utara, Maluku Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, hingga Kalimantan Timur.


Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan anomali ketinggian muka air laut yang terdeteksi masih minor. Namun warga diminta tetap waspada mengingat frekuensi gempa susulan bermagnitudo besar masih terjadi.


“Mengingat frekuensi gempa susulan bermagnitudo besar masih terus terjadi dalam rentang waktu yang berdekatan, warga diminta untuk tetap berada di titik lokasi yang aman, menjauhi area pantai serta struktur bangunan yang retak,” kata Abdul Muhari, Senin (8/6/2026).


Filipina dan Indonesia berada di kawasan Cincin Api Pasifik atau Ring of Fire, jalur patahan seismik aktif yang membuat kedua negara rentan terhadap gempa, letusan gunung berapi, dan tsunami.


Hingga Senin siang, BNPB mengimbau masyarakat di wilayah pesisir terdampak untuk tidak kembali ke area pantai sebelum ada pernyataan resmi dari otoritas. (dwc, src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat