Rabu, 30 September 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Internasional
Gempa M7,8 Guncang Filipina, BMKG: Gelombang Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Wilayah Indonesia
Senin, 08 Juni 2026 - 14:23:24 WIB

SULUHRIAU – Gempa bumi magnitudo 7,8 yang mengguncang perairan lepas pantai Mindanao, Filipina, Senin (8/6/2026) pagi memicu peringatan tsunami di sejumlah wilayah Indonesia. 


Gelombang tsunami minor telah terdeteksi di tiga titik pesisir Indonesia.


Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gelombang tsunami terjadi di Kedi, Maluku Utara dengan ketinggian 0,09 meter, Ulu Sia 0,18 meter, dan Melonguane 0,19 meter.


Gempa terjadi pukul 07.37 waktu setempat di perairan Mindanao. Guncangan kuat menyebabkan kerusakan parah di Pulau Mindanao, termasuk runtuhnya bangunan di Kota General Santos. Petugas kepolisian terlihat berjaga di sekitar lokasi terdampak.


Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina sebelumnya memperingatkan potensi gelombang tsunami lebih dari satu meter dalam beberapa jam setelah gempa. Masyarakat di wilayah pesisir Filipina diminta segera mengungsi ke tempat lebih tinggi.(Phivolcs)


Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. menyatakan pemerintah akan bergerak cepat menangani dampak bencana di Mindanao. “Pemerintah Filipina sedang bergerak dan kami tidak akan meninggalkan Mindanao,” ujarnya.


Di Indonesia, Badan Nasional Penanggulangan Bencana [BNPB] langsung mengeluarkan status siaga dan waspada untuk pesisir Sulawesi Utara, Maluku Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, hingga Kalimantan Timur.


Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan anomali ketinggian muka air laut yang terdeteksi masih minor. Namun warga diminta tetap waspada mengingat frekuensi gempa susulan bermagnitudo besar masih terjadi.


“Mengingat frekuensi gempa susulan bermagnitudo besar masih terus terjadi dalam rentang waktu yang berdekatan, warga diminta untuk tetap berada di titik lokasi yang aman, menjauhi area pantai serta struktur bangunan yang retak,” kata Abdul Muhari, Senin (8/6/2026).


Filipina dan Indonesia berada di kawasan Cincin Api Pasifik atau Ring of Fire, jalur patahan seismik aktif yang membuat kedua negara rentan terhadap gempa, letusan gunung berapi, dan tsunami.


Hingga Senin siang, BNPB mengimbau masyarakat di wilayah pesisir terdampak untuk tidak kembali ke area pantai sebelum ada pernyataan resmi dari otoritas. (dwc, src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat