Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Peristiwa
''Nona Seroja'' Lahir di Tesso Nilo, Kapolda Riau Titipkan Harapan untuk Masa Depan Gajah Sumatera
Kamis, 11 Juni 2026 - 14:43:37 WIB
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan bersma anak gajah lahir di Tesso Nilo dengan nama ''Nona Seroja''

SULUHRIAU, Pekanbaru– Seekor anak gajah Sumatera betina yang lahir di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo, Pelalawan, kini resmi menyandang nama “Nona Seroja”. 


Nama itu diberikan langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan pada Kamis (11/6/2026)


Pemberian nama tersebut dilakukan sebagai bentuk simbol harapan baru bagi upaya konservasi gajah Sumatera yang menghadapi ancaman perburuan liar, perdagangan ilegal, dan penyusutan habitat.


Irjen Herry mengaku merasa terhormat bisa memberikan nama untuk anak gajah yang lahir di kawasan konservasi kebanggaan Riau. Sebelum menetapkan nama, ia berkoordinasi dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan mendapat persetujuan.


“Sebelum menetapkan nama tersebut, saya menyampaikan dan meminta izin kepada Menteri Kehutanan Bapak Raja Juli Antoni. Alhamdulillah beliau berkenan dan menyetujui nama yang kami usulkan,” ujar Irjen Herry.


Nama “Nona Seroja” dipilih karena memiliki filosofi yang kuat. Bunga seroja dikenal tumbuh dan mekar indah di atas air meski berasal dari lingkungan berlumpur. 


Filosofi itu dianggap mewakili kondisi Tesso Nilo yang masih berjuang menghadapi persoalan lingkungan, namun tetap menyimpan harapan bagi kelestarian satwa liar.


“Anak gajah ini lahir di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Tesso Nilo, namun kehadirannya membawa harapan baru. Nona Seroja melambangkan kemurnian, ketahanan, dan keindahan,” kata Kapolda.


Kelahiran Nona Seroja dinilai menjadi momentum penting bagi konservasi gajah Sumatera di Riau. Kehadirannya dianggap sebagai tanda bahwa ekosistem Tesso Nilo masih memiliki peluang untuk dipulihkan.


Kapolda Riau menegaskan komitmen pihaknya melalui pendekatan Green Policing untuk melindungi satwa liar.


Tidak hanya mengejar pelaku kejahatan satwa, Polda Riau juga menerapkan instrumen Tindak Pidana Pencucian Uang untuk menelusuri aliran dana hasil perdagangan ilegal.


“Kami tidak hanya mengejar pelaku, tetapi juga mengikuti aliran uangnya. Kejahatan terhadap satwa liar adalah kejahatan terhadap masa depan lingkungan,” tegasnya.


Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyambut baik nama tersebut. Menurutnya, “Nona Seroja” mencerminkan harapan, kelembutan, sekaligus ketangguhan.


“Saya setuju dengan nama yang diberikan Kapolda Riau. Nama itu mencerminkan harapan, kelembutan, sekaligus ketangguhan dalam menghadapi tantangan kehidupan. Semoga Nona Seroja tumbuh sehat dan menjadi simbol optimisme bagi masa depan konservasi gajah Sumatera,” ujar Raja Juli.


Kehadiran Nona Seroja kini menjadi pengingat bahwa konservasi membutuhkan kolaborasi semua pihak, dari pemerintah, aparat penegak hukum, hingga masyarakat, demi memastikan gajah Sumatera dapat hidup aman di habitatnya. (src)


 




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat